
Dengan hasil ini Steve berhak maju ke babak selanjutnya, sedangkan Lynex yang masih tidak percaya bisa mengalami kekalahan segera di bawa oleh kelompoknya untuk diobati.
Kali ini Steve tidak terluka dan lawan juga tidak binasa, tidak ada kejadian seperti pertarungan pertama, para peserta sudah menyusut menjadi sepuluh orang.
Cleo merasa senang sehinga tanpa sadar memeluk Steve, " hebat sekali jurus anda Steve " katanya dengan penuh semangat.
Steve tersenyum tipis yang semakin menambah ketampanannya, dia tadi sebenarnya sempat heran melihat kemampuan lawan, jurus Lynex ini juga bisa dia kuasai bahkan dia bisa membelah diri menjadi beberapa ratus bagian, makanya dia tahu cara mengantisipasi apa yang dilakukan oleh Lynex.
Beberapa panita masuk ke dalam ruangab untuk mengundi kesepuluh orang yang akan bertarung, di dalam ruangan panglima memerintahkan kepada panitia agar menganti dua peserta, dia dan salah satu perwira militer akan ikut serta dalam kompetisi.
Perwira akan melawan Steve, dan dia sendiri akan menanti jika Steve yang muncul sebagai pemenang, dia dan perwira militer segera mengubah wajah mereka menjadi peserta dengan ilmu perubah wajah.
Panitia sudah keluar dan menetapkan lawan masing masing, kali ini Steve berhadapan dengan Bjork, dia tidak tahu bahwa Bjork adalah perwira mliter yang sudah sanga berpengalaman dalam pertarungan.
Bjork yang sudah melihat pertempuran sebelumnya tidak mau gegabah apalagi meremehkan lawan, sebagai perwira militer aktif dia harus mengunakan pengalaman tempurnya menghadapi musuh, tangannya menyentuh tanah, segera pasir berkumpul dan menjadi pelindung tubuh, setelah sempurna tangannya berubah menjadi logam yang panjang dan tajam.
Steve yang melihat kemampuan lawan juga mempersiapkan dirinya, dia tahu lawan lebih kuat dari sebelumnya, dan dia juga baru pertama kali melihat jurus seperti itu, Bjork segera melompat dengan menusukan tangan logamnha ke tubuh Steve, tapi tubuh Steve berubah menjadi partikel dan menyatu dengan udara, tapi Bjork yang kaya dengan pengalaman tempur segera mengurung partikel di udara dengan pasir yang berada disekitar tubuhnya.
__ADS_1
Steve tidak menyangka bahwa pasir yang rapat mampu mengurung atom, dia terperangkap di udara, Bjork yang melihat lawan sudah terperangkap segera terbang dan menusukan tangan logam ke arah partikel yang sudah terkurung pasir.
Bruakk..
Pasir menjadi hancur lebur dan partikel tersebar di udara terkena hantaman dari pukulan tangan logam yang sangat kuat, partikel yang menyebar menyatu kembali dan sosok tubuh muncul dengan keadaan terluka.
" Sangat menyakitkan pukulan itu " Steve merasa geram, dia marah sekaligus memuji keahlian lawan, cara lawan mengurung dirinya sama dengan hukum fisika.
Belum sempat mengambil nafas Bjork menyerang kembali, kali ini pukulan dari tangan logam yang datang bukan hanya satu tetapi berubah menjadi seratus pukulan yang sangat keras.
Steve mengeluarkan jurus membelah diri, tubuhnya berubah menjadi dua ratus orang dengan kekuatan yang sama, seratus bagian dirinya menahan pukulan yang datang dan seratus bagian yang lain memukul Bjork dari segala arah dengan kekuatan maksimal.
Panglima dan penonton yang melihat pertarungan itu bergidik ngeri mereka terkejut melihat musuh Steve telah berubah menjadi serpihan daging, sunguh kemampuan yang sangat mengerikan.
Cleo juga terperanjat, bagaimana mungkin pria ini mampu membelah diri menjadi ratusan dan kemudian belahan diri mempunyai kehendak dan kemampuan masing masing tidak terikat satu dengan yang lain. Tapi dia merasa senang, baginya yang penting Steve menang, dia tidak peduli dengan musuh Steve.
