Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah

Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah
Sang Tamu


__ADS_3

"BYUUUUUUR".


Ada seseorang yang jatuh dari lantai atas tepat di tengah-tengah kolam yang membuat semua aktivitas disana berhenti dan membuat semua orang disana menatap ke arah titik jatuhnya orang itu.


Tak lama seorang pria muda muncul ke permukaan air sambil terengah-engah,lalu dia berenang ke pinggir kolam.


"Itu dia,tangkap orang itu,dia seorang paparazi"teriak seorang wanita dari lantai atas di atas kolam sambil menunjuk ke arah George.


"Crystal,sebenarnya apa yang terjadi?"tanya Sylvia dari bawah.


"Pria itu,dia tadi menguntitku dan diam-diam memotretku"jawab Crystal.


"Sudah kubilang aku tidak mengikutimu apalagi memotretmu,aku hanya ingin bertanya tempat kepadamu dan kau malah berteriak tidak jelas tentang paparazi kepadaku"kata George membela diri.


"Ha?Apa kau pikir aku akan percaya kata-katamu,lagipula siapa dirimu dan kenapa kau ada ditempat ini?Hal itu saja sudah membuatmu menjadi orang yang mencurigakan"kata Crystal.


"Teman-teman tahan dia,ambil hp-nya dan periksa galerinya" lanjut Crystal,lalu beberapa teman Crystal yang ada di bawah mulai menahan George,menggeledah tubuhnya dan memeriksa hp-nya.


"Ha ha,sekarang kau sudah tidak bisa lari lagi"kata Crystal yang berjalan mendekati George yang sedang di tahan.


"Crystal,aku sudah memeriksa galerinya dan sama sekali tidak ada foto-foto mu"kata salah seorang teman Crystal yang memeriksa hp George.


Crystal terkejut akan kata-kata temannya itu"Apa ?Bagaimana bisa tidak ada foto ku sama sekali?"kata Crystal lalu dia mengambil hp George dan memeriksa galerinya.


"Hei,dimana kau menyembunyikan foto-foto itu?"tanya Crystal kepada George.


"Sebenarnya foto apa yang kau maksudkan itu?Bukankah sudah kubilang bahwa aku bukan paparazi"Jawab George "Lagipula jika aku memang paparazi aku juga tidak akan memfoto wanita yang mempunyai temperamen buruk sepertimu"lanjutnya.


"Apa kau bilang?"kata Crystal dengan marah sambil mengangkat hendak menampar George.


"Sudah cukup Crystal,mungkin dia memang benar-benar paparazi"kata salah seorang wanita sambil menahan tangan Crystal.


Mendapati tangannya ditahan,Crystal menoleh ke arah orang itu yang tidak lain dan tidak bukan adalah Sylvia"Lepaskan Sylvia,lalu kenapa kalau dia bukan paparazi?Setidaknya dia suda menyelinap ke kapal ini tanpa izin''.

__ADS_1


"Kau?Bukankah orang yang berdebat dengan para penjaga didepan"kata Lily yang ada dibelakang Sylvia ketika melihat George.


Mendengar itu,Sylvia dan Crystal menoleh ke arah Lily.


"Lily,apa kau mengenalnya?"tanya Sylvia.


Lily menggeleng mendengar pertanyaan Sylvia"Tidak Bestie,aku tidak mengenalnya,tapi aku tadi sempat melihatnya berdebat dengan para penjaga didepan dan mereka telah mengusirnya"Jawab Lily"Sekarang aku penasaran bagaimana pria ini bisa masuk ke sini"lanjùtnya.


"Benar kan apa kataku,walaupun dia bukanlah paparazi, setidaknya dia adalah penyusup.Kita harus memberi pelajaran kepadanya atau dia akan kembali lagi dimasa depan"kata Crystal,lalu dia melepaskan tangan Sylvia dari tangannya dan hendak menampar George lagi.


"Ada apa ini?Kenapa kalian ribut-ribut disini?Bagaimana kalau tamuku datang dan melihat kalian membuat keributan?Aku yang akan kesusahan nantinya" terdengar suara pria paruh baya dari belakang kerumunan,para kerumunan segera minggir dan membentuk jalan untuk pria paruh baya itu dan seorang wanita di sampingnya lewat.


"Bos"panggil Sylvia,Lily,dan Crystal saat melihat pria paruh baya itu.


