
Steve sebenarnya mempunyai ide tersendiri dan dengan ide ini dia mempunyai kepercayaan diri kembali ke planet Morpheus.
Dia akan membunuh salah satu perwira mekanik dan menyuruh sistem mempelajarinya, sistem memang tidak mampu mempelajari ketika perwira mekanik masih hidup, tapi kalau dalam keadaan lumpuh atau mati tentu lain pula ceritanya.
Sementara penguasa Moroheus yang mengetahui kejadian di ruang pembuatan mesin dan ruang penyimpanan pesawat marah besar, bagaimana mungkin makhluk luar bisa membuat keributan dan kekacauan, penguasa Morpheus memberikan perintah untuk melakukan pencarian dan penangkapan.
Empat perwira serta seratus pasukan ditunjuk oleh panglima kerajaan untuk melakukan pengejaran dan penangkapan, hukuman berat menanti mereka jika gagal dalam menjalankan misi yang diberikan penguasa Morpheus.
Steve yang sudah dalam kondisi prima mendapat peringatan dari sistem bahwa pasukan Morpheus mengejar mereka, sistem menganjurkan agar pasukan Steve kembali ke bumi, pasukan Morpheus tidak akan mengejar sampai ke bumi, mereka hanya mengangap bumi dan spesiesnya sebagai planet terbelakang dan primitif, bagaimana mungkin ada tekhnologi yang tinggi di sana.
Memang pesawat mereka tidak akan mampu bertahan jika berhadapan dengan pesawat Morpheus dan jalan yang terbaik adalah mengikuti saran sistem, sebagai panglima Steve tidak mungkin mengedepankan sifat egoisnya.
" Arahkan pesawat untuk kembali ke bumi, kalian tinggal sementara waktu di sana sampai mendapat tanda dari saya " perintah Steve, semakin cepat semakin baik sebelum pesawat Morpheus menemukan mereka.
Wakil kapten mengambil alih peran komando, Steve keluar dari pesawat dan terbang menuju planet Moroheus, sedangkan pasukannya kembali ke bumi.
Di sisi lain empat perwira Morpheus merasa sangat marah dan kesal, mereka tidak menemukan keberadaan pesawat musuh, saking kesal dan juga rasa takut akan dihukum, mereka menembaki semua pesawat yang berada dijalur orbit planet Morpheus.
Steve sudah berada di wilayah Morpheus, dia mengawasi dari udara tidak berani turun ke darat, sangat mudah ketahuan jika dia berada di darat, perbedaan antara makhluk lain dengan penduduk Morpheus sangat mencolok.
__ADS_1
Jalan yang terbaik tentu saja kembali ke ruang penyimpanan pesawat, mengawasi dari udara dan menyerang salah satu perwira mereka, Steve tidak punya pilihan lain karena tidak mengenal wilayah itu dengan baik.
Perwira mekanik mendapat perintah dari panglima untuk menghadap dan memberikan laporan, banyaknya korban yang jatuh dari pasukan mekanik di ruang penyimpanan pesawat harus segera diselidiki dan dibereskan sebelum makhluk asing lainnya mendapat informasi.
Tentu saja berbahaya jika informasi ini bocor di luar sana, makhluk lain tidak akan takut lagi dengan mereka, dan juga akan menimbulkan pemberontakan dari ribuan tahanan yang mereka jadikan budak untuk membuat mesin.
Steve yang melihat peluang segera menghadang perwira mekanik, dia langsung menyerang dari udara, perwira mekanik yang melihat serangan mendadak dari musuh menahan serangan itu dengan pukulannya, keduanya sama sama terlempar beberapa meter.
" Bagus sekali kau datang, kami tidak perlu lagi repot repot mencari, hari ini aku akan menangkapmu dan membawa ke panglima kami " bentak perwira mekanik, gara gara makhluk ini dia kehilangan pasukannya.
Satu larik cahaya mengarah ke tubuh Steve, dengan cepat dia bersalto di udara menghindar, cahaya yang sangat kuat itu berasal dari senjata perwira mekanik yang berada di pergelangan tangannya, beberapa kali dia menembak, tapi Steve bisa menghindar dengan baik.
Laser yang keluar dari mata Steve menghantam tubuh perwira mekanik, logam yang menjadi bagian tubuhnyan meleleh, dia menjerit kesakitan, Steve tidak memberi waktu jeda, dia bergerak dengan cepat dan menusuk kepala perwira mekanik dengan jarum perak.
