Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah

Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah
Bab 83


__ADS_3

Didalam kamar,George mengambil telponnya dan menghubungi seseorang.


"Hai George,ada apa kau menghubungiku?Apa kau rindu dengan sahabatmu ini?"tanya seseorang diseberang telpon.


"Ha ha ha,kita baru saja reuni,untuk apa aku rindu padamu?Aku hanya ingin memberitahumu bahwa aku sedang ada di HollowLand,apa kau besok bisa membawaku jalan-jalan dikota ini?"tanya George.


"Benarkah kau ada disini?"tanya orang diseberang telpon "Tapi maaf,aku ada kegiatan besok"lanjutnya dengan nada sedih.


"Sepertinya sahabatku ini sudah jadi orang sibuk hingga tidak memiliki waktu luang"goda George,dia tahu sahabatnya bercanda.


"Ha ha ha,aku bercanda bodoh,baiklah besok aku akan menjemputmu.Dimana kau menginap malam ini?"tanyanya.


"Aku ada dihotel HollowsDream,kau bisa menjemputku disana"jawab George.


"Oke,aku akan menjemputmu pagi hari jadi bersiap-siaplah"ucap seseorang diseberang telpon lalu dia menutup telponnya,George juga menutup telponnya,setelah itu dia merebahkan badannya dan tertidur pulas.


Keesokan paginya,George terbangun karena suara alarm ditelponnya dan saat dia melihat jam,ternyata masih terlalu pagi untuk melakukan aktivitas.Karena George tidak bisa tidur lagi,dia memutuskan untuk keluar hotel untuk jalan-jalan sejenak.


Saat kembali kehotel,George melihat Arthur dan Teddy sudah ada didepan hotel dan bersiap pergi.


"Bos besar"sapa Arthur dan Teddy.


George membalas sapaan mereka berdua.


"Bos besar,kami ingin pamit"ucap Arthur.


"Baiklah,jaga kotaku baik-baik dari balik bayangan,apa kalian mengerti?"tanya George.

__ADS_1


"Mengerti bos besar,kami bahkan tidak akan mengijinkan lalat masuk jika lalat itu berniat buruk terhadap kota Sunnyland"ucap Arthur,lalu mereka berdua memasuki mobil dan melaju pergi.


Setelah itu,George mengambil telponnya dan menghubungi seseorang.


"Hey,kau ada dimana?"tanya George.


"Maaf George,sepertinya aku akan sedikit telat,mobilku mogok dijalan"jawab orang diseberang telpon.


"Baiklah,kita bertemu nanti"balas George,dia lalu menutup telponnya kemudian masuk kedalam hotel untuk sarapan.


George mengambil makanan lalu menuju sebuah meja yang sudah terdapat seseorang duduk disana.


""Tuan"sapa Freya sambil hendak berdiri.


"Duduk saja dan teruskan makanmu"ucap George, Freyapun tidak jadi berdiri.


"Baik tuan"jawab Freya.


Sebenarnya George bisa menggunakan batu bertuah saat ada didalam kamar.Namun hal itu bisa menimbulkan kecurigaan kepada pihak hotel.George tidak ingin rahasianya terbongkar jadi dia lebih memilih jalan yang aman.


Selesai makan,George bersama Freya keluar hotel untuk mencari tempat yang sepi.


"Misi utama"ucap George,lalu sebuah tablet batu besar muncul dihadapannya.George mengambil batu miliknya dan menaruh di salah satu lubang ditablet batu tersebut.


Setelah itu George menghilangkan tablet batu dan dijuga menerima pemberitahuan hadiah bahwa dia mendapat uang yang lebih banyak dan semua keterampilan yang dia punya juga meningkat ke level tinggi.


George juga menerima pemberitahuan tentang rulette, kemudian George memutar roulette tersebut dan jarum roulette berhenti digambar seorang pria muda dengan kacamata.

__ADS_1


Lalu muncul sebuah cahaya yang terang,dari cahaya tersebut keluar seorang pria dengan perawakan tinggi,berkacamata dan terlihat seperti seorang akademisi.


Pria itu melihat George dan memberi penghormatan. "Salam tuan,nama saya adalah Darius Ikki"pria muda itu memperkenalkan diri.


"Darius ya,kalau boleh tahu apa kemampuanmu?"tanya George.


"Saya hanya memiliki sedikit pengetahuan dibidang medis,namun orang-orang memanggilku dewa medis" jawab Darius.


"Begitu ya,dewa medis"ucap George mengulangi kata-kata Darius sambil mengusap-usap dagunya,lalu dia terbelalak"Apa yang kau katakan tadi,seorang dewa medis?"tanya George untuk memastikan telinganya tidak bermasalah.


"Benar tuan"jawab Darius.


'Bukankah ini berarti bahwa Darius bisa menyembuhkan penyakit ibunya Yumi.Aku akan segera menghubungi Yumi'batin George lalu dia mengambil ponselnya,namun tiba-tiba seseorang melakukan panggilan padanya.


"Halo.."ucap George.


"Dimana kau?Aku sudah ada didepan hotel"ucap seseorang di ujung telpon.


"Aku akan segera kesana.Oh ya,apakah aku bisa mengajak orang-orangku?"tanya George.


"orang-orangmu?"tanya orang diseberang telpon.


"Maksudku saudara dari panti"jawab George segera.


"Oh begitu,ajak saja mereka"ucapnya,lalu dia menutup telpon.


George bersama Freya dan Darius berjalan pergi meninggalkan tempat mereka dan menuju kearah hotel.

__ADS_1


__ADS_2