Mendengar itu,George tahu bahwa pria paruh baya didepannya adalah bos orang-orang ini sekaligus orang yang dia cari,Federick Ericson.


"Sebenarnya ada apa disini?"Tanya Federick lagi.


"Ini bos,orang ini berani menyusup ke kapal kita"jawab Crystal sambil menunjuk ke arah George.


"Kenapa kau masuk ke kapal ini?Apakah kau paparazi atau ada orang lain yang menyuruhmu menyusup ke sini?"tanya Federick pada George.


Kali ini Federick sangat marah karena dia akan menyambut tamu yang sangat penting tapi seseorang benar-benar berani menyusup kesini,tapi dia tidak bisa meluapkan amarahnya takut dia tidak bisa tampil dengan penampilan terbaik ketika tamunya datang nanti.


"Aku memang bukanlah paparazi dan memang ada orang yang menyuruhku kesini"jawab George.


"Begitu ya,kau mengakuinya dengan mudah"kata Federick ''Lalu apa tujuanmu datang kemari?Membuat berita hoaks atau malah akan mensabotase kapal ini?"tanya Federick lagi.


"Hah,untuk apa aku melakukan itu,aku memiliki tujuan yang lebih penting"jawab George.


"Kalau begitu bolehkah aku mengetahuinya?"tanya Federick.


"Untuk apa kau bertanya?Apakah Argus tidak memberitahumu?"kali ini George bertanya balik.

__ADS_1


'Apa?Apakah dia baru saja memanggil nama tuan Blake dengan namanya secara langsung?Siapa sebenarnya anak ini?'batin Federick.


Federick kemudian melihat lekat-lekat ke arah George,lalu dia teringat satu hal.


'Tunggu dulu,bukankah orang yang memanggil nama tuan Blake sacara langsung hanya ada satu orang saja,dan kalau dilihat-lihat pemuda ini memang mirip dengan orang itu' batin Federick.


Memikirkkan itu,Federick tidak bisa tidak menelan ludahnya,dia juga merasakan keringat dingin mengalir dipunggungnya.


Dia saat ini sangat berharap pemuda yang ditahan didepannya bukanlah orang itu walaupun kesempatan itu sangatlah kecil.


"Kalau boleh tahu siapa nama anda?"tanya Federick kepada George,kali ini sifatnya berubah 180⁰ menjadi lebih hormat tidak seperti sebelumnya,orang-orang disekitarnya juga bingung melihat itu.


"Namaku George Zebel,apakah Argus benar-benar tidak memberitahukanmu akan kedatanganku?"tanya George "Aku pasti akan benar-benar memukulnya kali ini"lanjutnya.


DEGG.


Mendengar jawaban George,jantung Federick seakan sudah berhenti berdetak.


'Mati sudah aku,hancur sudah perusahaanku,memanggil nama tuan Blake sesuka hati,memiliki perawakan yang sama dengan orang itu,bahkan memiliki nama keluarga yang sama dengannya,memang benar tuan Blake baru menelpon mengatakan bahwa tuannya sudah tiba.Sebenarnya apa yang dilakukan para penjaga didepan sehingga aku tidak tahu akan kedatangannya,dan yang lebih anehnya lagi kenapa orang itu sedang ditahan didepanku'batin Federick.


"Kalian semua,cepat lepaskan dia sekarang juga"teriak Federick kepada para wanita yang menahan George.


"Tapi bos..."Crystal hendak menolaknya tapi segera diam setelah melihat tatapan marah Federick.


Wanita yang menahan George juga segera melepaskan George karena takut akan bos mereka.


George mempunyai alasan untuk tidak melawan ketika ditahan oleh para wanita,karena jika dia melawan pasti akan ada orang yang terluka nantinya dan situasi akan jadi lebih merepotkan,lagipula apa salahnya ditahan oleh para wanita cantik.


Federick segera mendekati George dan membantunya berdiri.


"Oh tuan Zebel,apa kau tidak apa-apa?"tanya Federick.


"Tidak apa-apa,hanya sedikit basah saja"jawab George.

__ADS_1


"Ha ha iya,anda memang sedikit basah"balas Federick,tapi didalam hatinya dia menangis.


'Sedikit basah,jatuh langsung ke kolam renang dan itu adalah sedikit basah' batinnya.


__ADS_2