
"Luar biasa,sangat cocok antara suara pria dan wanita nya" puji salah seorang pria.
"Benar,aku sempat berpikir bahwa mereka sudah berlatih sejak jauh hari".
"Apakah mungkin mereka diam-diam berpacaran".
Teman sekelas yang lain mulai berkomentar,banyak juga yang menjilat kepada sebastian.
"Kalian tidak perlu memujiku begitu,di antara kita masih ada yang suaranya lebih bagus dari ku"kata Sebastian berusaha merendah.
"Benarkah?Siapa orang itu Sebastian?"tanya Joe.
"Tentu saja George,dia pasti memiliki suara yang lebih bagus daripada aku"jawab Sebastian sambil menatap ke arah George.
"Apakah kau ingin berduet dengan Tanya George?"tanya Sebastian,lalu semua orang menatap ke arah George,Tanya juga menatap George berharap jawaban darinya.
"Tentu saja,mana mungkin aku tidak mau berduet dengan sahabatku"setelah itu dia berdiri dan berjalan menuju Tanya,dia mengambil microfon dari Sebastian dan berdiri disamping Tanya.
"Kau mau menyanyikan lagu apa George?"tanya Tanya.
"Apa saja boleh"jawab George.
"Tidak-tidak,kau yang harus memilih,aku bisa menyanyi semua lagu"kata Tanya sambil menggelengkan kepalanya.
"Baiklah,bagaimana kalau lagu dari penyanyi Sylvia lumber dengan lagu...."kata George.
"Oke"balas Tanya,lalu lagu mulai di mainkan dan George serta Tanya mulai bernyanyi.
Saat Tanya mulai bernyanyi,semua orang mulai menikmati lagu karena suaranya sangat merdu namun saat George mulai bernyanyi semua orang menjadi terkejut,di karenakan suara George yang tak kalah merdu di bandingkan suara Tanya.
Diantara semua orang yang terkejut,ada dua orang yang paling terkejut,mereka adalah Sebastian dan Tanya.
Sebastian menggertakan giginya karena marah,dia awalnya menyuruh George maju karena ingin mempermalukannya,dia tidak mengira George akan bernyanyi dengan sangat bagus sehingga rencananya gagal total.
Disisi lain Tanya melongo mendengar suara George,dia segera tersadar ketika George mengeraskan suaranya untuk memberi kode padanya bahwa gilirannya sebentar lagi,Tanya mulai bernyanyi dengan lebih bersemangat.
"Tak kusangka George juga mempunyai suara yang begitu indah"puji salah seorang wanita.
__ADS_1
"Betul,jika mereka bernyanyi duet mereka mungkin bisa memenangkan acara perlombaan mencari bintang negara" timpal yang lain.
"Aku setuju,mereka sangat cocok"timpal yang lain lagi sambil mengangguk-anggukan kepalanya.
Sebastian menjadi lebih marah ketika mendengar orang-orang mulai memuji George.
Akhirnya lagu selesai dibawakan,saat lagu berakhir,Tanya tiba-tiba melompat ke arah George dan memeluknya.
George tercengang atas aksi berani Tanya,tapi dia juga segera membalas pelukan Tanya.
Setelah beberapa saat mereka akhirnya melepaskan pelukannya.
"Maaf,tadi aku terlalu bersemangat"kata Tanya dengan lirih lalu dia berbalik dan berjalan menjauh,mukanya memerah dan dia sedikit menyunggingkan senyum karena berpikir hubungannya dengan George sedikit mengalami kemajuan,untungnya dia menunduk sehingga tidak ada orang yang melihat senyumannya.
George dibelakang hanya menggelengkan kepalanya dan mengikuti Tanya dari belakang lalu kembali duduk.
Lalu semua orang disana melanjutkan kegiatan reuni dengan mengobrol dan bermain hingga tengah malam.
,"Tolong perhatiannya sebentar,karena hari sudah larut sebaiknya kita akhiri kegiatan reuni ini,sangat menyenangkan bisa berkumpul dengan kalian semua" kata Sebastian dengan sopan.
"Aku setuju denganmu"balas yang lain lagi.
"Baiklah,lain kali aku akan mengatur kegiatan seperti ini lagi"kata Sebastian lalu dia menopeh ke arah Tanya.