Perwira mekanik tidak mampu lagi bergerak, seluruh syarafnya menjadi lumpuh akibat tusukan jarum perak di kepala, melihat bahwa musuh sudah lumpuh dan tidak bisa lagi melawan, Steve membawanya terbang ke udara, dia mencari tempat yang aman untuk membedah perwira mekanik.
Dari atas udara Steve melihat hutan rimba yang sangat luas, pilihan yang terbaik tentu bersembunyi di sana, segera dia turun dan memasuki belantara sambil menyeret tubuh perwira mekanik.
[ Sistem bisakah kamu mempelajari sekarang, kemampuan pertahanan pikirannya sudah hilang ] tanya Steve kepada sistem
__ADS_1
[ Baik penguna, sistem akan masuk ke dalam memorie pikirannya, penguna tetap waspada sampai sistem siap menyalin semua data ] jawab sistem sambil mengingatkan Steve untuk selalu waspada, mereka berada di daerah antah berantah, tidak tau makhluk apa yang akan mereka hadapi di dalam hutan ini.
Selang beberapa menit sistem sudah siap menyalin semua memorie otak perwira mekanik, sistem mendapatkan semua pengetahuan tentang planet Morpheus.
[ Penguna segera bersiap, sistem akan memberi semua pengetahuan dari planet Morpheus, data begitu besar harap bisa untuk bertahan ]
Tanpa sempat membalas perkataan dari sistem, Steve merasakan jutaan data masuk ke dalam pikirannya, begitu banyaknya data yang masuk, kepalanya serasa akan meledak dan pecah, tapi karena sudah biasa dia bisa menahan rasa sakitnya.
Selama satu jam lebih proses transfer data baru selesai dilakukan, keringat sudah membajiri seluruh tubuh, urat syaraf yang tegang kembali dalam posisi normal.
Dari data yang ada dalam pikirannya Steve tahu bahwa kekuatan pasukan Morpheus terbagi dari beberapa tingkatan, penduduk biasa berada pada kekuatan tingkat satu, prajurit berada pada kekuatan tingkat dua, komadan prajurit berada pada kekuatan tingkat tiga, perwira berada pada kekuatan tingkat empat, jenderal berada pada kekuatan tingkat lima, bangsawan berada pada kekuatan tingkat enam, pendekar berada pada kekuatan tingkat tujuh, panglima kerajaan memiliki kekuatan tingkat delapan, putra mahkota memiliki kekuatan tingkat sembilan dan penguasa Morpheus tingkat kekuatannya tidak bisa diukur artinya tentu saja berada di atas tingkat sembilan.
Steve merinding, melawan satu perwira tingkat empat saja sudah kewalahan, dia merasa tingkatan kekuatan di planet Mopheus ini berada di level yang sama dengan perwira.
Menurut data yang dia terima, untuk membedakan kekuatan bisa dilihat dari warna kristal yang melekat di bagian mesin, warna putih melambangkan kekuatan tingkat satu, biru tingkat dua, ungu tingkat ketiga, merah tingkat empat, hijau tingkat lima, kuning tingkat keenam, coklat tingkat ketujuh, perak tingkat kedelapan, hitam tingkat kesembilan, dan warna jinga tidak bisa diukur hanya penguasa Morpheus yang memiliki kristal berwarna jinga di tubuh mesinnya.
Tingkat empat ke atas mempunyai kelebihan yaitu kristal mereka kebal dari tembakan senjata laser, dan untuk peningkatan level tertentu bisa di dapatkan dari pemberian kristal oleh penguasa Morpheus.
Penguasa Morpheus menguasai keberadaan seluruh kristal, semakin tinggi jasa yang dibuat untuk kerajaan maka dia akan dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi, dan tentu saja kristal yang diberikan warnanya juga berbeda.
__ADS_1
Steve tidak menduga sama sekali bahwa roh kristal kehidupan yang dia cari adalah kristal yang terdapat di dada mekanik, dia merasa seakan mendapat jackpot, dengan hati hati Steve mencabut kristal yang berada di dada perwira mekanik dan menyimpannya, dengan dicabutnya kristas itu maka berakhir pula kehidupan perwira mekanik.