Sudah dua kali Steve membantai peserta turnamen, kali ini panitia betul betul menjadi marah, turnamen bukan ajang pembantaian, mereka berencana akan mendiskualifikasi pria ini, tapi Cleo datang dan membentak mereka " tidak ada dalam aturan bahwa peserta yang terluka dan tewas dalam pertarungan menjadi tangung jawab dari lawan, aturan mana yang kalian terapkan, itu sudah resiko dari keikut sertaan mereka " teriak Cleo dengan keras.
__ADS_1
Panitia tahu bahwa keluarga Cleo adalah keluarga bangsawan kerajaan, mereka akhirnya tidak jadi mendiskualifisikasi Steve, sebenarnya itu bukan salah pria ini, karena musuh juga mengeluarkan kemampuan yang mengerikan, jika tidak melawan maka pemuda ini yang binasa, cuma mereka terkejut melihat keadaan peserta yang menjadi serpihan daging, kecuali peserta mati dalam keadaan utuh mungkin panitia tidak bereaksi berlebihan.
Steve menarik tangan Cleo dan berbisik " terima kasih atas dukungannya, jangan marah marah nanti cantiknya hilang " canda Steve yang membuat wajah Cleo bersemu merah, dia segera mencubit perut pria ini, entah bagaimana tiba tiba hatinya menjadi terikat dengan pria ini bahkan dia juga sempat melakukan hal yang tabu, telanjang di hadapan pria ini.
Pertarungan segera dilanjutkan, kali ini hanya tersisa lima orang, tiga orang mundur dari pertarungan setelah melihat keganasan Steve, mereka memang ingin menjadi bangsawan tetapi tidak sampai mengorbankan nyawa, begitu mahal harga yang harus dibayar, lebih baik mereka mencari kesempatan lain.
Hanya tersisa Steve dan panglima yang sedang menyamar, Steve segera mengamati lawan, keningnya berkerut melihat ketenangan dari lawannya " pertarungan ini tidak akan mudah " gumam Steve dalam hati.
Panglima segera mempersiapkan diri, dia memusatkan seluruh kekuatan tubuhnya berada di kedua tangan, dan segera tangannya berkilau seperti perak, dia langsung mengeluarkan pukulan ke arah Steve, pukulan itu berubah menjadi seribu pukulan dengan kekuatan yang setara.
Steve merasakan tekanan dari kekuatan pukulan yang datang, dia sudah bersiap menahan pukulan musuh, tapi sunguh dia tidak menyangka pukulan itu berubah menjadi seribu tinju yang memukul tubuhnya dari segala arah, ketika satu pukulan masuk, ratusan pukulan lain datang bertubi tubi menghajar tubuhnya, sangat mengerikan dan terlalu lihai jurus ini, rasa sakit yang teramat sangat dirasakan oleh Steve, dia hanya mampu menahan pukulan ini dengan memusatkan kekuatannya keseluruh tubuh, dia tidak mampu mengelak, bahkan berubah menjadi partikel juga tidak sempat.
Steve roboh dengan sekujur luka di tubuh, wajahnya memucat, dia sangat marah, berusaha bangkit tapi jatuh kembali, dengan menguatkan tekad dia mencoba berdiri lagi walau dalam keadaan sempoyangan.
" Agrrhhhhhh !!! " wajahnya gelap karena marah, hawa hitam mengaliri tubuh, dia dalam keadaan upnormal, petir berwarna warni muncul di balik awam masuk ke dalam tubuh Steve, matanya bahkan sampai berkilat dengan petir kecil menyambar nyambar, dengan teriakan yang kuat sinar di matanya menyerang panglima, tidak cukup dengan itu badannya melesat dengan kecepatan cahaya meninju dari segala arah ke tubuh panglima.
Sadar bahwa keadaan lawan sudah tidak lagi terkontrol, panglima juga mengeluarkan kekuatan puncak, seluruh energi yang ada di udara diserap membentuk perisai, kalau tadi hanya mengunakan satu pukulan sekarang panglima mengunaka kedua tanganya untuk memukul, dan kedua pukulan itu berubah menjadi ribuan menghajar tubuh Steve.
__ADS_1
#pembaca yang outhor sayangi jangan lupa memberi vote dan bintang lima, agar novel ini selalu berada di urutan pertama popularitas, sehinga menambah semangat outhor dalam menulis, terima kasih atas dukungannya dan salam sayang dari outhor