
Saat Yu Chen kembali ke tempat kerjanya, teman kerja yang duduk disampingnya memberitahu bahwa Bu GM memanggilnya.
Lalu Yu Chen segera menemui Bu GM. Sesampainya di ruangan kakaknya, ia mengetuk pintu lalu masuk.
Yu Chen berkata, "Bu GM memanggilku?"
Yu Ching yang sedang memeriksa beberapa laporan, lalu ia menatap Yu Chen, dan mulai berkata, "Aku dengar tadi terjadi sesuatu di lobi, ada rangkaian bunga yang tiba-tiba terjatuh dan hampir mencelakai pengunjung kita. Bukankah itu tanggungjawabmu? "
Yu Chen terkejut, ia langsung menyembunyikan tangannya yang terluka di belakang.
Yu Chen, "Bu GM memang benar itu tanggungjawabku, tapi aku ..."
Yu Ching menyaut," Kau tahu jika terjadi sesuatu pada pengunjung kita tadi, bagaimana aku mempertanggungjawabkannya pada Direktur? Resort kita pun juga kena dampaknya. Aku tidak mau hal ini terjadi lagi. Kau harus lebih memperhatikan lagi hal ini."
Yu Chen terkejut kakaknya bicara seperti itu.
Yu Chen menjawab," Tapi kak, aku ..."
Yu Ching menyaut, "Xu Yu Chen, di rumah kau memang adikku, tapi ini di kantor, aku harap kau mengerti? Baiklah Kau boleh kembali bekerja ."
Yu Chen lalu menjawab, "Aku mengerti Bu GM, maafkan aku. "
Lalu ia menundukkan kepala setelah itu keluar.
Sambil berjalan menuju tempat kerjanya, tiba-tiba ia berhenti di depan jendela yang bisa melihat pemandangan taman kantor.
Dalam hati ia berpikir, bahwa ia tahu itu kesalahannya, hanya saja ia sangat sedih kakaknya bicara seperti itu.
Saat hendak pulang dari resort, Yu Chen yang berjalan menuju lobi, ia bertemu Sasa.
Sasa berkata," Aku mendengar terjadi sesuatu di lobi, dan aku dengar kau terluka Yu Chen... "
Yu Chen," Aku tidak apa-apa."
Yu Chen terlihat sedih, lalu Sasa berkata, "Yu Chen, kau kenapa?"
Yu Chen menatap Sasa, "Sasa, gosip tentang aku bersama kak Mo Bei tersebar ke mana-mana. Dan sepertinya kakakku marah padaku. Akupun juga takut kak Xiao Kang akan marah padaku."
Sasa lalu berkata," Jangan khawatir, kak Xiao kang pasti tidak akan marah padamu. Ia pasti percaya padamu. Begitu juga kak Yu Ching. "
Yu Chen menjawab, "Terima kasih kau percaya padaku, padahal banyak karyawan di sini tidak percaya. Hanya percaya pada gossip yang di sebar oleh orang yang benar-benar tidak punya kerjaan, benar-benar memalukan. "
Sasa menjawab dengan ragu, "... Iya"
Lalu Yu Chen berkata, "Baiklah aku pulang dulu, sampai jumpa Sasa. "
Yu Chen lalu pergi, Sasa menunduk. Ia terlihat begitu sedih dan tertekan.
Saat berjalan keluar di lobi, dan hendak keluar Yu Chen melihat Xiao Kang sedang berjalan dengan beberapa rekan kerja dan seorang klien.
Sesekali Xiao Kang melihat Yu Chen, Yu Chen hendak tersenyum .
tapi Xiao Kang pura pura mengalihkan perhatiannya dan berbincang bincang dengan klien lagi.
Yu Chen pun menundukkan kepala. Lalu ia berjalan keluar resort.
Yu Chen akhirnya memilih pulang dengan naik bus.
Ia benar-benar tidak menyangka kakaknya dan Xiao Kang akan berubah seperti itu dan tidak percaya padanya.
Ia berjalan pulang.
Saat berjalan, tanpa di duga Yue Yue yang naik mobil melihatnya dari belakang.
Yue Yue berhenti dan membuka jendela mobil, "Yu Chen...?"
Yu Chen menoleh.
Akhinrya Yu Chen naik mobil bersama Yue Yue.
Yue Yue , "Kenapa kau pulang jalan kaki? Kau tidak pulang bersama kak Yu Ching ?"
