Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah

Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah
Menumpang


__ADS_3

Saat sampai di rumah sakit,Yumi dan George segera menuju bangsal dimana ibu Yumi di rawat.


"Dokter,bagaimana keadaan ibu saya?"tanya Yumi pada seorang dokter pria disana.


Dokter yang bertugas merawwt ibu Yumi menoleh pada Yumi,dokter itu tertegun dengan kecantikan milik Yumi,dia lalu menelan ludahnya.


"Kau anak pasien?"tanya dokter itu pada Yumi.


"Ya,bagaimana keadaan ibu saya dok?"tanya Yumi lagi.


"Ibumu memasuki masa kritis,dia butuh penanganan lebih lanjut"jawab dokter itu.


"Lakukan dok,lakukan yang terbaik untuk menyelamatkan ibu saya"pinta Yumi sambil menangis.


"Itu bisa dilakukan,tapi kau harus membayar tagihan rumah sakit dulu"kata dokter itu.


"Memang berapa biayanya dok?"tanya Yumi.


"Bila ditotal dengan tagihan lainnya,semuanya berjumlah 102.000 dolar"jawab dokter itu.


"Apa?"Yumi terbelalak kaget"102.000 dolar,Bagaimana saya bisa membayarnya dok?"tanya Yumi.


"Masalah pembayaran bisa diatur,lebih baik kita bicarakan di ruanganku saja"kata dokter itu dengan minat penuh nafsu,saat tangannya hendak memegang Yumi,George langsung menghentikannya dan berdiri diantara mereka.


"Siapa kau?"tanya dokter itu dengan agak jengkel.


George mengabaikan pertanyaan dokter itu dan mrnatap ke arah Yumi.


"Biar aku saja yang bayar biaya perawatan ibumu Yumi"kata George.


"Hey anak kecil,jangan sombong,ini tentang uang lebih dari 100.000 dolar,darimana anak kecil sepertimu bisa mendapatkan uang sebanyak itu"kata dokter itu.


"Iya George,darimana kau bisa mendapatkan uang sebanyak itu?"tanya Yumi.


"Apa kau lupa?Malam itu aku memenangkan banyak uang dari Kevin,kau bisa menggunakan uang itu dulu"jawab George.


"Tidak,tidak,itu adalah uang yang kau dapatkan dengan mempertaruhkan semua uangmu,aku tidak bisa menggunakannya"kata Yumi.


"Yumi,tidak apa,gunakan saja"balas George sambil menyerahkan kartu ATM nya pada Yumi,tapi Yumi hanya diam saja dan tidak mengambil kartu itu.


"Kalau kau masih menganggapku sebagai seorang sahabat maka ambilah,jika kau tidak mau mengambilnya maka persahabatan kita cukup sampai disini,anggap saja kita tidak saling kenal,lagipula apa gunanya sahabat bila tahu sahabatnya kesusahan dan tidak membantunya"kata George.

__ADS_1


Yumi yang mendengar itu dengan ragu-ragu mengambil kartu George.


"Aku pasti akan mengembalikannya padamu,aku akan mencicilnya"kata Yumi.


George tersenyum saat Yumi mengambil kartunya.


"Tidak masalah,kau bisa mengembalikannya kapanpun kau bisa,lebih baik kau ke bagian pembayaran sekarang agar ibumu cepat diberi tindakan"balas George lalu mendorong Yumi keluar.


Setelah Yumi pergi,George melirik sekilas ke arah dokter lalu mengabaikannya,dia lalu berjalan mendekat ke arah ranjang dimana ibu Yumi berbaring.


"Sistem,apakah dengan keterampilan medisku bisa menyembuhkan penyakit ibu Yumi?"tanya George pada sistem.


...[Belum]...


"Belum?Kenapa?"tanya George lagi.


...[Saat ini keterampilan medis tuan masih di level dasar, belum bisa menyembuhkan penyakiit pasien di depan,tuan harus mencapai keterampilan medis menengah agar bisa menyembuhkan penyakit pasien didepan]...


"Keterampilan medis menengah,bagaimana caranya aku bisa mendapakatkannya?".


...[Tuan harus mencari batu ke dua dari 7 batu bertuah,maka semua keterampilan dasar tuan akan menjadi keterampilan menengah]...


...[Begitu pula jika tuan menemukan batu ketiga,semua keterampilan tuan akan menjadi keterampilan atas,semua keterampilan ada 7 tingkatan mengikuti jumlah batu yang telah terkumpul, dasar,menengah,atas,master,grandmaster, demi-god,god]...


