
Semua orang menjadi diam,termasuk para wanita,tapi saat mengetahui bahwa yang berteriak adalah Tanya,para wanita itu menjadi marah, mereka secara alami pernah merundung Tanya di masa lalu, bagaimana mereka bisa terima di teriaki oleh Tanya, saat mereka hendak melampiaskan amarahnya,Sebastian tiba-tiba angkat bicara.
"Tanya benar,kalian tidak seharusnya mengata-ngatai George hanya karena dia miskin,bagaimanapun dia tetap teman kita"kata Sebastian dengan nada sesopan mungkin.
Semua orang menatap Sebastian dengan heran,dirinya adalah orang yang paling keras merundung George karena kemiskinannya tapi kenapa sekarang dia malah membela George?
Mereka lalu berpikir dan menebak bahwa Sebastian mungkin menyukai Tanya,melihat kedekatan George dan Tanya di masa lalu,maka wajar bagi Sebastian untuk membela George,semua orang disana lalu terdiam setelah memikirkan hal itu.
Sebastian tersenyum ketika melihat semua orang terdiam, dia merasa sangat mendominasi.
"Teman-teman semua nya tidak perlu takut begitu padaku, kita sedang reuni disini,jadi bersenang-senanglah,aku yang traktir"kata Sebastian,lalu semua orang disana kembali menikmati hidangan dan fasilitas yang tersedia,fasilitas disini lebih baik daripada fasilitas kamar pribadi untuk pertemuan teman sekelas George kemarin karena kamar pribadi ini hanya bisa di pesan oleh member silver ke atas.
"Sebastian,ku dengar kau berkuliah di luar negeri,apakah menyenangkan berkuliah disana?"tanya seorang teman.
"Benar,kudengar wanita disana sangat cantik dan liar,apa kau sudah pernah mencoba salah satunya?"tanya teman yang lain.
'Sial,kenapa orang-orang ini membahas itu' batin Sebastian.
"Apa yang kau katakan,wanita lokal lebih baik,mereka polos dan murni"jawab Sebastian dengan nada sopan.
"Seperti yang di harapkan,Sebastian sangat lah berhati baik dan menjaga dirinya dari pergaulan bebas"puji seorang wanita.
"Betul,gentlemen sekali"timpal yang lain.
"Jika saja aku seorang wanita,aku pasti akan jatuh cinta pada Sebastian"kata salah seorang pria.
"Cuih,jika kau adalah seorang wanita kau pasti sangat jelek,maka kau hanya pantas dengan kakek-kakek"balas pria lain.
"Sialan kau".
Semua orang berkomentar,bahkan sekarang lebih banyak komentar,mereka berusaha menjilat Sebastian.
"Sebastian,ku dengar kau tidak mau menerima kiriman uang dari keluargamu,apakah hal itu tidak apa-apa?"tanya salah seorang pria,Joe Theodore,sebelumnya dia telah diberitahu Sebastian untuk bertanya seperti itu.
"Yaa mau bagaimana lagi,aku seorang pria dan aku sedang belajar mandiri untuk menghadapi kerasnya kehidupan,jika bukan karena urusan mendesak maka aku tidak akan pernah mengambil uang dari keluargaku"jawab Sebastian.
"Lalu bagaimana caramu membayar uang kuliahmu dan kebutuhan sehari-hari?"tanya Joe lagi.
"Aku mempunyai bisnis kecil-kecilan,meskipun tidak banyak untungnya tapi masih cukup untuk membayar kuliah dan menghidupiku,apalagi aku cukup beruntung karena bisa membeli beberapa saham dengan uang tabunganku sehingga bisa mendapatkan uang sebesar 50.000 dalam 1 bulan"jawab Sebastian sambil berpura-pura merendah padahal aslinya sangatlah sombong.
__ADS_1
Dia lalu melirik ke arah Tanya hanya untuk melihat bahwa Tanya masih asik sendiri bermain dengan George.
'Beraninya wanita ini mengabaikan ku,aku pasti akan membuatnya bertekuk lutut dan memohon dihadapanku dan si miskin itu,beraninya dia bersaing wanita dengan ku, aku akan memberinya pelajaran nanti'batin Sebastian.
