
"Maaf,sepertinya anda salah mengidentifikasi penyakitnya,memang terlihat sama namun penyakit yang diderita pasien ini adalah penyakit yang sama sekali berbeda,apalagi teknik penyembuhan milik anda malah akan memperparahnya"ucap Darius tiba-tiba,hal ini membuat semua orang disana kaget,terutama dokter Stanley,dia merasa tersinggung bahwa ada anak muda yang menghina tekniknya yang diwariskan oleh gurunya.
"Anak muda,jaga ucapanmu,percaya atau tidak aku dapat membuat hidupmu hancur dengan sekali telpon"ancam dokter Stanley,sebagai dokter senior dirumah sakit ibu kota,tentu saja dokter Stanley mempunyai koneksi yang sangat besar,dari kubu putih maupun kubu hitam.
"Itu hanya saran saya,terserah keputusan apa yang akan anda ambil,tapi saya yakin anda tidak akan mampu mempertahankan reputasi anda jika pasien kenapa-napa bahkan dengan teknik pengobatan terbaik anda"balas Darius santai.
Dokter Stanley yang sudah dibuat naik pitam,dia menoleh kepada dokter Herry"Herry,apakah rumah sakit ini boleh membiarkan orang tidak berkepentingan masuk ruangan pengobatan".
Dokter Herry yang paham langsung mengusir Yumi,George,dan Darius"Kalian semua sebaiknya pergi dari sini dan jangan mengganggu,terutama kau anak muda,aku sudah memperingatkan mu,kau akan berurusan denganku nanti"ancam Herry pada Darius.
Darius menanggapi ancaman dokter Herry dengan santai, sama seperti Freya dan Argus,didunia ini Darius hanya takut pada tuannya,yakni George.
"Tapi dok,saya ingin melihat pengobatan ibu saya"Yumi berusaha agar tetap bisa didalam.
__ADS_1
"Nona Lorn,sebaiknya anda menunggu diluar,anda tidak akan membantu apa-apa didalam dan malah kemungkinan anda akan mengganggu proses pengobatan,jika itu terjadi dikhawatirkan ibu anda tidak akan sembuh".
"Baiklah dok,saya akan menunggu diluar,tapi jika ada apa-apa segera beritahu saya"akhirnya Yumi setuju menunggu diluar setelah diyakinkan dokter Herry.
Mereka bertiga kemudian duduk didepan ruangan sembari menunggu pengobatan selesai.
Sementara itu didalam ruangan,dokter Stanley hendak menjalankan pengobatan"Edison,persiapkan 51 jarum perak beserta minyak sakura"ucap dokter Stanley.
"Baik guru"balas Edison,pria muda yang bersama dokter Stanley.Ia lalu mengambil 51 jarum perak dan minyak sakura dari tas besar yang dari tadi ia bawa,ia lalu meletakan semuanya dimeja dengan rapi.
Setelah pengobatan selesai,dokter Stanley mencabut semua jarum yang ada di tubuh pasien lalu memeriksa kembali keadaan pasien,setelah memastikan semuanya baik-baik saja,dia bersama dokter Herry dan Edison berjalan keluar dengan bangga.
Yumi yang melihat dokter Stanley keluar segera menghampirinya"Dokter,bagaimana hasil pengobatannya?"tanya Yumi.
__ADS_1
"Nona,kau jangan khawatir,sudah guruku bilang bahwa dia sangat ahli sehingga semuanya berjalan dengan lancar tidak seperti apa yang digonggongkan seseorang tadi"Edison menjawab Yumi namun juga bermaksud untuk menyindir Darius,dokter Stanley juga memincingkan matanya untuk melihat reaksi Darius namun dia harus kecewa karena Darius tidak bereaksi seperti yang dia harapkan dan hanya menutup matanya.
"Ini...."entah kenapa Yumi tidak rela Darius dihina,itu berarti juga hinaan untuk George sendiri karena Georgelah yang membawa Darius untuknya.Yumi memutar otak untuk mencari topik agar semua orang melupakan masalah sebelnya.
"Baguslah,terima kasih dokter Stanley telah membantu saya untuk mengobati ibu saya,saya tidak tahu bagaimana caranya saya agar bisa membalas kebaikan anda"ucap Yumi.
"Sekarang"ucap Darius tiba-tiba sambil membuka matanya,hal itu membuat kaget semua orang.
Tiba-tiba alat bantu kehidupan yang menempel dibadan ibunya Yumi berbunyi tidak karuan tanda ada suatu masalah yang terjadi,tubuh ibunya Yumi juga kejang-kejang dengan hebat.
"Apa...apa yang terjadi pada ibu saya dok?"tanya Yumi sambil menggenggam erat baju dokter Stanley untuk meminta kejelasan.
"Aku..aku juga tidak tahu.Biar aku periksa terlebih dulu"ucap dokter Stanley sambil melepaskan tangan Yumi dari jasnya,dia cukup tersinggung dengan perlakuan Yumi kepadanya,tapi dia juga sangat khawatir dengan keadaan pasien sekarang dan takut reputasinya akan turun bila pasien kenapa-kenapa saat berada dibawah tanggungjawabnya.Tiba-tiba dia teringat perkataan Darius sebelum dia memulai pengobatan,tapi dia segera menggelengkan kepalanya dan menyangkal,berpikir bahwa itu hanyalah kebetulan.
__ADS_1
Namun dokter Stanley dibuat terkejut setelah memeriksa kondisi pasien,keadaanya benar-benar menjadi semakin buruk,bahkan lebih buruk sebelum dia memulai pengobatan.
"Bagaimana?Ucapanku benar bukan?"tanya Darius dengan santai.