Sistem Mata Dewa

Sistem Mata Dewa
Bab 88 Perjanjian Dua Penguasa


__ADS_3

kembali kedua cahaya itu saling beradu satu sama lain, kali ini kedudukan seimbang mereka sama sama mundur tiga langkah. Terang saja hal ini membuat raja menjadi kaget, bagaimana manusia ini bisa meningkatkan kekuatannya dalam waktu yang singkat ? padahal dia juga sudah meningkatkan kemampuan, harusnya dia bisa mengalahkan manusia ini dengan mudah, tapi kenyataanya berbanding terbalik.


Rasa cemas mulai menghingapi raja Morpheus tapi dengan cepat dia hilangkan perasaan itu, dia belum mengeluarkan kekuatan puncaknya.


Merasa malu kepada penghuni istana, raja Morpheus mengeluarkan kekuatan puncak, petir berwarna perak muncul dari langit dan mengitari tubuhnya, Steve yang melihat keadaan ini segera serius dia juga mengeluarkan kekuatan puncak, segera petir berwarna emas mengelilingi tubuhnya, keadaan sangat mencekam dan menakutkan.


Hawa dari keduanya membuat keadaan sekitar hancur lebur, petir berwarna emas dan perak saling menyambar di atas langit dan terkadang menyambar apapun yang ada di planet itu.


Walau sudah memasuki kekuatan puncak, Steve tidak mau mengunakan semuanya, dia harus membagi kekuatan, mengantisipasi bawahan raja Morpheus jika ikut campur nanti, tapi di sinilah kesalahan yang dia lakukan.


duarr...derrr..


Raja Morpheus kembali menyerang dengan kekuatan penuh, dia harus menuntaskan dengan cepat jika tidak ingin istananya hancur lebur akibat bentrokan dua kekuatan yang maha dahsyat, tangan kanan nya mencoba mencekal tangan Steve dan tangan kiri melepaskan pukulan ke badan, Steve yang bisa membaca strategi ini segera menampar cengkraman itu dan tangan satu lagi meninju pukulan yang datang ke arah badanya, kembali ledakan terdengar dari dua benturan pukulan itu, Steve terlempar ke belakang dia membayar kelalaiannya akibat mengunakan setengah tenaga menahan pukulan raja Morpheus.


Melihat musuh terlempar, bayangan raja kembali melesat dengan cepat melepaskan dua pukulan yang semuanya bersarang telak di dada Steve, dia roboh dan muntah darah, menyesal menyimpan tenaga yang akhirnya membuat tubuhnya terluka.


Steve mengambil jarum perak dan menusukan ke titik yang terluka, kemudian dia menusukan ke bagian kepala merangsang seluruh kinerja otot tubuh untuk mengumpulkan kekuatan, badannya berkilauan dengan cahaya keemasan, dia sudah memutuskan untuk bertempur habis habisan


Cahaya keemaasan itu melesat seperti anak panah yang keluar dari busur menendang ke titik mematikan di tubuh raja Morpheus, raja menahan tendangan itu dengan kedua tanganya dan dibalas oleh Steve dengan sinar yang keluar dari matanya, raja sama sekali tidak menduga serangan dadakan tersebut.


Dia menjerit kesakitan, badannya gemetar, dua lubang menganga di tubuhnya, segera dia melompat ke belakang dan menerima tendangan dari kaki Steve, tendangan telak ini menghantam tubuhnya, dia roboh dengan ekspresi tidak percaya.

__ADS_1


Keduanya imbang sama sama terluka, jika diteruskan keduanya bisa binasa satu sama lain, walaupun merasa di atas angin tapi kekuatan jarum di kepala Steve memiliki kekuatan yang terbatas dan juga terluka dalam, dia harus cepat menghabisi raja ini dan kabur ke dalam hutan.


" Tungu...!!" teriak raja Morpheus menghentikan gerakan Steve


" Kita sama sama seimbang jika diteruskan akan ada yang binasa di sini, tidak sepadan bukan, lebih baik kita membuat perjanjian " ujar raja Morpheus memberikan alasan.


