Sistem Mata Dewa

Sistem Mata Dewa
Bab 61 Kedatangan Kaisar


__ADS_3

Bagaimanapun sulitnya mendapatkan uranium sebenarnya semua tersedia jika ada uang, dengan segera pihak militer Beijing mendapatkan sejumlah uranium walau dengan ukuran yang kecil, jendral Xing menyerahkan kepada Steve dan mengingatkan kembali agar militer juga mendapatkan senjata tersebut, bahkan jendral juga menyumbang sejumlah uang yang besar dari anggaran pertahanan yang digunakan oleh Steve membeli bahan bahan lainnya.


Industri senjata keluarga Zhen bergerak dengan cepat, Steve mengolah uranium menjadi bagian bagian kecil dan menjadikannya peluru laser sesuai rumus yang diberikan oleh sistem.


Dari pembagian uranium itu Steve mampu membuat sepuluh senjata berpeluru laser. Lima ribu dia kirimkan untuk militer Beijing dan lima ribu dia gunakan untuk kepentingan keluarga Zhen.


Kepala keluarga Zhen membuka pendaftaran secara besar besaran untuk merekrut pendekar yang ada di seluruh daratan Cina, mereka harus bergerak cepat.


Setelah merekrut enam ribu pendekar dari seluruh daratan cina dengan seleksi yang sangat ketat, kepala keluarga Zhen memberikan pil penguat tubuh dan senjata laser kepada masing masing pendekar itu.


Mereka diberdayakan sebagai petugas keamanan perusahaan yang ada diseluruh Beijing, dan dampaknya pengaruh keluarga Ye perlahan lahan mulai hilang di daerah Beijing, sekarang semua perusahaan, bos, diskotik, bar dan banyak tempat usaha lain, memakai jasa keamanan dari keluarga Zhen.


Dalam melakukan pengawasan dan pengawalan mereka dilarang membawa senjata, senjata boleh digunakan jika sudah menyangkut masalah keamanan keluarga Zhen sedangkan masalah lain sudah bisa mereka atasi dengan pil kekuatan tubuh.


Pendekar yang menjadi pegawai jasa keamanan keluarga Zhen tidak boleh menjadi penjaga perusahaan yang berada di luar Beijing. Semua aturan ini dibuat untuk mengantisipasi jika serangan mendadak terjadi sehingga mereka dengan mudah di mobilisasi.


Saat ini Steve dan kepala keluarga Zhen sedang sibuk membuat perumahan yang tahan dengan serangan senjata laser, Steve berhasil menemukan alat untuk mengatasi serangan laser dan menjadikan alat itu sebagai bahan utama untuk pembuatan rumah mereka.

__ADS_1


Kediaman itu dibuat seperti benteng pertahanan, dimana kanan, kiri, utara dan selatan di persenjatai dengan meriam laser, bahkan juga pendeteksi pesawat luar angkasa, soal biaya jangan ditanya lagi, biaya yang harus dikeluarkan oleh keluarga Zhen mencapai seratus triliun renmimbi, untung saja semua berasal dari kentungan produk penjualan pil dan minuman energi.


Keluarga Beijing yang lain merasa heran dengan keluarga Zhen yang berkembang dengan pesar baik bisnis maupun kekuatannya, bahkan mereka kebingungan ketika keluarga Zhen membuat perumahan baru yang menurut mereka sebagai benteng pertahanan sementara Beijing dalam keadaan damai dan tentram.


Kepala keluarga Zhen beralasan bahwa dia menginginkan model perumahan yang berbeda, dan jenuh dengan arsitektur rumah yang terlihat secara umum dan biasa biasa saja.


Di planet Nibiru Ronald dan pasukan menghadap kaisar, mereka menceritakan segalanya baik tentanga Kazumi, Steve dan anak mereka. Kaisar terlihat termangu dan terdiam, dia tidak pernah meyangka hal ini akan menjadi sangat rumit.


" Ini gambar kedua cucu yang mulia kaisar " tutur Ronald sambil menyerahkan beberapa lembar foto.


