
...[Ding]...
...[Batu Bertuah telah ditemukan]...
George sedikit tersenyum saat mendengar notifikasi dari systemnya.
"Tuan Zebel,ini sedikit hadiah dari kami.Saya harap anda menyukainya"kata Federick sambil mendorong sebuah koper ke arah George.
George menerima hadiah dari Federick,dia sedikit membuka koper untuk memastikan bahwa didalamnya adalah barang yang dia cari.
Saat melihat batu bertuah keduanya,George agak kaget karena batu itu terpasang pada liontin,sangat berbeda dengan batu pertamanya yang masih mentah dan belum diolah.
"Apakah anda tidak menyukai hadiahnya tuan Zebel?"tanya Federick dengan takut karena melihat George yang dari tadi diam saja setelah melihat isi koper.
George melihat ke arah Federick"Tidak ada masalah,aku hanya terkejut karena batunya terpasang pada liontin, padahal batu yang kupunya masih mentah dan belum diolah"balas George.
"Oh,itu adalah harta warisan keluarga saya,liontin itu di berikan oleh istri kepala keluarga kepada istri calon kepala keluarga dan saat ini liontin itu adalah kepunyaan istri saya"kata Federick.
__ADS_1
"Apakah tidak apa-apa jika aku menyimpan harta keluargamu?"tanya George.
"Tidak ada masalah sama sekali tuan Zebel,itu adalah hadiah kecil dari kami"jawab Federick,tapi sebenarnya dalam hati kecilnya dia merasa sakit,tapi untuk penyelesaian masalah yang dia hadapi,liontin itu adalah harga yang murah.
"Kalau begitu aku terima hadiahmu.Sebagai rasa terima kasih,kalau kau mengalami masalah kau bisa meminta tolong padaku.Oh iya,lain kali kau bisa memanggilku George saja"ucap George setelah menyimpan hadiahnya.
Akhirnya,inilah kata-kata yang ditunggu federick dan istrinya sedari tadi.
"Emmm,sebenarnya tuan George,saya sedang menghadapi masalah yang cukup rumit,namun saya ragu apakah harus meminta tolong kepada anda atau tidak"ucap Federick.
"Tuan Federick,apakah anda meremehkan saya?Katakanlah!Lalu aku akan membantumu semaksimal mungkin"balas George.
...
"Siapa namanya tadi?"tanya George setelah mendengar cerita Federick.
"Dia adalah Jean Manami,apakah ada madalah tuan George?"tanya balik Federick.
__ADS_1
George menggelengkan kepalanya"Tidak sama sekali,tapi aku seperti pernah mendengar namanya di suatu tempat" jawab George.
"Jean Manami,Je-an Manami,Jean,Jean..."ucap George sambil mengingat-ingat.
"...Manami".
"Akh,ternyata dia"George akhirnya ingat,Manami adalah nama keluarga dari ayah mertua Bohr.
Memikirkan itu George tersenyum tidak berdaya,kepala keluarganya ingin memiliki wanita yang lebih muda,salah seorang anaknya menginginkan istri orang dan putri kepala keluarganya telah berhasil merebut suami orang. Keluarga ini benar-benar kacau.
"Apa benar tidak ada masalah tuan George?"tanya Federick lagi karena melihat ekspresi George yang berubah-ubah.
Mendengar pertanyaan Federick membuat George tersadar dari lamunannya.
"Tidak ada masalah sama sekali"jawab Georfe"Tentang permintaanmu tadi aku menyanggupinya,kebetulan aku memang ada sedikit urusan dengan keluarga itu,cepat atau lambat kami pasti akan bertemu"ucap George.
"Benarkah?Terima kasih banyak telah mau menolong kami tuan George"ucap Federick sambil menundukan kepalanya.
__ADS_1
"Anda tidak perlu sampai menundukan kepala seperti itu tuan Federick"ucap George karena tidak enak ada orang yang lebih tua menunduk padanya.
Federick kemudian menegakkan kepalanya kembali.