Steve juga berpikir hal yang sama, untung saja raja ini duluan menawarkan perjanjian, jika tidak resikonya sangat besar, dia mungkin bisa menang melawan raja atau seimbang tapi kehabisan tenaga, jika dia kehabisan tenaga dengan mudah akan dihabisi oleh prajurit istana yang sedang menyaksikan pertempuran.


" Baiklah, tapi saya mempunyai persyaratan, planet Morpheus tidak akan pernah menyerang planet bumi, baik prajuritnya atau kerajaan lain yang berada di bawah kekuasaan raja Morpheus " ujar Steve sambil memberikan persyaratan.


Dengan sedikit berbohong dia juga mengatakan bahwa dirinya bukan yang terkuat di planet bumi, masih banyak manusia yang memiliki kekuatan di atasnya.


Raja Morpheus merasa senang bahwa manusia ini mengajukan syarat seperti itu, dia juga berpikir jika yang satu ini aja sudah kuat bagaimana pula kekuatan yang berada di atasnya, dia menganguk setujuk dengan syarat yang di tawarkan manusia ini.


Sebagai ikatan persahabatan kedua belah pihak, penguasa Morpheus memberikan kristal dengan berbagai macam warna serta satu pesawat antar bintang untuk Steve, sedangkan Steve memberikan lulur modifikasi dan pil pencuci sumsum.


Steve merasa sudah mesti harus pergi, masih banyak persoalan yang mesti dia tuntaskan, tujuannya sekarang ke planet Nibiru menjemput Kazumi dan kedua anaknya.


Setelah bergaul selama beberapa hari dengan penguasa Morpheus, Steve segera pergi ke Nibiru, sebelumnya penguasa Morpheus berjanji akan mengunjunginya ke bumi.


Pesawat antar bintang yang besar itu memasuki planet Nibiru, beberapa pesawat perang milik Nibiru segera mengawal pesawat tersebut mereka takut pesawat penyusup yang masuk ke planet mereka, Steve segera menghubungi pesawat pengawas dan mengatakan dialah yang berada di pesawat, info ini segera diteruskan oleh pasukan pengawas ke kaisar NIbiru.

__ADS_1


Semua penghuni kerajaan menyambut kedatangan Steve, dua anak kecil berlarian memeluk pria tampan itu dengan penuh rasa kerinduan.


" Hati hati jangan berlarian nanti jatuh " teriak Steve yang melihat kelakuan kedua anaknya, dia segera mendekati, memeluk dan mencium keduanya.


" Ayah sangat rindu sama kalian berdua " ujar Steve.


" Kami juga merindukan ayah, ayah pergi sangat lama " ujar Adiba yang hanya bisa pasrah di ciumi terus menerus oleh Steve.


Kazumi datang mengambil kedua anaknya, dia tahu Steve masih lelah


" hallo apa khabar suamiku yang baik " canda Kazumi yang sudah berada di pelukan Steve.


Steve tersenyum dengan candaan istrinya, dia mencium dahi Kazumi dengan penuh kasih sayang, seorang istri yang penuh kasih sayang, perhatian dan mau berkorban untuk suaminya, terus terang dalam hati kecilnya Steve sangat beruntung punya istri seperti Kazumi.


" Semuanya baik baik saja dan berjalan dengan lancar, istriku yang cantik juga baik baikan di sini ? " tanya Steve yang dibalas Kazumi dengan angukan.


" He' em "


Kaisar berdehem yang membuat Steve segera melepaskan pelukannya, dia hampir lupa memberi penghormatan kepada mertuanya, setelah memberikan penghormatan, kaisar mengajak Steve masuk ke dalam istana untuk berbincang, dia sangat penasaran apa yang di alami oleh menantunya ini di planet Morpheus dan darimana dia mendapat pesawat antar bintang yang besar ino.


Setelah masuk dan duduk Steve menceritakan semua yang dia alami di planet Morpheus, hanya bagian tentang sistem dia sembunyikan.

__ADS_1


Steve mengeluarkan sebagian kristal berwarna warni kepada kaisar dan menjelaskan manfaat dan kegunaan dari kristal itu, khususnya dia memberikan kristal berwarna hitam dan yang lain akan di berikan kepada Ronald serta pasukannya.


__ADS_2