Ada senyum melengkung yang indah di bibir kaisar ketika melihat dua foto bayi yang cantik dan tampan itu, ya ini adalah cucunya, terlihat imut dan mungil terlebih lagi dia melihat yang perempuan terlihat cantik seperti Kazumi bahkan matanya lebih biru seperti biru laut di samudra.


" Terima kasih Ronald, kerja yang sangat bagus, saya akan menjenguk Kazumi dan kedua cucu ini ke bumi " kata kaisar memuji Ronald, padahal tadinya Ronald dan pasukan sudah ikhlas jika kaisar menghukum mereka dengana kegagalan misi mereka membawa Kazumi kembali ke Nibiru.


Persiapan sederhana segera dilakukan, kaisar tidak mau jika kepergiannya ke bumi diketahui oleh banyak penduduk Nibiru, bagaimanapun di antara mereka pasti ada mata mata yang dikirim oleh penguasa Centuri.


Kaisar pergi dengan dua orang pengawal dengan membawa barang berharga untuk anak dan kedua cucunya, jangan salah walaupun hanya dua orang yang mengawal tapi ini adalah prajurit khusus kekaisaran, kekuatannya beberapa puluh kali lipat dari kekuatan Ronald sang panglima.

__ADS_1


Mereka sampai di ruang penyimpanan sedangkan Steve dan Kazumi sudah menungu di markas militer, begitu kaisar sampe, Kazumi langsung sujud memuja kaisar ( tradis kerajaan Nibiru ), Steve yang merasa tidak enak juga sujud kepada kaisar, bagaimanapun kaisar sekarang sudah menjadi mertuanya dan dia berkewajiban mematuhi aturan dan norma planet Nibiru.


Kaisar itu memang agung, pancaran cahaya yang menyilaukan memancar keluar dari tubuhnya, tidak banyak orang yang bisa melihat wajah kaisar secara jelas kecuali jika itu keinginnanya, perlahan cahaya itu meredup, sosok wajah yang sangat tampan bermata biru, alis seperti golok, tinggi dua setengah meter dan memakai jubah keemasan terlihat gagah dan berwibawa, siapapun yang melihat pasti akan merasa rendah diri dan merasa takluk.


" Sinilah anakku sudah satu tahun kita tidak bertemu ayah sangat merindukanmu " suara itu terdengar lembut tapi jelas terdengar di telinga, Kazumi segera berlari dan memeluk ayahnya dengan erat.


" Maafkan Kazumi ayah.." bisiknya pelan, kaisar tertawa tawa dan membelai sayang rambut anaknya.


Dia memandang Steve, sosok pemuda yang tampan dan menawan, dengan bola mata hitam gelap serta wajah yang putih bersih, cocoklah jadi menantunya, anaknya juga sangat cantik, tiba tiba dia memikirkan kedua cucunya.


" Yang mulia saya Steve suami dari Kazumi " tutur Steve masih dalam keadaan hormat, kaisar kemudian memegang kedua pundaknya dan memeluk Steve.


" Baiklah..baiklah bawa saya sekarang ke kediaman kalian saya sangat merindukan melihat wajah kedua cucu saya " pinta kaisar sambil melepaskan pelukannya.


Jendral Xing dan tentara militer lain segera bangkit dari hormat mereka dan kemudian mengawal kaisar menuju kekediaman keluarga Zhen, pengawalan sangat ketat bahkan melibatkan pesawat tempur dan mobil tahan peluru.


Di kediamana keluarga Zhen, ayah angkat Steve dan seluruh fraksi keluarga sudah menungu kedatangan kaisar, mereka juga memakai baju kebesaran budaya Beijing, sementara kedua bayi yang lucu itu sedang tertawa kecil dalam pelukan hangat kakeknya.

__ADS_1


Rombongan itu sudah tiba, sebelum masuk ke dalam rumah, upacara budaya Beijing menyambut tamu dengan kelas tertinggi disajikan, kaisar merasa senang dan merasa di hargai, senyumnya tidak berhenti mengembang, apalagi dari kejauahan dia melihat keberadaan kedua cucunya yang tangan mereka seakan melambai memangil dirinya.


Setelah penyambutan selesai dan saling berkenalan dengan ayah angkat Steve, kaisar segera mengamb kedua cucunya, mengendong mereka dan tak henti henti mencium pipi mereka.


__ADS_2