Sistem Mata Dewa

Sistem Mata Dewa
Bab 78 Koalisi Sijahat


__ADS_3

Siapapun pemenang perang keluarga Rotschild akan menjadi pemenang karena dia bermain dua kaki, pada waktu itu Inggris berhasil mengalahkan Amerika, dan tentu saja sebagai ungkapan terima kasih dan membayar pinjaman dari keluarga Rotschild pihak Inggris memberikan wewenang dan hak untuk membuka bank central.


Demikian juga dengan Amerika, melalui orang kepercayaanya Archibald Binny, pria ini yang membuat dollar Amerika dan keluarga Rotschild juga diberi peluang membuat bank central.


Dengan kehadiran Beijing menjadi penguasa dunia, maka hancur lebur semua kekuasaan dari keluarga Rotschild, dollar mereka menjadi kertas yang tidak berharga sama sekali.


Kerjasama itu dibalut dengan perjanjian kedua belah pihak, jika Beijing hancur maka dollar akan kembali dijadikan mata uang dunia dan keluarga Rotschild sebagai pemiliknya, sedangkan kekuasaan diserahkan kepada kelompok freemasonry.


Saturday 17.30 pm


Malam terlihat sangat indah di Beijing, dipenuhi kerlap kerlip cahaya bintang, dan bulan turut menyumbang keindahan dengan bulat yang sempurna.


Keluarga Zhen juga sedang menikmati pemandangan, mereka berkumpul dan bercengkrama, satu sama lainnya, suasana penuh suka cita apalagi semenjak Lara sudah sadar dari komanya.


Mereka berusaha mengobati luka batin dan mental yang dialami, dengan berpura pura dengan tidak membicarakan atau mengungkit masalah yang di alami oleh Lara.


Suatu fenomena aneh terjadi di langit, terlihat cahaya berbentuk pelangi yang seakan akan bergerak dan hidup, semua masyarakat Beijing malam itu menyaksikan kejadian langka dan unik, banyak dari mereka berpikir bahwa ini adalah fenomena alam yang biasa saja.


Cahaya berbentuk spiral dan berwarna pelangi itu sebenarnya hasil dari kerja mesin waktu, kelompok freemasonry yang sudah menerima pesawat dari keluarga Rotschild segera melaksanakan misi mereka untuk membuat badai dan banjir diseluruh wilayah Bejing.


Fenomena itu berlangsung sekitar satu jam lebih, banyak masyarakat yang mengabadikan lewat foto dan video, selang satu jam cahaya itu hilang dari langit.

__ADS_1


Perubahan cuaca juga terjadi dari keadaan alam yang tenang berubah menjadi hujan rintik rintik, terlihat orang orang berlarian mencari tempat berteduh.


Hujan semakin deras dan diiringi dengan angin kencang, semua masih mengangap kejadian itu normal dan lumrah, tapi setelah tiga jam berlalu hujan malah bertambah deras, sungai mulai meluap, bendungan juga tidak mampu menahan curah hujan, dan badai melanda menerbangkan semua yang ada dihadapannya.


Badan meteorologi juga heran dengan badai dan curah hujan ini, pertama karena ini belum masuk waktunya, yang kedua berdasarkan pengamatan peralatan cuaca mereka hari ini malah cerah, bagaimana mungkin semua terbalik, apakah peralatan mereka yang salah atau memang sudah kehendak alam.


Dibagian timur Beijing yang merupakan kawasan luas dan terbuka, badai berubah menjadi angin topan, angin topan ini menyapu semua rumah serta merusak pertanian milik penduduk.


Diperkirakan topan ini memiliki diameter 2.220 kilometer, dan memiliki kecepatan mencapai 305 kilometer per jam. Topan ini bisa dikategorikan sebagai topan super yang pernah terjadi di dunia.


Penduduk berhamburan mencari tempat perlindungan, kendaraan berterbangan dilanda badai, tidak cukup dengan itu tiba tiba banjir menghantam kawasan tersebut, banyak penduduk di bagian timur Beijing yang tewas menjadi korban banjir dan badai, kerugian materi tidak terhitung jumlahnya, semua jaringan komunikasi mengalami kerusakan, sehingga bantuan dari pemerintah pusat juga mengalami keterlambatan.