Yu Chen," Bukankah itu sehat. Lagipula saat di Shang Hai aku sering jalan kaki."
Yue Yue menggelengkan kepala, "Yu Chen dari resort ke rumah kita terlalu jauh, kau bisa meminta sopir untuk mengantar pulang, atau mungkin kau bisa naik taksi bukan. "
Yu Chen, "Sudahlah Yue Yue. Tidak apa- apa. Aku suka jalan kaki. Hari ini aku ingin banyak menghirup udara."
Yue Yue , "Baiklah, terserah kau saja. bagaimana tanganmu? Masih terasa sakit?"
Yu Chen tersenyum, "Sudah tidak apa-apa. Kau tenang saja. Lagipula tadi sudah diobati bukan saat di klinik kesehatan."
Yue Yue," Aku rasa lebih baik di bawa ke rumah sakit. biar dokter memeriksa lukanya dan memberikan obat yang paling baik."
Yu Chen, "Sudah tidak apa-apa. Kau tenang saja. Nanti sampai di rumah akan ku ganti perbannya dan kuobati. Dan Yue Yue, satu lagi. Aku minta tolong padamu, jangan beritahu dulu semua orang di rumah. Aku tidak ingin mereka tambah khawatir. Karena ini hanya luka biasa saja. Kau mengerti?"
Yue Yue menjawab," Tapi Yu Chen... jika aku tidak memberitahu mereka, aku yakin. Kak Yu Ching akan menyalahkanmu, karena semua dekor di resort kau yang mengaturnya, dan aku yakin kak Yu Ching pasti sudah memarahimu."
Yu Chen, "Yue Yue , aku mohon. Bukankah yang terpenting tanganku baik -baik saja. datn bukankah ada kau yang akan selalu membantuku mengobati tanganku ini. Kau adalah susterku bukan?"
Yue Yue menoleh," Kau bilang aku sustermu? "
Yu Chen tertawa.
Yue Yue menggelengkan kepala," Aku benar susah punya sepupu sepertimu."
Akhirnya saat makan malam.
Yu Chen mengenakan baju dengan lengan panjang.
Ia tidak ingin memperlihatkan luka di tangannya.
Ia membantu bibinya menyiapkan makan malam.
Lalu beberapa saat kemudian semua sudah berkumpul dan mereka makan malam bersama.
Saat makan malam, sang kakek berkata, "Yu Ching, kakek dengar tadi di resort ada kejadian. Ada dekor yang terjatuh. Apakah semuanya baik baik saja?"
Sang Paman," Benar sekali, paman dengar itu hampir melukai tamu kita. "
Yu Ching, Yu Chen dan Yue Yue menghentikan makan mereka.
lalu Yu Ching berkata, "Memang benar tadi siang ada kejadian itu. ada 1 dekor yang tidak sengaja terjatuh. tapi, untung saja pengunjung kita tidak ada yang terluka. Kakek dan paman tenang saja. semuanya baik-baik saja. "
Sang kakek menganggukkan kepala,
Bibi Que berkata, "Syukurlah jika begitu. "
Yue Yue berkata, "Memang pengunjung kita tidak terluka, tapi bukan berarti karyawan diresort kita juga akan baik-baik saja bukan? "
Semuanya melihat Yue Yue.
Yue Yue berkata lagi, "Seharusnya kita juga harus memperhatikan karyawan di resort juga, aku dengar sepertinya ada yang terluka karena harus... ."
Tiba-tiba Yu Chen menendang kaki Yue Yue.
Sambil ia berkata," Bibi aku tambah kuah sup lagi."
Yue Yue sedikit menjerit ," Aduhh!!!”
Bibi Que berdiri dan mengambil mangkuk Yu Chen sambil berkata, "kau kenapa Yue Yue? "
Jawab Yue Yue," Tidak, tidak apa-apa. Sepertinya kakiku kesemutan."
Liu Jiang berkata," Memangnya ada karyawan kita di resort yang terluka? "
Yu Ching, "Aku tidak mendengar ada karyawan di resort kita yang terluka. "
__ADS_1
Yue Yue , "Karena itulah, seharusnya kak Yu Ching lebih memperhatikannya. Tapi aku rasa, dia sudah tidak apa-apa. Hanya luka biasa saja."
Yu Chen hendak mengulurkan tangannya untuk mengambil lauk.
Lalu Yue Yue memegang tangan Yu Chen di tempat yang luka.
