
Setelah sampai diperusahaan,George memarkirkan mobilnya ditempat parkir khusus CEO.
"Ayo masuk"kata George,dia dan Sandra lalu menuju pintu samping perusahaan.
Ditengah jalan mereka berpisah,Sandra menuju tempat para karyawan sedangkan George menuju lift khusus CEO dan naik ke kantornya.
"Sandra,darimana saja kau,apa kau tidak tahu sekarang sudah jam berapa?"tanya salah seorang teman Sandra saat melihat Sandra masuk ke ruangan.
"Maaf,tadi aku pulang sebentar dan saat perjalanan kembali kesini mobilku tiba-tiba mogok,jadi aku telat datang kesini,untung ada CEO yang memberikanku tumpangan"jawab Sandra.
"Untunglah kau diberi tumpangan oleh CEO"kata teman Sandra yang lain.
"Apa?......Tidak mungkin kau diberi tumpangan oleh CEO, Sandra kau pasti sedang halu"katanya dengan kaget.
"Tidak,itu semua kenyataan,aku dan CEO tadi duduk bersebelahan di mobilnya"balas Sandra dengan bangga.
"Sudahlah-sudah,entah Sandra halu atau tidak itu bukan masalah,lebih baik kita ke aula untuk menjamu para tamu yang akan datang"kata teman wanita Sandra yang sama-sama resepsionis,mereka bertiga kemudian menuju ke tempat aula perjamuan.
...****************...
"Ayah,pestanya cukup meriah,sepertinya pemilik baru tempat ini memiliki koneksi yang bagus"kata Annie pada ayahnya saat 1 keluarga itu memasuki aula pesta.
"Ya,lihatlah semua dekorasi mewah ini,bagaimana pemilik tempat ini bisa menemukan barang-varang untuk dekorasi semewah dan se elegan ini"puji Quen sambil menengok kanan dan kiri.
"Sudahlah kalian,kita disini untuk menghadiri acara pesta, jangan sampai pemilik tenpat ini melihat kalian dan menganggap kalian seperti tidak pernah melihat hal-hal seperti ini,ini biisa memperburuk citra kita kepadanya"kata Eric sambil menyeret istrii dan anaknya.
"Oh,bukankah itu nak Eric"terdengar suara pria tua dari belakang Eric dan keluarganya.
__ADS_1
Saat Eric berrbalik,dia melihat 2 orang berdiri disana,yang satu adalah pria tua,dan yang satu lagi adalah seorang gadis yang seumuran dengan anaknya.
"Ternyata senior Drake,kebetulan sekali kita bertemu disini" balas Eric sambil menyunggingkan senyum.
"Iya,kami di undang oleh tuan Blake,jadi kami datang untung menghormatinya"kata kepala keluarga Drake, Jordan Drake.
Sebenarnya Argus Blake belum memenuhi syarat untuk mengundang keluarga Drake,dan Jordan juga tidak perlu datang sendiri,tapi dirinya ingin tahu siapa sebenarnya orang dibalik Argus Blake ini,orang yang membuat keluarga Rei yang terkenal di ibukota terpaksa menjual perusahaan ini padanya,terlebih lagi cucunya bilang pernah menemui orang bernama Zebel yang membeli villa 1 miliar dari keluarganya,dia menjadi semakin yakin orang yang ditemui cucunya dan orang dibalik Argus Blake adalah orang yang sama mengingat nama perusahaan ini adalah Zebel juga.
"Ternyata kalian berdua juga ada disinii"terdengar suara pria tua lain,saat Jordan dan Eric menengok ke arah suara,mereka melihat sekelompok orang sedang berjalan ke arah mereka,kelompok orang itu adalah kepala keluarga Xaxon dan keluarganya,kepala keluarga Hudson dan keluarganya,kepala keluarga Harper dan keluarganya,serta kepala keluarga Park dan keluarganya.
Mereka datang ke acara ini dengan niat kurang lebih sama dengan Jordan,yakni menjadi lebih dekat dengan orang dibalik Argus Blake yang berhasil memaksa keluarga Rei di ibukota.
