Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah

Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah
Bab 80


__ADS_3

"Karena sudah waktunya,mari kita mulai acara pelelangan kali ini"ucap seorang wanita yang berdiri diatas panggung,kemudian terdengar suara sebuah gong sebagai tanda.


"Barang pertama yang akan dilelang adalah sebuah jam tangan antik....."para tamu mengetahui bahwa barang-barang awal adalah barang pembuka,jadi mereka menawar sekedarnya dan tidak ada tamu yang berebut.


"Baiklah,itu adalah barang terakhir dari sesi pertama,kita akan beristirahat dulu sebelum memasuki sesi kedua, para tamu dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang telah kami persiapkan"ucap wanita yang ada diatas panggung.


Para tamu yang hadir kemudian bangkit dan menuju tempat makan,ini adalah salah satu sesi yang para tamu tunggu,disesi ini mereka bisa menambah relasi untuk memperkuat mereka dimasa depan.


George dan rombongannyapun ikut menyantap makanan disana.


"Sialan"umpat seseorang sambil berjalan mendekati rombongan George,saat mereka menoleh,mereka melihat Minty mendekat.

__ADS_1


"Minty,kenapa kau terlihat buruk sekali?Apa kau masih kesal dengan penolakan Karin sebelumnya?Bukankah itu terjadi setiap tahun?"tanya Teddy,ada nada sarkas dalam ucapannya.


"Ini tentang hal lain"jawab Minty"Barang yang kuinginkan terjual ke orang lain"lanjutnya.


"Cuma hal itu,ha ha ha ha"balas Teddy"Kau sudah menghadiri acara pelelangan ini berulang kali tapi kau masih tidak tahu aturan tidak tertulis disini,ha ha ha ha".


Arthur menggelengkan kepalanya"Barang-barang disesi pertama adalah barang pembuka dan barang sesi kedualah barang yang sebenarnya,jadi kau tidak usah kesal begitu hanya karena kehilangan barang dari sesi pertama"ucap Arthur.


"Benarkah begitu?Tapi tiap aku menghadiri acara ini aku selalu membeli barang disesi pertama karena murah dan menurutku sudah cukup bagus"ucap Minty.


Setelah sesi istirahat selesai,para peserta lelang kembali menuju tempat duduk mereka masing-masing karena pelelangan sesi kedua akan dimulai.

__ADS_1


Wanita yang tadi memimpin pelelangan naik ke atas panggung"Para hadirin sekalian,pelelangan kali ini akan dipimpin oleh master Rong sendiri"ucap wanita itu,lalu seorang pria tua naik ke atas panggung.Setelah memberi penghormatan,wanita itu turun dari panggung.


"Terima kasih untuk para hadirin sekalian yang telah menunggu pelelangan sesi kedua kali ini,perkenalkan aku adalah Rong Yu,pemilik rumah lelang ini"pria tua itu memperkenalkan dirinya"Agar tidak membuang waktu lagi,mari kita mulai pelelangannya" ucap pria tua itu,lalu terdengar suara sebuah gong yang menandai dimulainya pelelangan.


"Barang pertama adalah Liontin Nadi Naga,konon katanya liontin ini adalah milik seorang jendral dari negeri timur di jaman tiga kerajaan,Lu Bu Sang Jendral Terbang" ucap pria tua itu,disampingnya terdapat kotak kaca yangg berisi sebuah liontin berwarna merah,didalam liontin ini memiliki guratan-guratan yang membentuk motif seperti jalur nadi.


"Benarkah itu Liontin Nadi Naga?"tanya seorang peserta kepada temannya dengan nada lirih.


Temannya menggelengkan kepalanya"Tidak tahu,yang kutahu bahwa liontin itu hilang setelah kekalahan LuBu dipeperangnya yang terakhir"jawab temannya.


Suara mereka tidak keras,namun bisa terdengar oleh orang lain.Berawal dari mereka berdua,orang lain pun ikut membicarakan liontin tersebut seperti sebuah gelombang.

__ADS_1


George memandangi liontin tersebut seperti tidak peduli, barang incarannya adalah batu bertuah ketiganya,karena system tidak memberikan notifikasi berarti liontin itu bukan batu bertuah.


Tiba-tiba sudut mata George melihat sesuatu yang langka,saat dia menoleh ke arah Freya,dia melihat ekspresi Freya yang sangat bersemangat,ekspresi yang tidak pernah dilihat George kecuali saat Freya menerima perintah darinya.


__ADS_2