
"aku harus lebih awal ke kantor hari ini,
pokoknya jangan ada satu momen yang terlewatkan" Batin Bella....
segera ia bersiap siap dan berangkat ke kantor...
memang hari ini adalah di mana pak Bambang akan mengenalkan anak nya dan juga calon direktur pemimpin perusahaan yang baru pada seluruh karyawan yang ada di kantor nya.
bagaimana nak ?
kamu sudah siapa?
tanya pak Bambang .
mereka pun berangkat ke kantor nya...
semua karyawan sudah berkumpul untuk menyambut presdir baru mereka sesekali mereka berbisik walau pun yang mereka tunggu belum juga datang.
ayo cepat Inaa ,
jangan diam terus apa kamu tidak mau melihat nya?
"aku sudah mau mati karena penasaran"
kemudian Bella menarik tangan Reyna...
Reyna masih kebingungan dan memikirkan tentang pesan yang masuk di ponsel nya beberapa hari yang lalu... sepertinya dia sedang merasa terganggu dengan pesan itu...
ketika sampai di tempat di mana mereka akan akan melihat sambutan presiden baru nya itu Reyna dan Bella duduk di bangku bagian belakang..
sebenarnya Bella ingin duduk di bangku bagian paling depan hanya saja ia menunggu Reyna yang begitu sangat memperlambat langkah nya.
"kenapa belum datang juga yah ,lama sekali dia,
sepertinya dia tidak disiplin waktu".
ucap Bella dengan sedikit kesal...
melihat itu Reyna hanya menatapnya risih dan sesekali ia menatap layar hendponnya lagi...
ia masih penasaran dengan pesan itu...
mendengar suara yang menyuruh mereka untuk berdiri memberi hormat pada presdir mereka, Bella langsung menarik tangan Reyna...
namun lagi lagi Bella merasa sangat kecewa karena ia tidak bisa melihat dengan jelas karena mereka duduk di bangku paling belakang...
__ADS_1
lelaki itu kemudian memberi sambutan...
"perkenalkan nama saya,
Muhammad Afrizal Pratama".
mendengar nama itu Bella dan Reyna kaget dan berdiri melihat sosok yang membuat mereka tau seperti nama itu tidak asing di telinga mereka...
ina coba kamu perhatikan sepertinya dia?
"Afrizal "
iyah dia Afrizal... ucap Bella dengan gugup..
mendengar itu Reyna langsung memperhatikan dengan teliti apa kah dia Afrizal atau bukan.
ternyata benar dia adalah Afrizal.
ReYna langsung mengambil handponnya dan memeriksa pesan itu kembali.
memang betul dugaan nya Afrizal yang mengirimkan pesan itu.
karena Reyna tidak menyimpan nomor Afrizal waktu itu dan menggati ponsel yang baru tapi nomornya tetap sama nomor yang dulu...
flashback on
tuan yakin akan mengurus perusahaan di Sana?
tanya Reno
iyah karena aku akan bisa melihat nya setiap hari.
Afrizal men jawab dengan sangat antusias
Afrizal sudah mengetahui Reyna bekerja di kantor papa nya sejak ia pulang keindonesia untuk mengadakan acara reuni.
dia menyuru Reno menyelidiki di mana tempat Reyna bekerja dan ternyata Bella juga bekerja di Sana.
maka dari itu tawaran papa nya waktu itu tentang mengurus perusahaan yang didindonesia ia langsung menerima nya.
flashback off
Afrizal sangat ramah terhadap semua karyawan nya.
itu merupakan point tersendiri bagi diri nya.
__ADS_1
yang mereka pikir biasa nya kalau seorang pressdir apalagi yang belum menikah pasti sikap nya sangat dingin dan tidak banyak bicara....
Beberapa hari dikantor Afrizal tidak pernah bertemu dengan Reyna dan juga Bella.
dia merasa sangat penasaran...
Reno...coba kamu cari tau jam makan siang nanti Reyna kemana??
usahakan aku bisa mengobrol dengan nya.
baik lah Tuan.
tak menunggu lama Reno langsung mengirimkan pesan ke Afrizal.
✉Tuan... dia Bersama Bella sekarang.
mendapatkan pesan dari Reno asisten pribadinya....
Afrizal langsung turun ke bawah...
Afrizal melihat Reyna yang sedang mengobrol dengan Bella meskipun dia tidak terlalu banyak bicara namun sesekali dia tersenyum pada Bella...
dia sangat cantik.
dan Bella juga wanita yang periang.
...batin Afrizal...
dia tidak mempunyai keberanian menghampiri mereka...
.
.
.
.
.
.
.
lanjut ☺☺☺
__ADS_1