"Ternyata senior-senior juga datang kesini"sapa balik Eric.
Diantara 6 keluarga kelas atas,Eric adalah yang paling muda,dia menggantikan ayahnya menjadi kepla keluarga Yeager karena meninggal dunia,jadi bisa dibilang semua kepala keluarga lain adalah 1 generasi lebih tua dibandingkan dirinya.
"Kau sangat sopan Eric,sayang ayahmu sudah meninggal, kalau tidak dia pasti bangga dengan pencapaian dirimu saat ini"kata Dominic Hudson,kepala keluarga Hudson sambil menepuk pundak Eric.
"Ini luar biasa,6 kepala keluarga dari keluarga teratas ada disini,aku seperti merasa ini mimpi saja"kata salah satu orang.
"Kau benar,hal seperti ini biasanya hanya bisa dilihat 6 kali dalam setahun,yakni saat masing-masing kepala keluarga sedang berulang tahun"balas orang lain.
"Ini hanya membuktikan bahwa perusahaan ini mempunyai pengaruh yang besar meskipun perusahaan ini adalah perusahaan baru,,aku merasa beruntung bisa datang kesini" kata orang lain.
Saat tengah berbincang-bincang,ada seseorang yang naik ke atas panggung dan membuat pengumuman.
"Permisi tuan dan nyonya,sehubungan dengan acara yang akan dimulai,maka semua orang diharapkan duduk ditempat duduk yang sudah disediakan"kata orang di atas panggung.
__ADS_1
Mendengar itu,semua orang segera mencari tempat duduk yang disediakan dibantu oleh para karyawan,tempat duduk telah diatur sedemikian rupa sesuai status sosial,keluarga Drake adalah yang paling dekat dengan panggung,di ikuti keluarga kelas 1,kemudian keluarga kelas 2 dan yang terakhir adalah keluarga kelas 3.
Setelah itu,beberapa orang wanita naik ke atas panggung, mereka manari dan bernyanyi untuk menghibur para tamu undangan,para tamu undangan juga paham,mereka tahu bahwa ini adalah hiburan sementara sebelum memasuki acara utama yang mereka tunggu.
Setelah acara hiburan selesai,seorang pembawa acara naik ke atas panggung sekali lagi.
"Sekarang mari kita sambut,pemimpin perusahaan kami,tuan CEO dan tuan Argus Zebel"kata pembawa acara, lalu seorang pria bertopeng masuk ke panggung dari belakang di ikuti oleh pria paruh baya,mereka adalah George dan Argus.
"Hah,siapa orang yang berada di depan tuan Blake?Kenapa dia memakai topeng?''bisik salah seorang tamu.
''Aku tidak tahu,tapi ada kemungkinan dia adalah orang di balik tuan Blake,lebih baik kita tidak membicarakannya atau kita akan berada dalam masalah nantinya"balas tamu lain.
"Ayah,itu dia..".
"Kakek,itu dia..".
"Kek,yah,itu dia..".
"Kek,nek,itu dia..".
"Semuanya,itu dia..".
"Itu dia..".
Ke enam putri antusias begitu George masuk ke panggung, terutama Annie dan keluarganya,mereka baru menemuinya secara langsung kemarin dan menebak-nebak apakah George pemilik perusahaan ini atau bukan,sekarang mereka yakin dia adalah orang yang sama.
"Dimohon kepada tuan CEO untuk bisa memberikan sepatah-dua patah kata"kata pembawa acara saat George berdiri di depan microfon.
__ADS_1
George memandangi sekitar,sebenarnya dia sangat gugup berada dihadapan semua orang,tapi dia dengan cepat menyingkirkan rasa gugupnya itu.
"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih pada para tamu undangan yang telah menyempatkan waktu berharganya untuk hadir di acara pesta pembukaan perusahaan saya yang sederhana ini,walaupun perusahaan saya tidak di mulai dari nol dan hanya mengakuisisi dari perusahaan lain, tapi sebenarnya saya adalah seorang pemula didunia bisnis ini,jadi saya mohon kerja samanya untuk kedepannya" kata George.