Dan Yue Yue berkata, "Aku ambilkan Yu Chen. Kau pasti suka yang besar bukan?"
Yu Chen terkejut.
Ia berusaha menahan rasa sakit. sambil ia menatap Yue Yue , lalu ia segera melepaskan tangannya dari pegangan Yue Yue .
Dan berkata," Terima kasih. bibi Yue Yue."
Yue Yue, "Apa kau bilang?! Bibi?! "
Yu Chen tersenyum dan mengangguk.
Sang bibi berkata, "Sudahlah, sudahlah. Jangan mulai pertengkaran lagi. Kita sedang makan. "
Sang kakek berkata, "Jika benar ada karyawan yang terluka, Yu ching lebih baik kau memberikan fasilitas kesehatan juga untuknya. Tapi yang terpenting semuanya baik-baik saja. "
Yu Ching ," Baiklah kek. "
Yue Yue berkata lagi," Kakek tenang saja, karyawan itu sudah langsung mendapat fasilitas terbaik. Aku dengar karyawan itu juga sudah langsung dibawa ke klinik kesehatan bersamaan dengan tamu kita yang sebenarnya tidak terluka sama sekali. "
Liu Jiang menatap putrinya dan berkata, "Yue Yue, sepertinya kau tahu banyak hal. Hari ini kau ke resort untuk mengamati hal itu?"
Yue Yue," Ayah, kau benar sekali. Secara tidak langsung aku memberi info pada kalian. "
Lalu Yue Yue menendang kaki Yu Chen.
Yu Chen yang sedang makan dan tidak mempedulikan pembicaraan mereka terkejut, dan berkata, "Aduhh... kakiku... ."
Que Nan berkata, "Sekarang gantian kau Yu Chen. kenapa dengan kakimu juga? Kesemutan?"
Yu Chen tersenyum dan mengangguk, "Iya bi, seperti ada gajah besar. Bukan lagi semut."
Que Nan menggelengkan kepala, "Kalian berdua ini benar- benar aneh."
Yu Ching sedikit curiga dengan perkataan Yue Yue.
Selesai makan, Yu Chen duluan masuk ke kamarnya.
Lalu Yue Yue pun menyusul.
Yu Ching pun ikut menyusul dan bertanya pada Yue Yue," Yue Yue, kau tahu banyak hal saat kejadian di resort tadi pagi. Kau bilang ada karyawan resort yang terluka, kau tahu siapa dia?"
Yue Yue, "Kak Yu Ching sekarang kau mulai memperhatikan. Aku pikir kak Yu Ching sudah tahu dari karyawan-karyawan di resort. "
Yu Ching, "Yue Yue. Jangan menggoda ku. Aku benar -benar tidak tahu kalau ada karyawan kita yang terluka. "
Yue Yue menghela napas.
Lalu berhenti, "Kak, aku rasa kak Yu Ching tidak perlu jauh-jauh untuk tahu siapa karyawan kita yang terluka. Lebih baik kak Yu Ching perhatikan adik kakak saja. Ok. Info ku sudah selesai."
Yue Yue berkata lagi, "Baiklah, aku lelah. Selamat malam. "
Yue Yue berjalan hendak ke kamarnya dan berkata keras, "Yu Chen! Selamat malam. Perang kita, kita lanjutkan besok lagi!"
Yu Ching menatap Yue Yue berjalan sampai masuk ke kamar.
Lalu Yu Ching melihat kamar adiknya. ia sedikit bingung dengan kata-kata Yue Yue.
Lalu Yu Ching pun masuk ke kamarnya.
Yu Chen yang ada di kamarnya mengobati lukanya.
Beberapa saat kemudian Yue Yue tiba-tiba masuk ke kamar Yu Chen dan membantu Yu Chen mengobati lukanya.
Yu Chen, "Kau ini, selalu saja masuk tanpa mengetuk pintu. Memangnya ini kamarmu?! "
Yu Chen tersenyum.
Yue Yue lalu berkata sambil membalut luka Yu Chen dengan perban, "Maafkan aku tadi. Aku sengaja memegang tanganmu, aku tidak tahan, kau hanya diam saja, sementara semuanya tidak tahu bahwa kau terluka karena menolong tamu kita. Apalagi kak Yu Ching. "
Yu Chen, "Yue Yue, aku tidak akan memaafkanmu jika kau menendang kakiku tiba-tiba seperti tadi lagi."
Yue Yue tertawa, "Bukankah kau yang pertama kali menendang kakiku?"