"Georgeee.."panggil Yumi dari belakang.


"Apakah kau sudah membayarnya?"tanya George pada Yumi.


"Ya,terima kasih atas bantuannya,aku pasti akan mengembalikan semua uangmu"kata Yumi sekali lagi berterima kasih pada George.


"Tidak masalah"balas George,lalu dia menemani Yumi menemui dokter spesialis untuk membahas operasi ibunya,setelah beberapa jam akhirnya meeting itu selesai.


"Tit,tit,tit,tit".


"Tit,tit,tit,tit".


Alarm di hp George berbunyi,lalu George membuka telponnya dan melihat pengingat bahwa dia harus menghadiri pesta di perusahaanya,dia lalu pamit ke Yumi mengatakan bahwa dia ada acara.


Setelah keluar dari rumah sakit,George segera menghentikan taksi dan langsung menuju tempat dia memarkirkan mobil mewahnya.


"Vrooooom".

__ADS_1


Suara raungan kencang terdengar saat mobil george dinyalakan.Hal itu berhasil menarik perhatian banyak orang disana.


"Lihat mobil itu,bukankah itu mobil yang viral akhir-akhir ini" kata salah seorang disana.


"Benar,kenapa mobil itu terparkir disini?"tanya salah seorang pria.


"Aku tidak tahu,yang jelas pemiliknya bisa memarkirkan mobilnya dengan sangat tersembunyi,sial,seharusnya aku bisa berfoto dengan mobil itu jika aku tahu mobil itu terparkir disana,pasti akan ada banyak wanita yang mendekatiku nanti"keluh pria lain.


"'Aku ingin tahu siapa pemilik mobil ini,dan jika itu adalah seorang tuan muda apakah dia sudah memiliki orang yang duduk disebelahnya didalam mobil,ya?''tanya salah seorang wanita.


"Aku tidak tahu,yang penting dia pasti tidak akan pernah mengajakmu masuk ke dalam"balas seorang pria.


"Enak saja,selama aku wanita aku masih memiliki kesempatan"sanggah wanita itu.


Mobil milik George melaju perlahan membelah kerumunan, setelah keluar dari kerumunan,George langsung memacu mobilnya menuju ke perusahaan miliknya.


"Krucuk-krucuk,krucuk-krucuk".


"Lebih baik aku beli makanan dulu,aku tadi hanya makan sedikit di kantin sebelum mengikuti Yumi ke rumah sakit" kata George sambil memegangi perutnya yang lapar kemudian menghentikan mobilnya di sebuah minimarket.


Setelah membeli beberapa makanan,George yang hendak memasuki mobilnya melihat sesosok perempuan yang berdiri dipinggir jalan seperti menunggu sesuatu,setelah dilihat lebih dekat,sosok itu persis seperti Sandra Green, salah satu karyawannya.


"Sandra..."panggil George sambil melambaikan tangannya ke arah Sandra.


Mendengar namanya dipanggil seseorang membuat Sandra menoleh ke arah suara itu.Setelah melihat siapa yang memanggilnya,Sandra menunjukan senyum dan mendekat ke arah George.


"CEO Zebel,anda disi...."sebelum kalimatnya selesai,mulut Sandra segera ditutup oleh tangan George.


"Sssst,jangan panggil aku CEO jika berada diluar perusahaan,apa kau sudah lupa tentang itu"kata George.


Sandra yang tahu kesalahannya segera meminta maaf "Maafkan saya CE..,tuan Zebel,maafkan saya,saya benar-benar lupa"kata Sandra.


George melambaikan tangannya"Tidak masalah, ngomong-ngomong apa yang kau lakukan disini,bukankah seluruh karyawan harus berada di perusahaan untuk menjamu para tamu di pesta malam ini"kata George.


"Tadi saya pulang sebentar karena ada sesuatu yang ketinggalan di apartemen saya,saat dalam perjalanan kembali ke perusaahan,mobil saya tiba-tiba mogok dan saya sedang menunggu taksi"balas Sandra.


"Oh,jadi begitu,kenapa tidak ikut mobilku saja,kebetulan aku juga mau ke perusahaan"George menawarkan tumpangan.


"Tidak perlu tuan,tidak masalah,saya menunggu taksi saja,saya tidak berani naik mobil tuan"Sandra menolak George dengan halus.


"Tidak usah sungkan,masuk saja,kalau kau terlambat kau bisa kena marah Argus nanti lho"kata George.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu,permisi"Sandra kemudian masuk kedalam mobil George.


Setelah Sandra masuk,George segera melajukan mobilnya menuju perusahaanya.


__ADS_2