Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah

Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah
Bab 90


__ADS_3

"Apa itu?"tanya George.


"Ternyata Jean Manami bukanlah ahli waris dari keluarga Manami.Jika dilihat dari luar memang benar bahwa Jean adalah ahli waris dari manami tua,bahkan hanya sedikit saja dari anggota keluarga Manami yang mengetahui fakta sebenarnya bahwa Connie Manami lah ahli waris sebenarnya dari Noah Manami itu"jawab Argus.


"Ada juga rumor yang mengatakan bahwa Connie telah tiba di Dreamland kemarin setelah ayahnya memanggil dirinya untuk pulang"lanjut Argus.


"Begitukah?Berarti ada juga kemungkinan pergerakan dipinggiran kota Sunnyland juga ulah si Connie ini.Sepertinya pertarungan ini semakin menarik"ucap George.


"Freya,suruh anak buahmu untuk melonggarkan sedikit penjagaan.Kita akan menjebak para tikus yang mencoba menggigit kita"perintah George kepada Freya.


"Baik tuan"balas Freya.


"Argus,teruslah memantau pergerakan musuh"perintah George kepada Argus.


"Baik tuan"jawab Argus.


"Darius,kau ikut denganku.Aku ingin melihat apakah bakatmu bisa menyembuhkan penyakit ibu temanku?".


"Tuan tenang saja,selama pasien masih bernapas,aku yakin pasti bisa menyembuhkannya"ucap Darius dengan percaya diri.


"Aku menyukai kepercayaan dirimu itu.Baiklah,ayo pergi"ucap George lalu pergi diikuti Darius,Freya juga pergi mengikuti George keluar namun mereka berpisah ditengah jalan.

__ADS_1


George melajukan mobilnya menuju rumah sakit, sebelumnya dia telah menghubungi Yumi dan mengatakan bahwa dirinya sudah menemukan seorang dokter yang bisa menyembuhkan penyakit ibunya.Yumi sangat senang mendengar hal itu dan meminta George untuk segera datang kerumah sakit.


Perjalanan George menuju rumah sakit sangatlah lancar.Banyak mobil lebih memilih menepi sejenak daripada harus berurusan dengan mobil ferrari milik George.


"Ayo Darius,temanku sudah menunggu"ucap George,dia lalu berjalan menuju lobby rumah sakit.


"Baik tuan"balas Darius,dia berjalan dibelakang mengikuti George.


Setelah mendapatkan panggilan dari George,ingin sekali Yumi menunggunya dilobby rumah sakit,namun ia takut saat ia pergi ibunya bangun dan tidak ada siapa-siapa yang menyambutnya,jadi Yumi memutuskan menunggu George diluar ruangan ibunya.


"George,kau sudah datang"ucap Yumi saat melihat George berjalan mendekat yang diikuti seorang pria dibelakangnya.


"George,siapa pria dibelakangmu?Apakah dia dokter yang kau maksud?"tanya Yumi.


"Tentu,mari ikuti aku"balas Yumi lalu berjalan masuk ke ruangan ibunya dirawat diikuti George dan Darius.


"Silahkan tuan Darius"Yumi mempersilahkan Darius memeriksa ibunya,Dariuspun mulai mengecek keadaan ibunya Yumi,mulai dari denyut nadinya,dan semua bagian yang perlu untuk dicek.


"Bagaimana keadaan ibu saya tuan?Apakah anda bisa menyembuhkannya?"tanya Yumi.


Darius mengangguk"Tentu saja bisa,namun saat ini aku tidak memiliki alat dan bahan yang mumpuni,mungkin saja aku bisa meminjam alat dan bahan dirumah sakiy ini".

__ADS_1


"Minggir-minggir"ucap seorang dokter dari kejauhan untuk membuat orang-orang dilorong menepi agar seseorang bisa lewat.Saat Yumi,George,dan Darius ingin minggir juga,dokter itu memanggil mereka dan berbicara kepada Yumi.


"Nona Yumi Lorn"panggil dokter tersebut.


"Ya dokter Herry,apakah ada sesuatu?"tanya Yumi,dokter dihadapannya adalah dokter yang bertanggung jawab atas perawatan ibunya.


"Berbahagialah,seorang dokter senior dari ibu kota kebetulan mampir ke rumah sakit ini dan beliau sangat tertarik dengan penyakit ibumu"ucap dokter Herry.


"Maksudnya apa ya dok?"tanya Yumi lagi.


"Maksudku adalah presentase kesembuhan ibumu akan meningkat jika beliau ini yang menangani ibumu"jawab Dokter Herry.


"Tapi dok,saya sudah ada dokter sendiri untuk mengobati ibu saya"ucap Yumi sambil menunjuk ke arah Darius.


Dokter Herry melihat Darius dari atas kebawah.


"Dari universitas mana kau belajar kedokteran?"tanya Herry.


Darius menggelengkan kepalanya.


Herry terkejut"Apakah kau pernah belajar dengan seorang dokter senior?''tanya Herry lagi,namun Darius hanya menggelengkan kepalanya lagi.

__ADS_1


"Lalu kau mendapatkan ilmu kedokteran dari mana?dan berani-beraninya kau mengaku sebagai seorang dokter" Herry memarahi Darius.


"Aku memang tidak belajar dikampus kedokteran,aku juga tidak berguru kepada siapapun.Hal itu karena aku adalah entitas medis itu sendiri"ucap Darius dengan santai.


__ADS_2