Sebastian lalu memberi Joe kode lagi agar dia segera menjalankan rencananya.
"Tanya,bukan kah kau dulu saat SMA sangat suka bernyanyi,bagaimana kalau kau bernyanyi unyuk kami"kata Joe yang membuat semua orang menoleh padanya.
"Benar,saat ada lomba bernyanyi antar kelas,Tanya selalu mewakili kelas kita dan memenangkan lomba"kata seorang pria.
"Sekarang pasti suaranya menjadi lebih bagus".
"Benar,ayolah menyanyi untuk kami".
"Nyanyi,nyanyi,nyanyi,nyanyi,nyanyi,nyanyi,nyanyi,nyani" semua orang disana bertepuk tangan dan terus berteriak agar Tanya bernyanyi untuk mereka.
Tanya tidak menanggapinya,tapi dia malah menoleh pada George untuk meminta pendapaynya.
"Menyanyi saja,kebetulan aku juga sudah lama tidak mendengar nyanyian mu"kata George sebagai tanggapan.
"Tidak mungkin menjadi lebih buruk,kan?"George bercanda.
"Tunggu"teriak seseorang ketika Tanya hendak bernyanyi.
"Ada apa Joe,apa ada masalah?"tanya seorang pria.
"Tidak ada,aku cuma mempunyai saran lain agar kegiatan ini lebih menyenangkan"jawab Joe.
"Oh ya,saran apa itu?"tanya pria itu lagi.
"Bagaimana kalau kita lakukan duet,itu pasti jauh lebih menyenangkan"jawab Joe lagi.
"Betul juga,tapi siapa yang cocok berduet dengan Tanya?" tanya pria itu lagi.
"Siapa lagi,pria yang cocok berduet dengan Tanya pasti adalah Sebastian"jawab Joe.
"Betul,aku setuju".
"Aku juga setuju".
__ADS_1
"Duet".
"Duet".
"Duet,duet,duet,duet,duet"semua orang kembali bertepuk tangan dan berteriak.
"Ah,kalian jangan memaksa jika Tanya memang tidak mau"kata Sebastian.
"Sebastian,kau sangat pria sekali,tidak ingin memaksa wanita jika tidak mau".
"Aku yang sebagai pria saja iri dengan Tanya yang diperlakukan seperti ini"kata seoarang pria.
"Ayo Tanya,kau tidak boleh menolak Sebastian"kata seorang wanita.
"Benar,jika saja aku pintar bernyanyi maka aku pasti akan menerima ajakan duet Sebastian"timpal wanita lain.
Tanya ingin menolak Sebastian,tapi disisi lain dia mau memenuhi permintaan George untuk menyanyi untuk nya.
"Baiklah,kita akan berduet"kata Tanya setelah berpikir keras.
Sebastian tersenyum'Akhirnya kau mau melepaskan kepura-puraan mu'batin Sebastian mengira Tanya dari tadi berpura-pura tidak tertarik padanya.
Dia lalu berdiri dan berjalan menuju tempat karoeke dan berdiri di samping Tanya.
"Lagu apa yang mau di nyanyikan?"tanya Sebastian pada Tanya.
"Aku bisa semua lagu,jadi kau saja yang memilih"jawab Tanya.
"Baiklah,bagaimana kalau lagu ini"Sebastian memilih salah satu lagu.
Tanya mengerutkan kening setelah melihat lagu yang dipilih Sebastian,itu adalah lagu yang di nyanyikan oleh pasangan yang sedang kasmaran,dia ingin menolaknya tetapi tidak bisa karena dia telah menyerahkan urusan memilih lagu pada Sebastian,tiba-tiba dia menyesal telah melakukan hal itu.
"Baiklah,kita pilih lagu itu"balas Tanya.
Setelah lagu dipilih,musik mulai terdengar,Tanya dan Sebastian mulai bernyanyi mengikuti jatah mereka.
Jika dinilai suara Tanya sangatlah merdu,dia cocok sebagai penyanyi,tapi disisi lain suara Sebastian tidak bisa di bilang merdu,tapi tidak juga dibilang jelek,suaranya rata-rata orang kebanyakan dalam bernyanyi.
Tak selang lama lagupun habis.
__ADS_1