Sistem Mata Dewa

Sistem Mata Dewa
Bab 70 Jangan Pergi Adikku Sayang


__ADS_3

Le ceng sudah berkerjasama dengan salah satu sahabat Lara yang bernama Ameli, dia meminta gadis itu meyakinkan Lara pergi dengannya ke tempat yang sudah dia tentukan tanpa di kawal oleh pengawalnya, caranya? Le ceng menyerahkan pada Ameli.


Ameli sebenarnya tahu dengan niat Le ceng yang tidak baik terhadap Lara, tapi Le ceng mengancamnya dengan cara menyebar video mesum yang mereka lakukan, demi Tuhan Ameli menyesal pernah tidur dengan Le ceng, dia tidak menyangka Le ceng membuat video mereka.


Ameli berbisik kepada Lara agar mau mengantarkan dan menginap di rumahnya, dia beralasan pusing dan tidak berani membawa mobil, Lara yang melihat keadaan Ameli yang pucat dan sedikit lesu merasa cemas, dia setuju ikut dengan Ameli.


" Sebentar ya, aku mau ngomong sama pengawal supaya bisa pulang sama kamu, biar pengawal kembali dulu ke kantor " kata Lara meyakinkan Ameli, dengan segera Lara meminta pengawalnya kembali ke kantor dia akan pulang ke rumah Ameli dan menjelaskan keadaan dan kondisi temannya yang sedang tidak sehat.


Pengawal sedikit merasa bimbang tapi karena ini hari kelulusan Lara mereka mengikuti keinginan dari nona cantik mereka yang selalu baik hati dan sopan kepada, para pengawal sangat menyayangi Lara mereka mencintainya seperti putri mereka sendiri.


Lara yang sudah dapat izin dari pengawal segera membawa Ameli dan mengendarai mobilnya, setelah dirasakan jauh dari tempat mereka berkumpul Ameli meminta Lara singah dulu disuatu tempat, dia berkata akan mengambil obat di sana, Lara yang pada dasarnya gadis yang baik menuruti kemauan sahabatnya tanpa merasa curiga sedikipun.


Mereka berhenti dan Ameli turun dari mobil, dia masuk ke dalam apotik dan berpura pura membeli obat, tiba tiba pintu mobil Lara dibuka dan dia melihat sosok pria yang membekap mulutnya dengan sapu tangan yang sudah di olesi dengan obat bius, seketika Lara merasakan dunianya menjadi gelap.


Le ceng segera membawa mobil itu ke pingiran kota, di sana terdapat vila yang dimiliki oleh keluarga Le ceng, dia membopong tubuh Lara dan membaringkannya di ranjang.


" Akhirnya kau ku dapatkan juga, tidak ada yang mampu menolak seorang Le ceng " ujarnya dengan tawa terbahak bahak seperti kerasukan setan.

__ADS_1


Dengan segera dia sudah membuka seluruh pakaian Lara, dia sangat bernafsu memandang tubuh yang indah dan sangat bersih itu, dia memainkan seluruh tubuh Lara dengan mulutnya, tidak lupa dia merekam semua adengan yang dilakukan, dengan adanya video ini Lara bisa menjadi budak nafsunya tanpa berani menolak nantinya.


Lara yang merasakan berat di tubuhnya segera sadar, dia melihat sosok pria yang sedang bugil memainkan tubuhnya, dengan segera dia memberontak dan menjerit histeris " tolong..tolong jangan lakukan jangannn " teriaknya penuh ketakutan.


Lara tahu pria itu Le ceng, dia memohon dengan berurai airmata, tapi Le ceng malah menampar Lara dengan keras dan melanjutkan perbuatannya, dia mengikat tangan dan kaki Lara dengan tali, kemudian Le ceng bangkit dan mengambil cambuk di kotak lemari kamarnya, dia seorang maniak.


Cetar..cetarr.


Bunyi cambuk itu menghujam tubuh Lara yang mungil, badannya sudah terlihat terluka di sana sini, dia sudah tak sangup untuk menerima siksaan itu, Le ceng semakin bernafsu dengan segera dia memasuki tubuh Lara dan mengaulinya dengan sangat kasar, Lara melolong kesakitan.