Mereka pun tertawa bersamaan.
Lalu Yu Chen berkata," Yue Yue. Jangan seperti itu. Aku mengerti maksud baikmu. Hanya saja, di resort semua sudah ada keperluan dan kesibukan masing- masing. Apalagi kak Yu Ching, dia adalah seorang GM di resort kita. Dia punya banyak kepentingan dan kesibukan, tidak semuanya harus dia yang menangani. Lagipula dekor di resort adalah tanggung jawabku. Karena aku tidak hati hati dan teliti sehingga hal inipun bisa terjadi."
Yue Yue, "Baiklah-baiklah, aku mengerti. Kau pasti akhirnya akan bilang, yang terpenting aku sudah tidak apa apa. Yang terpenting ada suster Yue Yue yang akan selalu menolongku mengobati tangan ku. Benar bukan?"
Yu Chen tersenyum," Kau sudah semakin pintar dari yang kupikirkan, Yue Yue Kau bisa membaca pikiranku. Kau hebat sekali."
Yue Yue memukul pelan tangan Yu Chen yang terluka, "Kau benar-benar menyebalkan Yu Chen."
Yu Chen, "Aduhh, Yue Yue! "
Yue Yue tertawa dan ia hendak lari keluar kamar.
Yu Chen segera memegang tangan Yue Yue dan menarik sampai ke ranjang.
Dan Yu Chen berkata," Tidak bisa , kau tidak bisa lari. Malam ini, kau harus menemaniku tidur. Karena kau adalah susterku yang harus menjagaku."
Yue Yue ," Aku tidak mau! Ibu, ayah tolong aku! "
Yu Chen tertawa, "Yue Yue jangan menjerit. Ini sudah malam, kau mau kakek melemparmu keluar rumah dan membiarkanmu tidur diluar rumah?"
Yue Yue tertawa, "Aku tidak mau, kalau begitu aku tidak sungkan tidur di ranjangmu."
Yu Chen memukul pelan kepala Yue Yue, "Bodoh! "
Mereka tertawa bersama.
Malam itu mereka tidur bersama.
saat sudah hendak tertidur Yue Yue berkata lirih, "Yu Chen, aku tidak menyangka aku punya sepupu sebaik dirimu. Dan sebodoh dirimu. "
Yu Chen yang sudah menutup matanya, ia masih bisa mendengar perkataan sepupunya , ia tersenyum dan berkata," Yue Yue, aku juga tidak menyangka. Kau bisa menjadi sepupuku. Karena kau sepupu yang sangat ku sayangi. Terima kasih. selamanya kau adalah penolongku dan pembantuku."
Yue Yue berkata lirih, "Bodoh... ."
Lalu mereka tertidur.
Keesokan harinya saat sarapan pagi.
Yu Chen hanya diam dan tidak banyak bicara.
Bahkan ia tidak berani menatap kakaknya.
Yue Yue, "Hari ini aku akan mengantarmu Yu Chen. "
Yu Chen, "Baiklah. "
Yue Yue," Kak Yu Ching, kita berangkat sama- sama. "
Yu Ching," Kalian berangkatlah dulu, aku masih harus bertemu dengan klien di tempat pemandian air panas pagi ini."
Yue Yue, "Baiklah kalau begitu."
Que Nan berkata, "Yue Yue, kau jangan lupa menjemput ibu nanti. "
Yue Yue," Baiklah, aku mengerti bu."
__ADS_1
Lalu merekapun berangkat.
Yue Yue dan Yu Chen berjalan menuju keluar.
begitu juga Yu Ching.
Diikuti sang bibi.
Que Nan," Hati-hati."
Yue Yue menggandeng tangan Yu Chen, dan tidak sengaja memegang tepat di tempat yang terluka,
Yu Chen, "Yue Yue! Tanganku... ."
Yue Yue segera melepaskan, "Maaf Yu Chen, aku tidak sengaja!"
Yu Ching dan Que Nan melihatnya.
Que Nan, "Memangnya tanganmu kenapa Yu Chen? Yue Yue terlalu keras memegang tanganmu?"
Yu Chen terkejut dan tersenyum, "Iya bi, Yue Yue terlalu keras memegang tangangku."
Yue Yue tersenyum, "Dia berlebihan bu."
Yu Chen, "Baiklah, kami berangkat. "
Ia merangkul Yue Yue.
Yu Ching menatap adiknya.
dan Yu Chen pun juga sebentar menatap kakaknya.