Berita baru saja di terima oleh kepala keluarga Zhen, dengan segera dia memerintahkan untuk mengadakan rapat darurat mengatasi masalah daerah timur Beijing.


Belum sempat bergerak maksimal untuk membantu penduduk di bagian timur, kepala keluarga Zhen mendapat telpon lagi dari gurbernur bagian barat, bahwa daerah itu juga dilanda topan dan banjir dahsyat.


Berita demi berita duka yang diterima oleh kepala keluarga Zhen membuat dirinya merasa stress dan ketakutan, dia panik apa yang harus dan mesti dilakukan, dia belum pernah berada di posisi seperti ini.


Steve yang melihat ayahnya panik, segera mengambil alih komando, dia memerintahkan team SAR dan seluruh tentara agar membagi menjadi dua kelomopok, satu di timur dan satu ke barat, semuanya segera menuruti yang diperintahkan panglima perang mereka.


Belum lagi mereka maju ke arah timur dan barat, informasi masuk kembali mengatakan daerah selatan dan utara Beijing porak poranda oleh badai dan banjir besar. Mendengar hal yang tidak normal seperti itu Steve segera memangil sistem.

__ADS_1


[ Sistem tolong lakukan pemindaian, apakah ini hanya bencana alam murni atau buatan manusia ] pinta Steve kepada sistem dalam pikirannya.


[ Penguna, sistem menelusuri bahwa ini bukan bencana alam murni, berdasarkan algoritma dan data perubahan cuaca ini disebabkan karena benda buatan manusia bernama senjata pengubah cuaca, senjata ini di buat oleh CERN untuk kelompok freemasonry, lokasi mereka terdapat di pulau xxx titik koordinat mereka 15° LU, 30° BT Timur tengah ]


Mendengar informasi dari sistem, Steve segera mengaktifkan pesawat antar bintang, dia membawa dua puluh komando pasukan dengan persenjataan lengkap.


Tak mau membuang waktu pesawat membengkokan ruang dan waktu dalam tiga menit mereka sudah sampai pada titik koordinat yang diberikan oleh sistem.


" Cari sampai dapat alat itu dan orang yang bisa mengendalikannya " perintah Steve kepada dua puluh komando pasukan.


Mereka harus berpacu dengan waktu, semakin membuang waktu semakin banyak korban berjatuhan dan semakin hancur dinasti Beijing.


Dua puluh komando masuk kedalam pulau dan segera menyerang pasukan yang menjaga pulau itu, hanya butuh waktu sepuluh menit semua pasukan penjaga tewas menjadi debu, sekarang pasukan komando memasuki ruangan yang sangat besar, mereka melihat mesin yang dimaksud serta beberapa peneliti yang masih berkerja disekitar mesin itu.


Dengan cepat pasukan komando menangkap peneliti yang terkejut dengan kedatangan pasukan Beijing, mereka serta mesin pengubah cuaca dibawa masuk ke dalam pesawat antar bintang.


Sebelum berangkat pesawat itu memborbardir seluruh kawasan pulau dengan peluru laser, bahkan tanpa merasa ragu misil kecil yang mengandung nuklir di ledakan di pulau itu, untuk meghindari dampak ledakan nuklir pesawat antar bintang melesat dengan cepat membengkokan ruang dan waktu.


" Cepat aktifkan mesin itu dan rubah cuaca kembali ke semula "perintah Steve kepada para peneliti, mereka diam dan tidak mau menuruti perintah pemuda ini, paling juga mereka hanya ditangkap, mereka punya alat tawar menawar karena hanya mereka yang bisa mengaktifkan mesin itu.


Steve tidak punya waktu lagi, dia mengambil salah satu peneliti, mematahkan kakinya, tangannya dan menyambung kembali, terus mematahkan lagi dan menyambung lagi.

__ADS_1


"Arrgggg sakitttt sakitttt ampuunnn " teriak peneliti yang membuat peneliti lainnya menjadi pucat dan ketakutan.


__ADS_2