Sistem Mata Dewa

Sistem Mata Dewa
Bab 87 Jatuh Dan Bangkit Kembali


__ADS_3

Tubuh Steve yang meminum pil segera bereaksi, semua urat yang putus kembali menyambung, petir hitam dan biru yang masih beredar di tubuhnya perlahan menghilang, organ dalam tubuh yang terluka sembuh dengan cepat.


Beberapa waktu akhirnya dia kembali sadar, segera Steve memeriksa semua keadaan tubuhnya, sebelum pingsan dia bisa merasakan beberapa urat syarah tangan dan kakinya putus akibat terlalu memaksakan diri, tapi sekarang dia tidak merasakan apa apa, bahkan tubuhnya kembali merasa prima.


Steve berusaha untuk berdiri dan dia mampu tidak ada kendala bahkan ketika mengerakan tangan untuk meninju dan memukul semua normal, merasa heran dengan kondisinya dia ingat sistem memberi pil saat dirinya dalam keadaan kritis.


" Sunguh mengerikan kekuatan mkahluk itu, mungkinkah itu penguasa Morpheus ? apakah dia sudah mengeluarkan semua kekuatannya ? " banyak pertanyaan yang berada dalam pikirannya, tapi yang jelas Steve puas dia sudah berhasil menguji kekuatannya.


[ Penguna, jangan merasa takut, sistem sudah menganalisa kekuatan petir hitam, dan sistem sudah membuat pil kekuatan melebihi kekuatan petir hitam ini ] suara sistem tiba tiba muncul dalam pikirannya.


Steve terkejut dengan perkataan sistem, betapa besar pertolongan sistem ini pada dirinya, dari dia bukan siapa siapa bahkan sampai dia bisa menjelajah alam semesta, sistem selalu berasama dirinya.


Entah siapa yang menciptakan sistem ini dan memberikan untuknya, Steve segera meminum pil pemberian dari sistem .


[ Penguna cobalah mengumpulkan semua kekuatan ] sistem kembali memperingatinnya. Steve segera mengumpulkan semua kekuatannya, petir kembali menyambar tubuhnya, warna petir yang mengelilingi tubuhnya berwarna emas, setelah merasa cukup Steve segera melepaskan semua kekuatannya.


duar...duar....


Pohon di hutan hancur menjadi debu, kekuatan pukulan ini menghancurkan hutan seluas tiga kilometer, sangat mengerikan , Steve gemetaran melihat hasil pukulannya.


Puas dengan hasil pukulan itu, steve menguji kekuatan cahaya di matanya, cahaya itu berhasil melubangi tanah sedalam tiga ratus meter.

__ADS_1


Sementara di kerajaan Morpheus, penguasa juga sedang berlatih dengan keras, selama ini dia tidak mendapat lawan tanding, sekarang meski dia menang melawan musuh tapi jarak kekuatan mereka tidak begitu besar.


Raja kemudia mengunakan seluruh sumber daya, mengekstrak ratusan kristal hitam dan jinga untuk menambah kekuatannya, dia berkonsentrasi memusatkan seluruh kekuatan petir berwarna perak segera memasuki tubuhnya, dia segera melepaskan kekuatanya dan meghancurkan semua benda yang di lewati oleh pukulan tersebut.


Seluruh penghuni istana termasuk putra mahkota tercengang melihat kekuatan sang raja, sunguh maha dasyat dan tidak terbayangkan oleh mereka.


" Hidup baginda hidup baginda..selamat atas kekuatan barunya " sorak sorai mengema di istana merayakan kekuatan baru yang dimiliki oleh penguasa Morpheus, mereka berangapan bahwa raja sudah tidak terkalahkan lagi.


Penguasa Morpheus tersenyum penuh kebangaan, dia kembali mengenang masa lalu tentang sejarah keberadaan kristal. Dulu sebuah meteroit yang sangat besar jatuh di planet Morpheus, meteorit itu menghancurkan sebagian sepertiga wilayah kerajaan. Sisa sisa metorit berubah menjadi pecahan kristal dengan berbagai macam warna.