Tapi ia pun tidak berani berlama-lama menatap kakaknya.
Ia segera menunduk dan berjalan masuk ke mobil.
Yu Ching menatap mereka sampai pergi.
Que Nan mengerti saat melihat mereka.
Tidak biasanya Yu Chen hanya diam saja melihat kakaknya.
Que Nan," Kau bertengkar dengan adikmu?"
Yu Ching menoleh, "Tidak apa- apa bi."
Que Nan berkata, "Jika memang ada masalah, jangan berlarut-larut. Kau adalah kakaknya. Kau yang paling memahami adikmu. Kau mengerti maksud bibi bukan?"
Yu Ching mengangguk dan berkata, "Baiklah bi. Aku berangkat. Sampai jumpa."
Que Nan tersenyum, "Baiklah, hati hati."
Yu Ching pun mengangguk dan ia masuk ke dalam mobilnya.
Lalu ia pergi.
Yue Yue menelepon Yu Ching saat masih ada di perjalanan bersama Yu Chen.
Yue Yue sengaja meminta ijin akan membawa Yu Chen ke pamerannya, karena ia butuh bantuan Yu Chen untuk mendekor pamerannya.
Yu Ching pun dengan terpaksa mengijinkannya.
Hari itu Yu Chen membantu mendekor pameran Yue Yue.
Yue Yue juga sibuk mengurus lainnya.
Akhirnya sampai jam makan siang dekor pun hampir selesai.
Wei Yi datang sambil membawa makan siang.
Yue Yue mencari Yu Chen dan memanggil Yu Chen untuk makan siang.
Yue Yue, "Yu Chen, kita makan siang dulu. Lagipula ini sudah jam makan siang."
Yu Chen , "Baiklah, sebentar lagi. Ini sudah hampir selesai."
Yue Yue dan Wei Yi menggelengkan kepala.
Lalu Yue Yue mendekati Yu Chen dan berkata, "Sudahlah Yu Chen. Kita makan siang dulu. Jika kau tidak berhenti dulu, lebih baik aku menyuruhmu pulang saja dan tidak usah membantuku lagi."
Yu Chen menghentikan dekorannya dan ia tersenyum," Baiklah, baiklah. Hari ini kau galak sekali."
Mereka bertiga pun makan siang bersama.
Saat Yu Chen mengulurkan tangannya dengan sumpit untuk mengambil lauk. Ternyata tangannya yang terluka berdarah.
Yue Yue terkejut melihatnya, "Yu Chen, tanganmu berdarah."
Wei Yi, "Biar aku lihat."
Saat Wei Yi memeriksa, dia berkata, "Kenapa bisa terluka seperti ini? "
Yu Chen," Sudahlah tidak apa-apa. Nanti aku akan obati lagi. Ayo kita makan lagi. "
Yu Chen pun makan lagi.
Yue Yue, " Aku pastikan nanti tangannya akan ku obati."
Wei Yi , "Kalian ini, benar- benar lucu."
Setelah selesai mendekor.
Yu Chen yang sedang duduk sambil istirahat.
Yue Yue datang membawa minuman.
Yue Yue," Minumlah. "
Yu Chen, "Terima kasih."
Yue Yue menoleh, "Tidak biasanya kau jadi manis."
Yu Chen tertawa, "Apa aneh aku jadi manis, sepupuku Yue Yue."
Yue Yue tertawa.
Lalu ia berkata," Lebih baik tanganmu segera di obati. Sepertinya lukanya tambah parah. Aku antar kau ke rumah sakit, bagaimana?"
Yu Chen menatap sepupunya.
Yue Yue lalu berhenti dan berkata, "Kenapa kau malah menatapku?"
Yu Chen, "Aku beruntung sekali, punya saudara sepupu yang perhatian seperti ini."
Yue Yue pun tersedak.
Yu Chen tertawa.
Lalu ia berkata, "Baiklah, aku harus kembali ke resort dulu. Nanti aku akan obati sendiri tanganku. ”
Yue Yue, "Aku antar Yu Chen."
Yu Chen menggelengkan kepala, "Tidak usah, lagipula kau masih harus membereskan banyak hal untuk mempersiapkan pameranmu bukan? Tidak apa-apa aku akan naik bus saja."
Yue Yue, "Nanti aku akan menjemputmu. "
Yu Chen mengangguk, "Baiklah. Sampai jumpa. "
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...