
Walaupun merasa senang, Zhen meng pulang dalam keadaan cemberut, Steve yang melihat itu hanya bisa tersenyum dan bertanya kepada Hana tentang apa yang terjadi.
Hana menjelaskan kejadian di restoran, Steve mendekati Zhen meng dan memukul pelan kepalanya
" Itu aja pakai acara cemberut, kalau betulan digondol orang baru tahu rasa " ledek Steve sambil berusaha menahan tawa
" Apaan sih kakak tertua kok gitu omongannya " Zhen meng langsung pucat dan gelagapan, dia sangat khawatir jika apa yang dikatakan Steve jadi kenyataan.
" Hahah , canda bro canda, jangan dibawa serius " dengan kejamnya Steve tertawa terbahak bahak melihat wajah Zhen meng yang sudah pucat pasi.
Hana tersenyum kecil dan memegang tangan Zhen meng seakan memberitahu bahwa itu tidak akan pernah terjadi, bagaimanapun dia sudah merasa nyaman dengan Zhen meng, ngga mungkin hatinya berubah begitu cepat, emang dia cewek apaan.
Puas meledek Zhen meng, Steve menarik tangannya dan mengajak keluar, dia mau membeli bahan bahan obat tapi dia tidak tau tempat, berencana mau membuat pil pencuci sumsum dan lulur untuk kosmetik wanita.
Besar harapan Steve jika pil dan lulur itu akan meledak di pasaran, dan untuk pemasaran dia akan berkerjasama dengan keluarga Shu, dan sebagian dia jual di rumah sakit miliknya.
Sistem sudah memberinya ribuan pengetahuan kuno dan modren, tentu sangat disayangkan jika tidak digunakan dan dimanfaatkan.
" Kita pergi ke toko yang menjual bahan obat dan rempah rempah " kata Steve kepada Zhen meng, memang dasarnya sifat Zhen meng patuh dan penurut dia mengikuti kemauan Steve tanpa banyak bertanya.
Setelah memilih bahan obat dan rempah yang dia inginkan Steve masuk kedalam kamar dan segera meracik, tapi dia butuh tungku untuk membuat semua bahan dan dia juga butuh tempat yang luas agar leluasa mengerjakan semuanya.
Ruang kosong di rumah dijadikan tempat peracikan, masalah tungku sudah teratasi dengan bantuan Zhen meng, memang adik ipar seperti Zheng meng sangat bisa diandalkan.
Bau obat segera menyebar kedalam semua ruangan, selang satu jam sudah selesai mengerjakan lima buah pil dan empat kotak lulur, dia akan memberikan adik dan calon iparnya masing masing satu buah pil dan dua kotak lulur buat adiknya.
__ADS_1
Sementara sisanya dia akan berikan pada keluarga Shu agar, biar mereka merasakan efek dan manfaatnya, jika mereka puas tentu akan bisa diproduksi secara massal, dia hanya akan menjual rumus pembuatan kepada keluarga Shu, dan biarkan keluarga Shu yang memproduksi dan melakukan penjualan.
Steve kemudian mengumpulkan Hana, lara dan Zhen meng, dia memberikan masing masing satu buah pil untuk diminum, bukan apa apa untuk membuat satu pil saja bahan bahannya sangat luar biasa mahal, tentu hanya keluarga yang dia utamakan terlebih dahulu untuk merasakan manfaat pil tersebut.
Tanpa ragu ketiganya meminum pil yang terasa manis dimulut, beberapa waktu manfaat pil mulai berkerja, semua bagian tubuh mereka mengeluarkan hawa dan lumpur hitam, seakan akan mencuci seluruh kotoran yang ada di dalam tubuh, ini yang di sebut pil pencuci sumsum tulang.
Satu jam sudah berlalu, proses pencucian tulang sumsum sudah mencapai batas maksimal, bau busuk segera menyebar keseluruh ruangan, Steve memerintahkan mereka pergi mandi membersihkan diri.
Lagi enak enaknya berpikir terdengar jeritan adiknya di dalam toilet, Steve terperanjat dan mengendor pintu toilet takut terjadi hal yang buruk terhadap kedua adiknya.
" Lara, Hana, ada apa dengan kalian berdua " Steve terus mengedor pintu toilet dengan panik
Belum mendengar jawaban dari adik nya Steve berencana mendobrak pintu kamar mandi, tapi sebelum mendobrak pintu kamar mandi sudah terbuka.
