Sistem Mata Dewa

Sistem Mata Dewa
Bab 55 Kerinduan Kazumi


__ADS_3

Pekerjaan dan bisnis yang dilakukan membuat Steve menjadi sangat sibuk, bahkan dia lupa untuk memberikan air panjang umur kepada Shu qian dan Jannet.


Dibelahan galaxy lain tepatnya di planet Nibiru, Kazumi sudah lama menungu kedatangan Steve, tapi yang ditungu tidak pernah muncul, ingin rasanya Kazumi ?? pergi ke bumi menemui Steve, cuma nanti ayahnya kaisar Nibiru pasti menjadi curiga dan menyuruh pengawal mengawasinya.


Dia tidak mau hidup terkekang dalam pengawasan, tapi disatu sisi dia juga tidak berani mengambil resiko meningalkan Nibiru dan pergi ke bumi.


Akhir akhir ini dia merasakan perubahan dalam tubuhnya, dia sering merasa mual dan pusing, Kazumi ???curiga dia telah hamil.


Jendral Xing kembali mengundang Steve datang ke markas militer, mereka berbincang satu sama lain terutama megembangkan persenjataan untuk meningkatkan keamanan dan kekuatan negara.


Mereka sadar bahwa mereka tidak punya persenjataan nuklir sedangkan beberapa asia disekitar mereka sudah mulai membuat dan memiliki senjata nuklir, sebut saja India, Pakistan dan korea.


Tentu menjadi acamanan bagi mereka jika terjadi konfrontasi dengan beberapa negara ini, tidak ada yang bisa dilakukan selain tunduk karena mereka tidak punya senjata pemusnah massal.


Dalam hal ini Steve juga tidak punya solusi karena sistem tidak pernah memberikan keahlian dalam membuat senjata, apalagi senjata pemusnah massal, jikapun itu menyangkut beladiri sistem hanya memberikan ilmi beladiri dan jarum perak yang digunakan untuk penyembuhan, kebetulan saja jarum perak ini bisa digunakan juga untuk menyerang musuh.


Tiba tiba Steve teringat bahwa dia memiliki janji dengan Kazumi untuk bertemu kembali, karena kegiatan begitu saat dia sampai melupakan janji tersebut.


Bisa saja dia meminta kepada Kazumi tekhnologi persenjataan yang dimiliki oleh bangsa Nibiru, tapi siapa yang bisa menjamin bahwa tekhnologi in tidak akan disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.


Sistem yang sudah mempelajari semua pengetahuan dari planer Nibiru pasti juga menolak Steve jika dia meminta untuk diberikan pengetahuan pembuatan senjata pemusnah massal, malu rasanya jika ditolak oleh sistem.


Tetapi demi memenuhi janjinya kepada Kazumi, dia memerlukan bantuan jendral Xing untuk membawa ke tempat ruangan penyimpanan star gate.


" Saya tidak bisa menjanjikan, tapi saya akan berusaha mendapatkan tekhnologi pembuatan senjata, dan saya butuh pergi kembali ke planet Nibiru untuk bertanya kepada Kazumi " jawab Steve secara diplomatis.


Jendral Xing merasa senang bahwa Steve mau membantunya, dan dia langsung mengantarkna Steve ke ruang penyimpanan gerbang star gate.

__ADS_1


Di dalam ruangan hanya ada mereka berdua, para ilmuwan yang biasanya selalu ramai dalam melakukan penelitian, tidak lagi dipakai oleh pihak militer karena selalu gagal mengoperasikan gerbang ini.


Steve berjalan mendekati gerbang, dia menekan tombol yang terdapat di gelang yang berada dalam sakunya, cahaya kembali muncul di gerbang star gate membuka ruang portal.


Sebelum masuk ke dalam lubang portal, Steve menawaran jendral Xing untuk ikut berasamanya, tapi jendral menolak, dia masih memiliki beberapa urusan yang mesti dilakukan.


" Baiklah kalau begitu saya berangkat duluan " Steve pamit dan kemudian melangkah masuk ke dalam portal, salam sekejap cahaya kembali padam.


Sebenarnya jendral Xing curiga kepada Steve, dia memiliki kunci portal tapi jendral tidak bisa berbuat apa apa, toh dia juga menikmati hasil dari apa yang Steve lakukan.


