
Beberapa saat setelah mobil melaju,Wendy menanyakan sesuatu kepada George"Tuan George,kenapa kau mau membantuku sampai sejauh ini?"tanya Wendy.
"Orang baik akan bertemu nasib baik"jawab George"Kau tadi telah membantuku dan aku hanya membalasnya"lanjutnya.
"Tapi....aku hanya melakukan hal kecil kepadamu"ucap Wendy lagi.
"Kecil atau besar bukanlah masalah,yang terpenting adalah keberanianmu dalam berbuat kebaikan.Disaat orang lain hanya diam dan melihatku,kau berani menyuarakan pendapatmu untuk membantuku"balas George.
Wendy hanya mengangguk saja mengdengar jawaban George,tak lama mereka sudah sampai dirumah sakit tempat ayah wendy dirawat.
'Bukankah ini tempat ibu Yumi dirawat,lebih baik aku mengunjunginya nanti'batin George,mereka berdua lalu masuk ke rumah sakit dan menuju tempat resepsionis.
Setelah sampai didepan resepsionis,George menanyakan tentang seluruh biaya perawatan dan operasi ayah Wendy lalu membayarnya secara langsung.
"Terima kasih tuan George,terima kasih,saya tidak tahu lagi apa yang akan saya lakukan apabila tidak bisa melunasi seluruh biayanya"ucap Wendy sambil menangis.
__ADS_1
"Tidak apa-apa,aku harap ayahmu bisa cepat sembuh setelah operasi nanti"balas George.
Setelah mengatakan itu,George sekilas melihat sosok wanita yang mirip Yumi yang tengah duduk termenung disebuah bangku.
"Wendy,lebih baik kau beritahu ayahmu dan temani dia sekarang,kau bisa mulai bekerja besok"ucap George.
"Baik tuan George"Wendy lalu pergi menuju ruangan ayahnya dirawat.
Setelah Wendy pergi,George menghampiri sosok wanita yang dilihatnya tadi"Hai,Yumi"panggil George.
Sosok wanita itu menoleh kepada George dan benar saja bahwa wanita itu adalah Yumi.
Wajah Yumi menunjukan kesedihan"Sebanrnya kemarin adalah jadwal operasi ibuku,jadi aku menemaninya disini dari kemarin"jawab Yumi.
"Benarkah?Kenapa kau tidak memberitahuku?aku juga bisa menunggu operasi ibumu bersamamu"ucap George "Lalu bagaimana operasinya,berhasilkan?"tanya George.
__ADS_1
Yumi tidak langsung menjawab,dia menarik nafas dalam untuk menenangkan pikirannya"Operasinya berhasil, namun ibu tak kunjung sadar juga dan setelah dokter memeriksa lagi,ibuku didiagnosis penyakit aneh yang tidak diketahui dan kemungkinan penyakit aneh itulah yang menyebabkan ibuku masih belum sadar san..."jawab Yumi,dia menjeda kalimatnya untuk mengambil nafas dalam lagi "Penyakit aneh inilah yang terus memperparah kondisi ibuku,dokter tidak tahu lagi apa yang harus mereka lakukan jadi sebelum mereka tahu penyakit apa itu,mereka belum bisa bertindak apa-apa"lanjutnya,dia lalu menumpahkan air matanya dan memeluk George.
George membalas pelukan Yumi dan menepuk punggungnya dengan ringan agar Yumi tenang "Bersabarlah,selama kita berusaha aku yakin ibumu pasti sembuh"kata George"Oh iya,bolehkah aku menjenguk ibumu?"tanya George,dia ingat sisyem pernah berkata bahwa dia bisa menyembuhkan penyakit ibunya Yumi ketika ilmu medisnya telah mencapai tingkat menangah.
Yumi melepaskan pelukannya kepada George dan mengusap air matanya"Boleh saja,ayo ikuti aku"ucap Yumi,dia lalu berdiri dan berjalan menuju tempat ibunya berada diikuti George dibelakangnya.
Setelah sampai diruang dimana ibu Yumi dirawat,George langsung menggunakan sistemnya untuk memeriksa ibunya Yumi.
...[Penyakit tidak diketahui,penyakit telah menjadi semakin parah sehingga ilmu medis menengah tidak bisa mengobatinya]...
Itu adalah pesan yang diterima George.
'Apa-apaan ini?Sebenarnya seberapa parah penyakit ini sehingga sistem ini tidak bisa menganalisanya'batin George.
"Yumi,aku doakan ibumu agar cepat sembuh,aku juga akan mencari seseorang yang bisa untuk menyembuhkan penyakit ibumu ini,aku janji padamu"ucap George.
__ADS_1
Yumi hanya mengangguk"Terima kasih George atas doamu dan usahamu dalam membantu ibuku"balas Yumi.
"Tidak masalah"balas George,dia memutuskan untuk menemani Yumi sampai malam hingga dia memutuskan untuk pulang.