
Steve yakin suatu saat dia mampu mengetahaui rahasia dan tujuan sang creator menciptakan seluruh alam semesta dan isinya, waktu kecil dia sering bertanya dimana keberadaan Tuhan dan mengapa Tuhan menciptakan segala sesuatu yang ada di alam semesta ini, apalagi jika mengingat pertengkaran kedua orangtuanya, sering dia berhayal andai saja dia bisa punya orangtua yang kaya dan bahagia.
Tersentak dari lamunan, Steve segera terbang menuju bumi, di kediaman keluarga Zhen, sudah berkumpul semua keluarnya, ada perasaan bersalah di hati Steve untuk Kazumi, tapi tidak ada yang sempurna, perjuangan yang besar butuh pengorbanan.
Adaba dan Adiba berlarian memeluk ayahnya, Kazumi yang cantik tersenyum manis melihat kedatangan Steve, sunguh dia sangat merindukan suaminya ini, Steve melepaskan Adaba dan Adiba mendekati istrinya dan memeluk dengan erat, dia membenamkan wajahnya di rambut Kazumi, merasa bersalah dan malu.
" Jangan merasa malu, kamu adalah pemimpin dunia dan juga ayah Adaba dan Adiba, angkat kepalamu dengan tegak Steve, asal jagan sampai menikahi yang lain maka aku mengikhlaskan semua yang terjadi, tapi jika sampai menikahi aku pasti akan pergi meningalkanmu bersama kedua anak kita, aku juga mengerti tangung jawabmu yang begitu besar, bahkan sampai harus memainkan perasaan dan akhirnya menjadi luka di hatimu " kata Kazumi dengan bijak dan penuh kelembutan.
Dia tahu dari benda pusaka yang ada dalam tubuh Steve, karena benda pusaka itu berasal dari dirinya, cuma dia tidak bisa memarahi suaminya, Kazumi malah kasihan dan iba melihat suaminya ini, tidak melulu tentang hasrat dan nafsu, tetapi juga bagian dari strategi demi melindungi alam semesta awal, yang lebih menyedihkan itu adalah melihat Steve menjadi malu dengan perasaan bersalah, sudahlah badannya capek dan terluka, tapi tak berani mengangkat kepalanya di depan sang istri, tidak..Kazumi bukan istri seperti itu, dia mencintai Steve dengan segala kekurangan dan kelebihan, makanya Steve sangat mencintai istrinya ini.
Steve mengendong istrinya dan masuk ke dalam kamar mereka, dia memberikan nafkah batin untuk Kazumi, kamar itu panas membara dengan nafsu dan ******* serta rintihan tertahan, selang dua jam keduanya keluar dari kamar dengan wajah berseri.
Adaba dan Adiba segera mendekati ayahnya dan meminta Steve menceritakan pengalamannya selama di planet Pandora, tentu saja Steve dengan senang hati bercerita kepada kedua anaknya dengan sedikit memasukan unsur pengetahuan yang baik untuk mereka, soal Cleo Steve tidak berani membahasnya dengan anak anak.
__ADS_1
Di Indonesia, seorang pria yang bersimpuh di depan sebuah kuburan yang cukup terawat dengan baik, raut wajah pria itu terlihat begitu sedih dan muram yang menambah guratan guratan ketuaan di wajahnya, tapi walau begitu masih terlihat sisa sisa ketampanannya.
" Arum, istriku sayang, maafkan aku, bukan aku sengaja menelantarkan kamu dan ketiga anak kita, tapi aku terpaksa, waktu itu perusahaan tempat aku berkerja mengalami permasalahan sehingga perusahaan kehilangan hampir semua aset, dan semua tangung jawab itu ada di departemen aku, bos menuntut agar aku bertangung jawab, kalau tidak maka aku akan dipenjara dan keselamatan kalian semua akan terancam, bos menawarkan solusi menikahi anaknya agar bisa mengikat aku untuk terus berkerja di perusahaan dengan imbalan kamu dan ketiga anak kita akan baik baik saja, sayang aku memang bukan suami yang sempurna, jangankan memberi nafkah, melihat kalian saja aku tidak diperbolehkan, kali ini kematian ayah istriku membuat aku bebas kembali, aku bergegas mencari kalian, tapi tetanga menyebutkan kami sudah meningal dan ketiga anak kita entah dimana, maafkan aku sayang ..maafkan aku, aku berjanji akan menemukan mereka walau nyawa sebagai taruhannya, tenanglah di sana sayang...tenanglah, sebentar lagi setelah semuanya beres aku akan menuyusul dirimu, kita tidak akan lagi terpisahkan satu sama lain " isaknya dengan terbata bata.
