
George yang keluar bersama Direktur dan Manager bank tentu mengundang perhatian banyak orang,terutama para pegawai bank yang sedang sibuk bekerja,mereka hampir tidak pernah melihat direktur mereka mengantar seseorang pergi kecuali orang itu benar-benar penting.
Saat sampai diluar bank,George melihat satpam yang tadi menghentikannya sedang memarahi petugas kebersihan yang membantunya tadi.George berhenti berjalan dan menatap mereka berdua dengan tajam.
"Ada apa tuan George?Apakah ada sesuatu yang tertinggal?"tanya Direktur Nicholas.
"Direktur,sebenarnya ada sesuatu yang ingin kutanyakan dari tadi.Apakah bankmu ini menolak seseorang yang tidak terlihat kaya?"tanya George.
"Tentu saja tidak,asalkan orang itu tidak mengganggu kenyamanan nasabah kami,mereka akan kami sambut baik"jawab Direktur Nicholas,namun George tetap diam lalu Manager Lia membisikan sesuatu kepada Direkturnya.
Saat mendengar apa yang dikatakan Manager Lia, Direktur Nicholas Tertegun,lalu berubah marah"Cepat panggil semua satpam kemari"perintahnya pada Manager Lia.
Manager Lia bergegas mencari para satpam,dia bertemu kapten satpam dan menyuruhnya untuk mengumpulkan semua anak buahnya,dan Manager Lia sendiri yang akan memanggil satpam yang tadi menghentikan George.
Tak lama,Manager Lia kembali dengan satpam yang menghentikan George dan petugas kebersihan yang membantu George bersamanya,dari arah lain Kapten satpam juga datang bersama anak buahnya yang lain.
Setalah semua berkumpul,para satpam berbaris didepan direktur.
"Katakan yang sebenarnya padaku,apa yang kalian lakukan tadi pada tuan George?"tanya Direktur Nicholas sambil menunjuk George,namun tidak ada satupun yang menjawab.
"Aku sudah tahu ceritanya,aku hanya ingin mendengar cerita lengkap dari kalian"ucapnya"Kapten,katakan apa yang terjadi!!".
"Begini tuan direktur,tadi Rudy menghentikan tuan itu masuk ke bank dengan alasan mengganggu kenyamanan nasabah yang lain,jadi kami mengabaikannya....."kapten satpam menceritakan segalanya kepada direktur bank.
__ADS_1
"Direktur Nicholas,seperti yang kutanyakan tadi,apakah peraturan di bank ini memang seperti itu?"tanya George.
"Tidak tidak,itu bukan aturan bank,itu murni kesalahan dari satpam itu"jawab Direktur Nicholas,dia tidak mungkin mengorbankan bank ini demi seorang satpam.
"Lalu bagaimana caramu untuk mempertanggung jawabkan ini kepadaku?Kau beruntung bahwa akulah yang diremehkan,bagaimana kalau yang diremehkan adalah orang yang memiliki temperamen pemarah?Aku yakin bank mu ini akan segera ditutup"ucap George.
"Kami akan memecatnya,ya kami akan segera memecat satpam itu"jawab Direktur Nicholas.
Rudy yang mendengar dirinya akan dipecat tertegun,dia lalu berlari ke arah direkturnya dan memohon agar tidak dipecat.
"Manjauhlah dariku"teriak Direktir Nicholas"Kapten,bawa dia pergi dan usir dia dari sini"perintahnya pada kapten dan satpam yang lain.Merekapun membawa mantan rekan mereka pergi dari sana.
Wendy yang merasa tidak ada yang bisa dilakukan berniat pergi bersama para satpam,namun dia dihentikan oleh George.
Wendy berbalik untuk melihat George"Aku Wendy Dandelion"Wendy memperkenalkan dirinya.
"Nama yang bagus,lalu ada masalah apa sehingga kau dimarihi oleh satpam tadi?Apakah karena kau membantuku tadi?"tanya George.
Wendy menggelengkan kepalanya"Bukan itu masalahnya,sebenarnya satpam itu menyuruhku untuk membuatkan kopi untuknya,namun karena aku memiliki banyak pekerjaan,aku harus menolak permintaannya"jawab Wendy.
"Jadi seperti itu"ucap George"Oh iya,ngomong-ngomong kenapa dari tadi aku tidak melihat petugas sepertimu disini?"tanya George.
"Itu....sebenarnya hanya aku yang ada disini"jawab Wendy.
__ADS_1
George tertegun sejenak"Hanya kau,dan semua pekerjaan kebersihan dan pelayanan hanya dilakukan olehmu"ucap George.
Lalu dia menoleh ke Direktur Nicholas"Direktur,apakah kau hanya mempunyai 1 petugas kebersihan?"tanya George.
Direktur Nicholas menggelengkan kepalanya "Tidak,seingatku kami memiliki kurang lebih 10 orang petugas seperti Wendy"jawab Direktur Nicholas.
"Lalu dimana mereka?"tanya George lagi.
Direktur Nicholas tidak tahu harus berkata apa,memang benar bahwa dari tadi dia tidak melihat petugas lain,atau mungkin dari seminggu yang lalu,tapi karena pekerjaan kebersihan bank selalu berea,dia tidak mempermasalahkannya.Akhirnya Direktur Nicholas menatap Wendy untuk meminta jawaban.
"Sebenarnya para senior sedang cuti,mereka bilang bahwa masing-masing dari mereka ada acara keluarga, jadi mereka memintaku untuk meng-handle semuanya"ucap Wendy.
George menatap Direktur Nicholas setelah mendengar apa yang dikatakan Wendy"Semuanya cuti?Apakah mereka semua pemalas?Apa ini etos kerja yang dimiliki bank ini?Kenapa sekarang aku jadi ragu untuk menabung disini?Apakah aku harus memindakahkan uangku ke bank lain agar uangku tetap aman?".
"Tuan George,kami mohon jangan pergi dari kami,kami akui kami lalai dalam mengelola karyawan kami,kami janji akan segera menyelesaikan masalah ini dan meningkatkan kualitas kami jadi mohon jangan pergi dari kami"ucap Direktur Nicholas,George adalah nasabah besar dan jika George pindah ke bank lain karena ketidakbecusannya maka amukan dari pusat pasti tidak terhindarkan dan ada kemungkinan dia akan dicopor dari jabatan direktur yang telah dia perjuangkan selama setengah umurnya.
"Untuk sekarang aku akan percaya kepadamu"balas George,dia lalu kembali menatap Wendy.
"Wendy,meskipun kau adalah petugas kebersihan disini,namun kau tidak ada kewajiban untuk mengerjakan semuanya walaupun para seniormu sedang cuti,jadi kenapa kau mengambil semua pekerjaan itu?"yanya George.
"Tuan,sebenarnya saya juga tidak mau mengambil semua pekerjaan ini,tapi para senior mengatakan bahwa mereka akan memberikan setengah gaji mereka apabila saya mengerjakan semua pekerjaan mereka.Karena saya sangat membutuhkan uang,jadi saya mengambil semua pekerjaan mereka"jawab Wendy.
"Kenapa kau sangat membutuhkan uang itu?"tanya George lagi.
__ADS_1