Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah

Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah
Bab 85


__ADS_3

Setelah memarkirkan mobilnya,Tanya,George,Freya dan Darius pergi masuk kedalam gedung.


"Ternyata dari dalam terlihat lebih megah"ucap George.


"Tentu saja,ayo cepat ke lantai 12,aku dengar makanan disana sangatlah lezat"ucap Tanya memimpin jalan,di ikuti George dan anak buahnya.


Hollow Commercial Tower memiliki 50 lantai.Lantai 1 sampai 10 diisi oleh area pusat perbelanjaan,lantai 11-13 diisi oleh restaurant elite,lantai 14-30 diisi oleh hotel bintang 5,lalu lantai 31 sampai 50 diisi oleh perkantoran perusahaan-perusahaan besar yang ada dikota Hollowland.


"Wow,wow,wow,bukankah ini Tanya Well?Apa yang dilakukannya disini?"ucap seorang wanita ketika melihat Tanya hendak memasuki restoran.


"Mandra Bee"ucap Tanya ketika melihat wanita tersebut.


"Tanya,apa kau mengenal wanita itu?"tanya George.


"Tentu saja,kami sekampus,permusuhan kami sangat besar"jawab Tanya.


"Hei,hei,hei,kenapa kalian berbisik-bisik?Aku jadi tidak bisa mendengar ocehan rakyat jelata dan anak pecundang"ucap Mandra sambil memperagakan dia sedang menguping.

__ADS_1


"Jaga ucapanmu itu terhadap ayahku dan temanku, Mandra"Tanya maju memarahi Mandra,namun 2 teman Mandra juga maju untuk menghalangi Tanya.


"Kalian berdua minggir,aku ingin menampar mulut busuk itu"hina Tanya.


Mandra yang mendengar itu menjadi jengkel "Teman-teman,pegangi dia!Akan kutunjukan mulut siapa yang busuk"ucap Mandra,kedua temannyapun mengangguk dan memegangi tangan Tanya.


Tanya merasa ketakutan,apalagi saat tamparan dari tangan Mandra sudah dekat dengan wajahnya.Sebenarnya dia sendirian bisa melawan Mandra,namun jika itu 1 lawan 3 dia tidak akan sanggup.Tanyapun menutup matanya,namun dia tidak merasakan rasa sakit seperti yang dia pikirkan diwajahnya.Tanya membuka mata dan melihat George sedang memegangi tangan Mandra.


"Sepertinya ini tidak adil jika kau menyerang musuhmu yang tidak bisa melawan balik"ucap George"Bukankah lebih baik kalian berhenti bertengkar"lanjutnya lalu melepaskan genggaman tangannya dan mendorong Mandra dengan lembut agar dia menjauh.Namun hal yang tidak George kira adalah Mandra terjatuh karena dorongannya,padahal dia sudah yakin mengatur kekuatannya barusan.


"Ahhh"teriak Mandra karena kesakitan di sekitar area pantatnya.


"Apa kau tidak apa-apa?Aku benar-benar tidak bermaksud mendorongmu terlalu kuat"ucap George,dia benar-benar merasa bersalah.


"Kau mendorongku sampai jatuh dan kau mengatakan itu tidak sengaja.Apa kau pikir aku bodoh?Lihat saja pembalasan yang akan kau terima nanti"ucap Mandra sambil berteriak.


"Ada apa ini?Kenapa dengan dirimu sayang?"tanya seorang pria yang sedang berjalan mendekat.

__ADS_1


"Ivan,Sayangku"balas Mandra sambil berlari kearah pria itu dan memeluknya"Pria disana,dia tadi mendorongku tiba-tiba hingga terjatuh"ucapnya sambil menunjuk George.Ivan pun melihat kearah yang ditunjuk pacarnya.


"Aku benar-benar tidak sengaja mendorongnya terlalu keras.Aku..."belum selesai ucapan George karena dipotong oleh Ivan.


"Sengaja atau tidak,intinya kau telah melukai pacarku.Kau akan menerima pelajaran dariku"Ivan maju sambil membunyikan buku-buku jarinya.


Freya hendak maju untuk melindungi George,namun George memberikan isyarat agar Freya diam saja,George tahu bahwa pria didepannya bisa mati jika Freya memukulnya.George bisa tahu bahwa pria didepannya adalah seniman beladiri,namun George juga yakin bahwa levelnya pria itu ada dibawahnya,mungkin tingkat dasar tahap akhir.Setidaknya George bisa menguji kekuatan tempurnya yang sekarang.


"Bersiaplah merasakan sakit bajingan"ucap Ivan sambil melayangkan sebuah tinju,namun tinju itu tidak apa-apanya dibandingkan dengan kecepatan George ditingkat sekarang sehingga George bisa menghindarinya dengan mudah.


"Brengsek,kau beruntung bisa menghidati itu"ucap Ivan sambil melayangkan tinju keduanya,kali ini dia menambahkan kekuatan didalam tinju tersebut.Namun tetap saja George bisa menghindarinya dengan mudah,George kali ini membalas serangan Ivan dengan sebuah tinju yang sudah dia atur kekuatan didalamnya agar tidak melukai tubuh Ivan nantinya.


"Buukk"


Sebuah suara terdengar ketika tinju George mengenai tubuh Ivan.Setelah itu,Ivanpun terpental kebelakang.


"Sayang"ucap Mandra dengan khawatir,dia segera berlari menghampiri Ivan.

__ADS_1


"Andai saja kau mau membicarakan ini baik-baik,hal ini pasti tidak akan terjadi dan aku pasti akan memberikan ganti rugi kepadamu"ucap George,dia lalu pergi menghampiri Tanya dan anak buahnya lalu pergi menuju restoran yang dimaksud Tanya.


__ADS_2