Lukman ayah dari Steve sebenarnya orang yang baik, cuma keadaan yang membuatnya meningalkan mereka, bahkan bos Lukman menyebarkan isu bahwa dia lari bersama wanita lain dan meningalkan keluarga mereka.
Sunguh nasib mempermainkan kehidupan mereka, dia beberapa kali berusaha bunuh diri ketika tidak bisa bertemu dengan istri dan ketiga anaknya yang masih kecil, dia dijadikan sebagai sapi perahan untuk menstabilkan kembali perusahaan yang sesunguhnya bukan menjadi tangung jawab dirinya.
Dia kemudian juga mendatangi keluarga Lukman dan memberitahu mereka bahwa pria itu lari dari tangung jawab dan menikahi seorang gadis yang kaya, semula Arum tidak percaya dia tahu siapa suaminya, tapi seiring Lukman yang tidak pernah muncul dan terus menerus di recoki dengan isu, Arum akhirnya terpengaruh sehinga menyebabkan kesehatan dirinya menurun, bahkan penyakit jantung keturunan yang tidak pernah kambuh menjadi semakin parah.
Hati Arum sangat hancur dia kecewa sedalam dalamnya kepada Lukman, bagaimana mungkin suaminya yang polos dan baik hati bisa setega itu mengkhianati dirinya, tapi Arum berusaha bangkit ketika melihat ketiga anak mereka, ya dia tidak boleh hancur hanya karena seorang pria, ada tiga permata hati yang harus dia didik dan rawat dengan baik dan setulus hati.
Entah mengapa tiba tiba air mata Steve jatuh membasahi pipi, hatinya tiba tiba merasa sakit dan terluka,
__ADS_1
" apa ini, kenapa aku menangis ? " dia sendiri merasa heran dan bingung tapi rasa itu tetap membekas di hatinya, apakah dia mengingat Cleo ? rasanya tidak, Hana dan Lara dalam keadaan baik semua, kedua anaknya juga baik dan ada di dekatnya, Kazumi ? dia sedang bahagia karena Steve sudah kembali.
Tak mau menduga duga dia membiarkan semuanya berlalu, tiba tiba Steve merasa lelah, dia tertidur di kursi goyang yang menjadi kesuakaanya ketika lagi bersantai dengan istri dan anak anaknya.
Kazumi yang melihat suaminya tertidur mengambil selimut dan menyelimuti dengan kasih sayang, dia melihat bekas air mata masih tersisa di wajah Steve, dengan lembut dia mengusapnya dan menciumi kedua mata Steve, menatap dengan dalam Kazumi akhirnya pergi membawa Adaba serta Adiba menjauh supaya tidak mengangu ayah mereka yang lagi tidur.
Dalam mimpinya, Steve melihat sang ibu dengan pakaian putih tersenyum dengan lembut, merentangkan kedua tangannya seakan hendak memeluk, Steve segera berlari memeluk ibunya dengan erat, sunguh itu merupakan pelukan yang terhangat yang dia rasakan.
Arum membelai rambut anaknya, dia berkata bahwa Steve sudah berjuang dengan baik untuk keluarga, walau tidak semua bisa berjalan dengan baik, Arum berpesan agar Steve mencari keberadaan ayah mereka, " ada sesuatu yang terjadi dengan ayahmu, maafkanlah dia, apa yang nampak di luar belum tentu menjadi kenyataan yang sebenarnya, hidup penuh dengan misteri, jalan yang paling baik adalah mencintai dan memafkan " kata Arum dengan lembut sambil mengelus dada anaknya.
Dada yang di elus dengan kelembutan seorang ibu membuat hati Steve merasa tentram, seketika kebencian dan dendam kepada ayahnya meghilang, melihat perubahan pada dirinya anaknya, Arum perlahan memudar dan menghilang " jaga kedua adikmu dengan baik Steve" serunya.
" ibu jangan pergi...ibu!!!!!!!" jerit Steve yang tiba tiba terbangun dari tidurnya.
__ADS_1