Setelah di teliti ternyata kristal itu mempunyai kekuatan masing masing sesuai dengan warnanya, penguasa Mopheus segera melakukan perubahan yang besar terhadap penduduknya yang berbentuk setengah manusia setengah mesin atau disebut dengan manusia mekanik, kristal ditanamkan ke tubuh mereka sebagai inti kehidupan dan juga mewakili kekuatan. Perubahan besar itu membuat bangsa Morpheus menjadi bangsa yang tidak terkalahkan di alam semesta awal.


Setelah ratusan bayangan dan ingatan berkelebat dalam benaknya, dia memasuki fase keheningan, semua menjadi kosong dan gelap, metode kultivasi seperti ini dapat menenangkan roh dan jiwannya, menumbuhkan semangat dan menghilangkan rasa takut.


Beberapa jam kemudian Steve membuka matanya, tubuhnya menjadi partikel dan bergabung di udara menuju kerajaan Morpheus.


Di kerajaan terlihat prajurit sedang berlatih dengan keras, memang sejak kedatangan Steve, kerajaan Morpheus meningkatkan kekuatan prajurit mereka. Kristal yang dipasangkan ke badan prajurit sudah berganti menjadi warna ungu, artinya tingkat kekuatan prajurit sudah berada pada level tiga.


Penguasa Morpheus merasakan ada yang tidak beres, dia merasa diperhatikan tetapi dia tidak melihat siapapun, dia menjadi waspada ketika teringat bahwa musuh bisa menjadi partikel dan bercampur dengan udara.


Tangannya mengepal membentuk tinju, kekuatan dia pusatkan di tangan dan kemudian menembakan energi yang kuat ke arah udara yang dirasakan berat dan hawanya lain dari udara lainnya.

__ADS_1


Steve yang melihat tembakan energi ke arahnya segera menekan tombol dan menyatukan kembali semua partikel menjadi dirinya, dia sangat terkejut bahwa penguasa Morpheus bisa mengetahui kehadirannya.


Melihat partikel itu sudah mewujud membentuk sosok manusia, penguasa Morpheus segera bertanya kepada Steve " siapa kamu ? ada dendam apa kamu sama bangsa kami ? tanya penguasa Morpheus.


Dia bertanya bukan karena takut, tapi merasa penasaran, dari mana makhluk ini berasal, kenapa kekuatannya bisa mengalahkan pasukan Morpheus yang tidak terkalahkan, apakah dia berasal dari gelembung alam semesta yang lain.


Steve menatap penguasa Morpheus dengan tenang, tidak terlihat sedikitpun rasa takut di wajahnya, dia percaya diri bisa mengalahkan raja ini " saya Steve, berasal dari planet bumi, mencari roh kristal kehidupan untuk menyembuhkan adik saya, dan kemudian ditangkap dan dijadikan budak oleh prajurit anda " jawab Steve yang membuat kening penguasa Morpheus menjadi berkerut.


Apakah manusia ini berbohong ? bagaimana mungkin dia bisa ditangkap oleh prajurit dengan kekuatan yang dia miliki, tidak masuk akal sama sekali, lalu apa itu planet bumi ? berada di galaksi mana ?


Merasa Steve mengolok dirinya raja Morpeus menjadi marah, padahal sesunguhnya Steve sudah jujur dengan kondisinya, dasar raja Morpheus saja yang tidak mengerti bagaimana Steve bisa mencapai kekuatan yang seimbang dengan dirinya.


" Saya memberikan pilihan kepada kamu, menyerah atau mati di sini " kata raja sambil menunjuk ke arah Steve.


Ada istilah yang selalu menjadi pedoman bagi Steve, " tidak ada kamus dalam hidupnya untuk menyerah kepada orang lain "


Dia hanya tertawa menatap remeh raja Morpheus " kalau tidak dicoba bagaimana anda bisa membunuh saya di sini " balas Steve sambil menantang balik raja Morpheus.


Tidak perlu basa basi lagi raja Morpheus segera menghilang dan sudah berdiri di depan Steve, dia melepaskan pukulan yang kuat ke tubuh lawan, tapi pukulan itu hanya mengenai angin, Steve sudah berpindah tempat dengan kecepatan yang tidak terlihat.


Seluruh penghuni istana yang melihat pertarungan itu hanya bisa melihat dua kilatan cahaya saking cepatnya gerakan mereka, mereka bisa membedakan dari warna cahaya, cahaya hitam raja mereka dan cahaya keemasan musuh mereka.

__ADS_1


__ADS_2