Sementara di kamar mandi satu lagi Zhen meng juga sudah keluar, dia terlihat tampan dengan kulit putih bersih, face wajahnya begitu sedap dipandang oleh mata.
Mereka bertiga melompat lompat gembira memeluk Steve, tidak pernah mereka bayangkan bahwa pil yang Steve buat begitu luar biasa manfaatnya.
Sementara di balik pelukan adik adiknya mata Steve berlinang hatinya terasa hangat dan bahagia melihat kegembiraan mereka, memang itulah tujuan utamanya soal penjualan pil nanti dipikirin waktu masih panjang.
" kakak tertua luar biasa, sangat fenomenal sekali ini, saya yakin akan menjadi incaran seluruh pria dan wanita " kata Zhen meng masih terlihat euforia kegembiraannya.
Bagaimana Zhen meng tidak gembira dia mendapatkan pil pertama kali buatan dari Steve dan hasilnya sangat luar biasa, dia merasa terlahir sebagai manusia yang tampan dan menawan, tapi apapun itu tidak akan membuat dia pindah ke lain hati, hatinya sudah mentok untuk Hana.
" Memang khasiatnya sangat luar biasa tapi bahannya sangat mahal " gumam Steve, bagaimanapun dia harus memikirkan daya beli masyarakat, apakah akan dijual hanya untuk kalangan atas atau untuk seluruh lapisan masyarakat.
__ADS_1
Jika memang dibuat untuk seluruh lapisan masyarkat dia harus memikirkan alternatif lain atau bisa saja dia membuat pil dengan tingkat kemampuan yang berbeda.
Dengan segera dia membungkus dua pil dan dua lulur yang tersisa dengan kotak yang mewah, dia akan menyerahkannya kepada keluarga Shu.
Malamnya dia sudah berada dikediaman keluarga Shu, kebetulan keluarga besar Shu semuanya sedang berkumpul. Steve menjelaskan kepada kepala keluarga Shu dia sudah membuat pil pencuci sumsum tulang dengan manfaat yang luar biasa.
Dia menyerahkan kepada kepala keluarga Shu dan menganjurkan Shu qian untuk mencoba satu ditempat sebagai pembuktian dan sisanya yang satu lagi akan diumumkan dan dibuktikan kepada publik sebagai daya tarik pemasaran.
Tanpa ragu dan penuh rasa sayang kepada Steve, Shu qian meminum pil tersebut di bawah tatapan pesimis dari keluarga besar Shu, mereka ahli farmasi dan ahli kesehatan tentu saja tidak yakin dengan apa yang telah diuraikan oleh Steve, jikapun mereka menangapi dengan baik tidak lebih sekadar rasa hormat karena Steve adalah dermawan mereka.
Rasa ragu dan pesimis tergantikan dengan rasa heran dan takjub, mereka melihat seluruh kulit Shu qian mengeluarkan lumpur hitam dan berbau busuk, setelah satu jam, Steve menyuruh Shu qian mandi membersihkan diri.
Memang perempuan sifatnya sama, begitu mendapat kejutan langsung berteriak, demikian juga dengan Shu qian dia berteriak di kamar mandi yang menyebabkan seluruh keluarga Shu menjadi panik dan cemas.
Tapi Steve kelihatan tenang, dia yakin Shu qian pasti sudah bercermin di kamar mandi dan melihat hasil yang menakjubkan sehingga tanpa sadar berteriak.
Menghindari pemikiran buruk Shun qian segera keluar dari kamar mandi, semua mata keluarga Shu terbelalak dengan perubahan pada wajah dan kulit Shu qian.
Wajah Shu qian lebih halus tanpa kerutan, putih bening seperti susu, kulitnya juga demikian bahkan urat di tangan yang berwarna hijau terlihat jelas saking mulus dan putihnya kulit Shu qian.
Wanita dari keluarga Shu segera merasa cemburu, mereka mengerubungi Steve dan meminta jatah pil agar mereka kulit mereka bisa seperti Shu qian.
Semua yang melihat Steve gelagapan tertawa terbahak bahak, mereka akan menghadapi perubahan besar dengan kemampuan pil yang diciptakan oleh Steve, bukan hanya Beijing mereka akan menjual ke seluruh dunia, dan sudah terbayang bagi keluarga Shu strategi dan keuntungan yang besar.
Selamat datang dunia baru kecantikan .....
__ADS_1