Steve kembali melewati lorong cahaya dan akhirnya sampai terlempar ke dalam hutan, dia pergi mendekati perbatasan dan melakukan kontak telepati dengan Kazumi.


Kazumi yang sedang bermalas malasan di dalam kamarnya terkejut ketika menerima kontak telepati dari Steve, dengan segera dia menaiki pesawat cakram dan menjemput Steve ditempat persembunyian.


Pesawar cakram melesat masuk ke perbatasan hutan dan pemukian, lalu berhenti dan mengeluarkan cahaya seperti tabung yang menarik Steve masuk ke dalam pesawat.


" Akhirnya kami mengingatku juga " Kazumi berkata dengan kesal dan muka cemberut.


Steve yang melihat suasana hati Kazumi tidak baik segera membujuk dirinya " jangan sering marah nanti hilang cantiknya " godanya yang dibalas dengan pukulan manja Kazumi ke dada Steve


Pesawat kembali membawa mereka ke piramida yang terbesar di pemukiman itu, Kazumi dengan cepat membawa Steve ke dalam kamarnya.


" Saya punya kejutan untuk anda " kata Kazumi begiti mereka masuk ke dalam kamar.


" Kejutan apa ..? semoga kejutan yang baik " perasaan Steve mulai dag dig dug.


" Saya hamil, sudah beberapa hari ini pusing dan mual " jelas Kazumi yang membuat Steve terperangah kaget.

__ADS_1


Tidak pernah terpikir dalam benaknya jika hubungan yang dia lakukan dengan Kazumi membuahkan hasil meskipun merasa terkejut, sebagai seorang pria dia tidak akan pernah lari dari tanggung jawab.


Berdekatan dengan Steve dan mencium aroma tubuhnya Kazumi kembali mual, dia berlari ke dalam kamar mandi dan muntah di sana.


Steve segera.menyusl dia tidak tega melihat keadaan Kazumi yang sudah terlihat pucat dan dalam keadaan tidak baik baik saja, Steve membantu memijat tengkuk Kazumi.


Kazumi menyuruh Steve untuk mandi membersihkan badannya dari bau, walaupun sebenarnya aroma badan Steve wangi tapi dia merasa mual, baginya lebih baik Steve tidak memakai pengharum.


Dengan sedikit mengerutu Steve masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya " rupanya sama saja gejala wanita di bumi dan planet nibiru ini jika sudah


hamil "


Setelah mandi, Kazumi memberikannya pakaian bangsawan yang terbuat dari emas. Steve memeluk Kazumi dan membelai rambutnya dengan lembut, mencium keningnya dan bibirnya.


Keduanya berciuman dengan penuh nafsu dengan segera Steve membuka kembali bajunya dan membaringkan Kazumi di ranjang, dia memainkan seluruh puncak kenikmatan yang ada di tubuh kazumi yang membuag ruangan itu dipenuhi dengan erangan dan rintihan manja.


Steve sadar dia tidak boleh berprilaku kasar karena kondisi Kazumi dalam keadaan hamil muda, sangat beresiko jika kelewat batas, pada akhirnya mereka sama sama mencapai puncak.


Sambil memeluk Kazumi, Steve bertanya " bagaimana kita selanjutnya? " dia sendiri bingung apakah harus membawa Kazumi ke bumi atau dia yang harus tinggal di Nibiru, jika dia di Nibiru bagaimana dengan tangapan dari keluarga Kazumi? bagaimana dengan kedua adiknya?


Kazumi hanya diam sambil menatap Steve dalam dalam, dia sebenarnya juga bingung, tapi setelah kedatangan Steve dia menetapkan hatinya untuk pergi bersama yaitu ke bumi.


Tidak mungkin keluarganya menduga dia akan berada di bumi sebuah planet yang mereka benci dan ribuan tahun mereka tingalkan begitu saja.


" Bagaimana jika aku ikut kamu ke bumi " tanya Kazumi dengan jujur.


Steve terdiam, bagaimana dia akan menjelaskan keberadaan Kazumi kepada keluarga dan relasinya, tapi sekarang dia sedang hamil anaknya, mana mungkin dia bisa meningalkan Kazumi menghadapi semua masalah sendiri.

__ADS_1


" Baiklah kita akan berdua dalam suka dan duka, buatlah persiapan dan kita akan tinggal di bumi " jawab Steve tanpa ragu dan bimbang.


__ADS_2