
Steve masuk kedalam kamarnya, dia sudah puas dengan pengaturan yang dilakukan oleh Jannet, sekarang dia hanya berpikir tentang apa usaha yang mesti dia lakukan, dia punya uang buat modal, punya keahlian yang dia tidak punya adalah koneksi dan relasi di Beijing, dia akan bicarakan nanti dengan Jannet.
Dibelahan daerah lain Shu qian sudah pulang ke rumah yang disambut dengan penuh kasih sayang oleh keluarga besar serta pelayan rumah, Shu qian merupakan putri tunggal dari keluarga besar di Beijing dan semuanya memperlakukan dia seperti seorang putri.
Shu qian menceritakan kejadian yang menimpa dirinya di atas pesawat, bukan hanya ibu dan ayah yang bersedih mendengar ceritanya semua paman dan bibinya juga sedih.
Orangtua Shu qian segera mengundang dokter pribadi melakukan cek up, mereka merasa khwatir dengan kondisi Shu qian, mereka akan memberikan yang terbaik soal uang tidak masalah, mereka kaya raya.
Dokter yang memeriksa kondisi Shu qian merasa heran, berulangkali dia melakukan pemeriksaan dan hasilnya sama
" Ini luar biasa, jantung Shu qian sudah pulih dan normal " hasil cek up yang diberikan oleh dokter membuat semua keluarga terkejut, bagaimana mungkin Shu qian bisa pulih dan normal seperti semula, sudah banyak dokter yang mereka datangi dan menyerah terhadap kondisi Shu qian
Tetapi apapun itu mereka sangat senang, Shu qian bisa berumur panjang dan menjalani kehidupan secara normal, Shu qian menceritakan tentang Steve dan cara pengobatannya, keluarga shu sebenarnya inggin berterima kasih tapi mereka juga tidak tahu keberadaan Steve, biarkan takdir yang akan mempertemukan mereka.
Hari ini Hana dan lara sudah mulai menjalani kegiatan belajar, Steve yang sedang mengendarai mobil merasa lapar dan berhenti disebuah restoran, dilihat dari segi bentuk restoran itu sangat mewah dan ramai dikunjungi.
Setelah mendapat tempat dan memesan makanan, dia memakan tanpa lagi melihat kanan kiri, baginya yang utama merasakan kelezetan yang terhidang di depan mata.
Namun, baru beberapa suap, terdengar keributan dari tiga meja yang berada di belakangnya, seorang pria terlihat kelenjotan seperti mengalami sakit akut, dan teman temannya kelihatan panik dan ketakutan
Tidak ada yang berani menyentuh pemuda yang sedang berkelenjotan menahan sakit, bahkan pelayanpun tidak berani mendekat, mereka mengetahui identitas pemuda itu sebagai tuan muda dari salah satu empat keluarga besar bermarga Zhen.
Steve heran melihat situasi yang terjadi, bagaimana teman pemuda dan pelayan tidak berani memberikan pertolongan, dengan segera dia menghampiri dan melakukan titik akupuntur dengan jarum perak.
__ADS_1
" Hay apa yang anda lakukan, jika terjadi kesalahan anda akan mendapat masalah besar ," pekik teman pemuda yang sakit, dia sudah menghubungi pihak rumah sakit dan keluarga besar Zhen
" Jika tidak inggin temanmu mati disini diamlah dan jangan banyak tanya " bentak Steve yang kesal melihat orang banyak omong tapi tidak mau bertindak apapun
Pemuda sakit itu perlahan menjadi tenang tidak lagi berkelonjotan menahan sakit, wajahnya memerah normal dan nafasnya mulai teratur, sekitar tiga menit dia kembali pulih
Semua teman dan tamu restoran memandang takjub dengab keahlian Steve, dengan cepat pemuda tadi mengengam tangan Steve dan mengucapakan terima kasih
Selintas dia merasakan ajalnya sudah sampai di pintu gerbang tapi ditarik kembali oleh suatu kekuatan yang membuatnya kembali sadar.