"Sekarang sudah larut,bolehkah aku mempunyai kesempatan untuk mengantar mu pulang Tanya?"tanya Sebastian.
"Wah,diantar Sebastian,kenapa aku merasa sangat iri kepada Tanya ya?"kata seorang wanita.
"Betul,Tanya sangat beruntung mempunyai kesempatan itu" balas wanita lain.
"Tidak perlu,aku bisa mencari taksi"tolakan Tanya membuat kaget semua orang, Sebastian lebih marah ketika mendengar itu,tapi dia segera menekan amarahnya.
'Awas saja kau nanti,jika aku bisa mendapatkan mu,kau akan ku siksa di ranjang sampai kau meminta ampun' batin Sebastian.
"Sekarang sudah larut,taksi jarang lewat disini,akan berbahaya jika perempuan sepertimu terlalu lama di luar, bukankah lebih baik kau ikut aku" kata Sebastian.
"Wah,Sebastian sangat perhatian kepada Tanya,aku sangat iri"kata seorang wanita.
__ADS_1
"Sebastian memang gentle sekali,aku semakin menyukainya"kata wanita lain.
Banyak wanita memuji Sebastian karena sikap lelaki nya, tapi Tanya tahu bahwa jika dia menerima ajakan pulang Sebastian,dia pasti tidak akan pulang ke rumah neneknya, dia mungkin akan dibawa Sebastian ke sebuah hotel dan Sebatian akan mencemarinya.
"Tidak perlu,lagipula rumah kita berbeda arah,itu akan terlalu merepotkan mu,aku akan pulang bersama George saja"kata Tanya.
"Apa?Bersama George,apakah dia mempunyai mobil?" tanya Sebastian dengan agak meremehkan.
"Benar yang dikatakan Sebastian,mungkin George nanti akan mengantar Tanya dengan sepeda sewaan dipinggir jalan"timpal Joe.
"Ha ha ha ha"semua orang tertawa setelah mendengar kata-kata Joe.
"Aku punya mobil,aku yang akan mengantar Tanya pulang" kata George tiba-tiba mengagetkan semua orang.
"Ha ha ha George,kau tidak bercanda kan,kau punya mobil, kalau begitu aku adalah seorang presiden perempuan negara ini"ejek Giya setelah mendengar kata-kata George.
"Sayang,jangan seperti itu,George mungkin benar-benar punya mobil,tapi kita tidak tahu mobil apa itu,mungkin saja sebuah van pengantar ikan"balas Joe sambil memeluk pinggang Giya.
"Ha ha ha ha"semua orang tertawa lagi,mengantar gadis pulang dengan van pengantar ikan bahkan jauh lebih memalukan dari pada menaiki sepeda,gadis itu mungkin akan di panggil bau ikan asin selamanya setelah pulang nantinya.
"Kalian tidak boleh menghina seperti itu,meskipun mobil George adalah van pengantar ikan tapi dia masih mau berbaik hati mengantarkan Tanya pulang"kata Sebastian, lalu dia melirik ke arah Tanya.
'Rasakan itu,kau harus menelan harga dirimu jika ikut George,tapi jika kau masih ingin ikut aku maka akau akan menerimamu dengan senang hati' batin Sebastian.
Tapi reaksi Tanya saat ini tidak pernah di harapkan oleh Sebastian.
"Tidak apa mengantarku dengan van pengatar ikan, setidaknya aku tidak harus menunggu terlalu lama diluar untuk mencari taksi,seseorang mengatakan bahwa hal itu sangat berbahaya bagi wanita"kata Tanya sambil menatap George.
"Tenang saja Tanya,mobil ku bukan van pengantar ikan seperti yang mereka katakan,sekarang ayo aku antar kau pulang"George menarik tangan Tanya keluar dari kamar pribadi itu.
"Huh,aku tidak percaya hal itu,bagaimana kalau kita mengikutinya ke parkiran,kita buktikan apakah ucapannya benar atau tidak"dengus Giya dengan kesal.
"Aku setuju"lalu semua orang menuju ke parkiran dan mencari keberadaan George dan Tanya.
Saat mereka berkumpul kembali karena tidak menemukan George dan Tanya,sebuah mobil sport mewah menghampiri mereka.
"Apakah mobil ini terlihat seperti van pengantar ikan?"tanya seorang pria dari dalam mobil.
__ADS_1