Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah

Sistem Kekayaan : 7 Batu Bertuah
Regina


__ADS_3

"Wow kak,sejak kapan kau belajar beladiri?"tanya Aurora dengan bersemangat.


"Baru-baru ini aku memang mempelajari beladiri"jawab George.


"Oh iya,sekarang kita mau kemana?"tanya George


"Kita ke toko perhiasan,aku ingin membelikannya untuk ibu"jawab Aurora lalu melangkah pergi.


"oh,itu ide yang bagus"George mengikuti langkah Aurora.


Didepan sebuah toko,George dan Aurora berhenti dan melihat sebuah nama besar menempel di toko tersebut.


Nama itu berbunyi "Elegant Jewelry" sebuah nama yang mengartikan keanggunan untuk pemakai perhiasan mereka.


"Wow,tokonya besar sekali ya kak,aku yakin ibu akan suka dengan perhiasan dari sini"ucap Aurora dengan bersemangat.

__ADS_1


Tetapi,saat sudah memasuki toko dan melihat-lihat perhiasan disana,wajah Aurora berubah masam.


"Kak,harga perhiasan disini sangatlah mahal,mereka semua berada diluar tabunganku"ucap Aurora dengan lirih.


George mengiyakan ucapan Aurora,dia bisa saja membantu Aurora agar bisa membeli perhiasan disini, tapi dia tidak ingin mengganggu niatan Aurora untuk bisa membeli hadiah ulang tahun untuk ibunya dengan hasil jerih payahnya sendiri.Bagi George hadiah tidaklah harus mahal,namun niatan dan makna dibalik hadiah itulah yang terpenting.


"Wah wah wah,bukankah ini si miskin Aurora dari kelas kita,kenapa dia berada di toko kelas atas ini,membuatku jijik saja"saat George dan Aurora hendak pergi,suara seorang wanita menghentikan langkah mereka.


Aurora berbalik,wajah nya menjadi muram ketika melihat wanita itu,wanita yang paling tidak ingin dia temui,Regina Jenkin bersama 2 orang wanita dan seorang pria.


"Tentu saja untuk membeli perhiasan,lalu untuk apa kau ada disini,mengemis?"ejek Regina.


"Ha ha ha ha"ejekan Regina disambut dengan gelak tawa 2 orang temannya.


"Siapa yang mengemis,tentu saja aku kesini untuk membeli perhiasan"ucap Aurora dengan amarah.

__ADS_1


Regina berhenti tertawa"Oh begitukah?Kalau begitu maafkan aku,dan bisakah aku melihat perhiasan mana yang mau kau beli"ucap Regina dengan sopan,tapi semua orang tahu bahwa ada sebuah ejekan dari nadanya.


Aurora tiba-tiba merasa menyesal karena mengatakan hal itu,padahal dia bisa saja mengabaikan Regina dan berjalan keluar dari toko itu.


Dia menyesal karena tidak bisa menahan amarahnya, andai saja dia tidak bisa melakukan apa yang dia katakan, Aurora yakin Regina akan mengejeknya,tapi Aurora sudah terbiasa mendapatkan penghinaan itu sehingga dia bisa mengabaikannya,namun sekarang dia bersama kakaknya,Aurora takut bahwa kakaknya juga akan ikut terhina.


"Apakah nona Aurora disini hanya bermulut besar dan tidak bisa membuktikan perkataannya"ucap Regina yang membuyarkan pikiran Aurora.


Aurora menggigit bibir dengan keras,dia bersiap untuk pergi dan menarik kakaknya mengikutinya.Namun saat dia hendak melangkah pergi,kakaknya baru membuka suara.


"Siapa bilang Aurora tidak bisa membeli perhiasan disini, kalau dia mau dia bisa saja membeli perhiasan yang paling mahal"ucap George,dia sudah sangat geram terhadap perlakuan wanita dideepannya kepada adiknya.


"Oh,siapa ini?Apakah dia pacarmu Aurora?"tanya Regina dengan hati-hati,dia tahu mempunyai kecantikan yang luar biasa,dia takut bahwa Aurora mempunyai hubungan dengan tuan muda kaya raya yang tidak bisa disaingi pacarnya.


"Aku George Zebel,kakaknya"George memperkenalkan diri,saat mendengar ini,Regina menjadi lega,siapa Aurora, dia adalah anak yatim piatu dari panti asuhan dan kalau pria disamping Aurora adalah kakaknya,maka pasti dia juga seorang yatim piatu.

__ADS_1


"Oh apakah yang dikatakan tuan George benar bahwa Aurora bisa membeli perhiasan paling mahal disini dengan mudah"ucap Regina dengan suara agak keras,dia sudah punya rencana di otaknya.


__ADS_2