Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah

Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah
Bab 87


__ADS_3

Selama sisa hari,Tanya terus mengajak George,Freya dan Darius berkeliling kota hingga waktu tak terasa sudah malam.


"Hari ini sangat menyenangkan,terima kasih telah mengajak kami berkeliling Tanya"ucap George.


"Tidak masalah,apa sih yang tidak untuk sahabatku ini"balas Tanya"Baiklah kalau begitu,aku akan pulang dulu"lanjutnya,dia lalu melajukan mobilnya.


"Ok,hati-hati dijalan"ucap George,Tanya membalasnya dengan membunyikan klaksonnya.


Setelah itu George mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Argus.


"Halo Tuan,apakah ada uang bisa saya lakukan?"tanya Argus.


"Apakah tawaran dari tuan Mord masih berlaku?"tanya George.


Argus cukup terkejut dengan pertanyaan yang ditanyakan tuannya.


"Tentu saja tuan,tuan Mord bilang dia menunggu kabar baik dari kita"jawab Argus.

__ADS_1


"Apakah dia masih ada di Sunnyland?"tanya George lagi.


"Dia masih ada disini tuan"jawab Argus.


"Apakah kau bisa menyampaikan pesanku padanya "Aku setuju dengan tawaran sebelumnya,tapi bukan dengan uang,melainkan pertukaran dengan beberapa lantai yan dia miliki digedung commersial" .Apa kau mengerti Argus?"tanya George.


"Baik tuan,saya akan menyampaikan pesan anda padanya dan saya akan pastikan dia menerimanya mau suka atau tidak"jawab Argus.


"Bagus,aku mengandalkanmu"ucap George.


"Suatu kehormatan bagi saya"balas Argus,setelah itu George menutup telponnya dan beranjak tidur setelah seharian berkeliling kota.


George beranjak dari kamarnya untuk menuju ruang makan di hotel tersebut,disana dia melihat Freya dan Darius yang tengah berbincang-bincang.


"Apa yang sedang kalian bicarakan?"tanya George sambil membawa sepiring makanan.George melirik piring milik Freya dan dia baru menyadari bahwa Freya itu porsi makannya besar,menurutnya wajar saja untuk seorang ahli beladiri makan banyak karena mereka membutuhkan energi yang besar,lalu George melirik piring Darius,dia melihat porsi makan Darius sangat seimbang,wajar untuk dokter menjaga pola makannya.


"Sebenarnya tuan,aku baru saja mendapatkan kabar dari Arthur bahwa ada pergerakan aneh disekitar pinggiran kota Sunnyland"jawab Freya menanggapi pertanyaan George.

__ADS_1


"Apakah keluarga Manami?"tanya George,dia sudah menantikan hal ini.


"Aku sedang menanyakan hal ini dengan Argus,apakah benar-benar keluarga Manami sudah bergerak atau belum"jawab Freya.


"Baiklah,perintahkan Arthur dan Teddy untuk memperkuat penjagaan mereka.Oh iya,setelah ini kita kembali ke Sunnyland dengan kereta,jadi aku harap kalian bersiap-siap"ucap George.


"Baik tuan"balas Freya dan Darius bersama-sama.


Setelah mereka selesai makan dan bersiap,mereka menghentikan taksi untuk menuju stasiun.


"Mereka sudah bergerak,cepat ikuti mereka"ucap seseorang yang memantau taksi George dari kejauhan.


"Tuan.."panggil Freya,instingnya mengatakan ada yang mengikuti mereka.


"Aku tau"balas George.


Tak lama saat mereka berada dijalanan yang cukup sepi,3 buah mobil memepet taksi mereka dari depan,kanan dan belakang yang memaksa taksi mereka untuk menepi dan berhenti.

__ADS_1


"Brengsek,ada apa ini?"umpat sopir taksi tersebut"Tuan-tuan dan nona duduk disini saja,saya akan menegur mereka dulu"ucap sopir taksi kepada George dan rombongannya,dia lalu turun dan mengetuk kaca dari salah satu mobil yang ada.


"Hei brengsek,apa kalian tidak bisa menyetir?Kenapa kalian memepet taksiku?"tanya sopir taksi tersebut dengab marah-marah.


__ADS_2