
"George,aku tidak menyangka kau sangat kuat"ucap Tanya setelah mereka memesan makanan.
"Benarkah?Aku rasa itu masih biasa,belum bisa dikatakan kuat"balas George.
Tanya menggelangkan kepalanya"Kau tau siapa yang tadi kau lawan?Dia adalah Ivan Igustin,dia adalah wakil ketua klub beladiri dikampusku,dia juga seorang runner-up beladiri tingkat provinsi mewakili kampusku"ucap Tanya.
"Benarkah?Mungkin aku cuma beruntung bahwa dia tidak mengeluarkan seluruh kekuatannya saat melawanku tadi" balas George.
"Tetap saja kau sangat keren karena bisa menghajarnya dengan mudah.Bisakah kau sedikit mengajari temanmu ini beladiri?"pinta Tanya dengan menunjukan ekspresi memohon.
"Ha ha ha,baiklah,tapi aku peringatkan padamu bahwa belajar ilmu beladiri tidaklah mudah,bisa saja kau mengalami patah tulang yang cukup parah jika mempelarinya diusiamu yang sekarang ini"ucap George sambil menakuti-nakuti Tanya.
"Ahhh,benarkah begitu?Kalau begitu aku tidak jadi belajar beladiri"ucap Tanya dengan ketakutan.
"Ha ha ha,tentu saja tidak.Namun aku tidak bisa mengajarimu,kau bisa memintanya kesaudariku,tingkatan beladirinya sangat hebat,aku saja bisa langsung kalah jika melawannya"ucap George sambil menunjuk ke arah Freya.
"Master Freya,tolong ajari murid Tanya ini ilmu beladiri?"pinta Tanya dengan meragakan gerakan memohon yang dia sering lihat diacara drama kolosal.
__ADS_1
Freya tersenyum melihat tingkah Tanya"Tentu aku akan mengajarimu,tapi apa yang dikatakan tuan...ehm...maksudku George tidaklah salah,beladiri haruslah dipelajari sejak kecil,jika dimulai diusiamu sekarang akan menimbulkan efek yang tidak kecil"ucap Freya"Namun jika hanya sekadar gerakan dasar untuk membela diri mungkin tidak masalah"lanjutnya.
"Asiik-horee"Tanya berseru senang,tiba-tiba pintu ruangan mereka dibuka dan datang para pelayan membawa berbagai jenis makanan yang sudah dipesan.
"Sudahlah Tanya,duduk lagi,makanan sudah datang"ucap George,Tanya pun duduk ditempatnya kembali.
Mereka berempat kemudian menyantap makanan yang ada dimeja.Perlu George akui bahwa makanan disana memang seenak apa yang dikatakan Tanya.
"Tanya,aku ingin menanyakan sesuatu?Tapi mungkin ini sedikit tidak sopan"ucap George.
"Tanyakan saja,aku tidak akan merasa tersinggung"ucap Tanya.
Wajah Tanya menjadi cemberut saat nama Mandra disebut"Sebenarnya awalnya ini adalah permusuhan biasa antarmahasiswa,namun baru-baru ini berubah menjadi permusuhan antarkeluarga"jawab Tanya.
"Bagaimana hal itu bisa terjadi?"tanya George lagi.
"Kau tahukan bahwa gedung ini adalah pusat bisnis diHollowland,begitu banyak pebisnis ingin menyewa kantor disini meskipun harga sewanya terbilang mahal, namun itu sepadan dengan relasi yang akan didapatkan nantinya"jawab Tanya"Beberapa waktu lalu terdapat ruangan kosong digedung ini karena penyewa sebelumnya mengalami kebangkrutan.Ayahku sudah mengincar ruangan kosong itu dengan menggunakan semua koneksinya,tinggal selangkah lagi dia berhasil menyewa,tinggal menandatangani dokumen dan membayar sewa termin pertama.Tapi...tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba saja ayah Mandra sudah menandatangani kontrak sewa.Hal itu tentu saja membuat ayahku marah sampai dia jatuh sakit,namun syukurlah dia sudah sembuh sekarang dan sudah bisa beraktifitas secara normal kembali.Kejadian inilah yang memicu permusuhan ini"lanjutnya.
__ADS_1
George hanya mengangguk-anggukan kepalanya mendengar cerita Tanya.
"Jadi intinya ayah Mandra merebut semua kerja keras paman untuk menyewa salah satu ruangan di gedung ini dan itu membuat kedua keluarga kalian bermusuhan?"tanya George menyakinkan pendengarannya.
"Benar"jawab Tanya.
"Aku sudah mengerti"ucap George spontan.
"Mengerti apa?"tanya Tanya.
"Tidak ada,namun aku ingin kau menyampaikan pesanku kepada paman.Beritahu dia untuk bersiap memindahkan kantor operasional perusahaannya ke gedung ini setelah beberapa hari"ucap George.
"Apa maksudmu George?"tanya Tanya lagi,dia tidak mengerti maksud George.
"Sampaikan saja pesanku kepada paman"jawab George.
"Bukankah masih banyak tempat diHollowland yang ingin kau tunjukan kepadaku,kenapa tidak mengantarku jalan-jalan lagi sekarang?"tanya George.
__ADS_1
"Baiklah,ayo kita segera berangkat"balas Tanya,dia yang memimpin jalan.