" Terima kasih banyak, saya tidak bisa bayangkan apa yang terjadi jika anda terlambat memberikan bantuan kepada saya, sesaat saya tadi bisa merasakan diambang kematian " pemuda tadi memeluk Steve dengan erat air matanya berlinang
" Tidak apa apa...jangan takut semua sudah berakhir " Steve menepuk lembut menenangkan pemuda tersebut.
Steve yang melihat Zhen meng sangat serius dengan mata penuh permohonan tidak mampu menolak, lagian dia juga butuh teman di Beijing, sekarang malah dapat bonus bukan hanya teman tetapi juga mendapatkan saudara tersumpah.
" Baiklah, jika itu keingginan anda, saya setuju menjadi saudara anda "
Zhen meng sangat gembira dan membawa Steve ke mejanya serta menuangkan angur dan kemudian meminumnya demikian juga dengan Steve, ini budaya daerah dari kota Beijing
Selang beberapa saat keluarga Zhen meng sampai direstoran yang diiringi oleh dokter rumah sakit, mereka yang semula panik mendengar berita tersebut menjadi tenang melihat kondisi Zhen meng dalam keadaan baik baik saja.
Dokter segera memeriksa keadaan Zhen meng, memeriksa denyut nadi dan mengukur tekanan nafasnya, dan hasilnya adalah normal.
__ADS_1
Walaupun berasal dari tuan muda terkaya dari empat keluarga besar sesunguhnya Zheng meng punya kekurangan yaitu penyakit tumor ganas yang terdapat di tubuhnya, dia bisa pingsan dan anfal setiap saat ketika rasa sakit itu muncul.
Keluarga Zhen tetap meminta Zhen meng pergi ke rumah sakit untuk melakukan cek up menyeluruh, mereka masih khawatir kondisi tuan muda, Zhen meng tidak menolak dia mengajak Steve ikut serta ke rumah sakit, bagaimanapun Steve adalah saudara dan dermawannya.
Karena memang tak ada kegiatan lain Steve tidak menolak, ketika dia akan membayar tagihannya, pelayan mengatakan semua sudah dilunasi oleh keluarga Zhen.
Segera Steve mengikuti Zhen meng ke rumah sakit, begitu sampai dia merasa takjub akan kemewahan dan kemegahan rumah sakit itu, rumah sakit kelas atas, pasti mahal untuk berobat disini pikirnya.
Steve menungu di ruang tunggu berserta keluarga dan teman teman zheng meng, setelah melakukan cek up menyeluruh dokter memberikan hasilnya bahwa tumor ganas yang ada di rubuh Zheng meng sudah hilang dan sembuh total.
Zhen meng dan keluarga merasa tidak percaya, tapi hasil cek up tidak mungkin berdusta, dia memandang Steve dengan perasaan kagum dan takjub, dia yakin Steve yang menyembuhkan penyakitnya
" Kakak tertua anda sunguh hebat sekali" peluk Zhen meng dengan riang, kepada keluarga nya zheng meng menceritakan bagaimana Steve menolong dan menyembuhkan penyakitnya bahkan Steve sudah menjadi saudara tersumpah dengannya.
Keluarga Zheng meng ikut berterima kasih kepada Steve dan mereka mengangap Steve sebagai saudara dan dermawan mereka.
Keluarga Zhen juga mengundang Steve datang ke rumah mereka, inggin mengenal Steve lebih jauh, mereka berangapan Steve bukan orang biasa.
Perjamuan diadakan secara meriah, Steve merasa terharu baru beberapa hari di Beijing dia sudah mendapatkan saudara, dan mereka memperlakukannya dengan baik dan ramah.
Steve menceritakan tentang asal usulnya, dia juga memberitahu lagi mencari usaha di Beijing.
Keluarga Zhen meng tersenyum dengan lebar, mungkin Steve tidak tahu tentang keluarga zhen sebagai keluarga terkaya di Beijing dan memegang hampir 50% industri di Beijing, dan Steve bertemu dengan keluarga yang tepat
__ADS_1