Setelah puas mengauli tubuh Lara, Le ceng segere menelepon teman temannya dan mengajak mereka untuk ikut serta menikmati tubuh gadis malang itu. Sekitar sepuluh menit kemudian tiga orang teman Le ceng sampai ke villa, mereka terkejut melihat seorang gadis yang sangat cantik dalam keadaan terikat dan tidak memakai busana, badannya terlihat memar bekas cambukan.


Setelah dirasa bersih ketiga orang itu megaulinya bergantian, sedangkan Le cen asik merekam perbuatan mereka, Lara yang sudah tidak kuat menerima perbuatan mereka akhirnya pingsan, dia dalam kondisi koma, Le cen yang menyangka Lara sedang berpura pura segera mencambuk tubuhnya kembali tapi badan itu tidak bergerak sama sekali, dia meraba kulit Lara yang sudah terasa dingin seperti mayat.


Le cen dan ketiga temannya panik dengan segera mereka membungkus tubuh Lara dengan selimut dan membawanya ke dalam mobil, setelah bertemu tempat yang di rasa cukup sepi mereka membuang tubuh gadis malang itu.


Steve sedang bermain bersama kedua anaknya, mereka saling bercanda satu, tapi hatinya tidak merasa bahagia, yang ada malah rasa sedih, ada apa ini ? pikirnya.

__ADS_1


Dia segera menghubungi Hana, dan Hana sedang baik baik saja dia bersama dengan Zhen meng di kantor jasa keamanan, Hana juga memberitahu Steve bahwa tadi Lara sudah titip pesan tidak pulang ke rumah dia tidur di tempat sahabat karibnya Ameli.


Steve sedikit panik dia segera menghubungi ponsel Lara, ponsel itu masuk tapi tidak ada yang mejawab, dia mencoba berulangkali tapi hasilnya sama Hp itu tidak ada yang mengangkat.


Merasa cemas karena tidak biasanya Lara berbuat demikian dia segera menghubungi Hana " Hana di mana rumah Ameli " kata Steve dengan suara setengah membentak, Hana yang tidak pernah mendapat perlakuan seperti itu dari Steve serta merta terkejut, ada dengan kakaknga bukankah dia sudah menyampaikan Lara tidur di rumah Ameli.


Merasa tidak nyaman Hana segera pulang ke rumah, dia melihat wajah Steve sudah memerah menahan marah, " ayo kak kita jemput Lara ke rumah Ameli " ajak Hana mencoba meredamkan kemarahan Steve.


Dengan cepat mereka menuju rumah Ameli, setibanya di rumah Ameli, Steve segera turun dan mengedor rumah itu, entahlah semakin kesini hatinya sangat merasa tidak nyaman, Hana yang melihat perbuatan kakaknya hanya bisa diam dan tak bersuara.


Pintu terbuka akibat gedoran keras dari Steve dia melihat seorang gadis yang sebaya dengan adiknya " dimana Lara? " tanya Steve dengan sorot mata yang tajam, Ameli merasa ketakutan melihat pria ini.


" Dia tadi dijemput sama temanya bernama Le ceng " kata Ameli menutupi perbuatannya. Steve tidak terima dengan jawaban enteng dari Ameli, dia menarik gadis itu ke dalam mobil dan minta ditunjukan di mana kediaman Le ceng.


Ameli dan Hana mengigil dengan perbuatan Steve bahkan kedua orangtua Ameli merasa ketakutan melihat wajah itu sudah berubah menjadi menyeramkan, mereka meminta Ameli segera pergi ke rumah Le cen menjemput Lara.


Dengan setengah menyeret badan Ameli, Steve melemparkan gadis itu ke dalam mobil " tunjukan arahnya " bentak nya denga keras.

__ADS_1


Ameli menuruti permintaan Steve, dia sama sekali tidak menyangka akan begini jadinya, tadinya dia hanya menduga bahwa Le ceng akan menyatakan cinta kepada Lara, mana tahu dia sampai sekarang Lara tidak ada khabarnya sama sekali, dia merasa menyesal mengikuti permintaan Le ceng.


__ADS_2