Sister

Sister
Bab 16


__ADS_3

Hari hari berlalu, Yu Chen hanya focus pada perkerjaannya saja dan juga ia semakin sibuk dengan menjadi guru piano di sekolah dasar.


Terkadang saat makan siang, Yue Yue membawakan makan siang dan makan bersama di taman resort.


Sasa pun menyusul.


Yu Chen hanya diam dan tidak banyak bicara.


Meski Sasa sudah tahu bahwa Yu Chen sudah memutuskan hubungan dengan Kak Xiao Kang.


Sasa juga tidak bisa banyak bicara dengan Yu Chen, karena Yu Chen selalu menghindar.


Yu Chen sering pulang larut malam, bahkan terkadang ia lupa untuk makan.


Setiap hari ia lakukan seperti itu.


Siang itu Yu Chen mendekor restoran.


Ternyata ada seorang setengah baya bersama dengan istrinya sedang menikmati hari ulang tahun pernikahan mereka.


Saat seorang pelayan sedang membawa teh untuk istrinya.


Tidak sengaja sang istri menyenggol dan pelayan itu menjatuhkan teh dan terkena sedikit di kemeja istrinya.


Sang Suami begitu marah besar pada pelayan itu.


Pelayan itu segera minta maaf.


Sang istri juga berkata pada suaminya bahwa tidak apa-apa.


Tapi sang suami terus marah marah, bahkan akan mengadukan pelayan itu pada direktur resort Formosa untuk memecatnya.


Pelayan itu benar benar minta maaf.


Yu Chien yang melihatnya datang menghampiri.


Dengan tenang Yu Chen membungkukan badannya sambil berkata, "Tuan, kami benar-benar mohon maaf atas kurang baiknya pelayanan kami. Saya mewakili pihak resort mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Saya lah yang akan bertanggung jawab atas kesalahan pelayan ini."


Tuan itu berkata, "Siapa kau?! Apa kau tahu?! Saat ini kami sedang merayakan hari ulang tahun pernikahan kami. Aku kira tempat ini bisa menjadi tempat yang special untuk kami. Tapi dia sudah merusak suasana. Aku tidak mau tahu, dia harus di pecat! "


Yu Chen, "Tuan, saya Xu Yu Chen akan bertanggung jawab atas hal ini. Saya bisa mengerti perasaan anda saat ini. Tapi saya mohon Tuan berikan kesempatan untuk saya memperbaiki pelayanan kami. "


Tuan itu tersenyum," Siapa kau sampai kau mau bertanggung jawab untuk kesalahan yang sudah dibuat pelayan itu. "


Yu Chen menatap istrinya lalu ia berkata, "Tuan, jika sampai pelayanan saya tidak memuaskan anda dan Nyonya, saya bersedia untuk mengundurkan diri dari resort ini. Karena apapun akan saya lakukan untuk bisa memberikan pelayanan yang baik bagi setiap pengunjung resort ini. "


Sang Istri berkata, "Suamiku, sudahlah, berikan dia kesempatan. Jangan mempersulitnya. Lagipula saat ini kita sedang merayakan ulang tahun pernikahan kita, jangan merusak suasana. Pelayan itu pun tidak sengaja menumpahkan teh karena akupun juga tidak sengaja menyenggolnya."


Sang Suami  menghelas napas, lalu ia akhirnya berkata ," Baiklah, aku akan memberikan kesempatan padamu untuk memperbaiki kesalahan pelayan itu. Tapi ingat! Jika sampai tidak memuaskan ku dan istriku, kau harus pegang apa yang sudah kau katakan tadi."


Yu Chen tersenyum dan membungkukkan badan sambil berkata, "Terima kasih Tuan, terima kasih Nyonya."


Sang Istri tersenyum dan mengangguk.


Lalu Yu Chen mulai menuju ke dapur, ia sendiri yang memimpin kepala dapur restorannya.


Dan ia sendiri yang membawa setiap hidangan.


Setelah hidangan terakhir, ia membawakan 2 buah cangkir lucu seperti sepasang cangkir.


Dan berisi teh dengan sepotong jeruk di dalamnya.


Sang Suami berkata," Minuman apa ini?! Aku tidak suka!"

__ADS_1


Sang Istri melihat cangkir itu dan melihat teh yang di dalamnya ada sepotong jeruk.


Lalu sang istri meminumnya dengan pelan.


Suaminya melihat apa yang dilakukan istrinya.


Setelah meminumnya, ia terdiam.


Beberapa saat kemudian berkata, "Rasanya teh dan ada sedikit rasa jeruk, tapi aneh sekali. Apa ada sesuatu yang istimewa dari teh ini?"


Yu Chen tersenyum lembut dan berkata, "Benar Nyonya, meski teh ini terlihat seperti aneh dan sederhana, tapi ada sesuatu yang istimewa. Teh jeruk ini adalah kesukaan ibuku. Saat aku masih kecil aku sering melihat ibu saat minum teh ia pasti akan memasukkan jeruk ini ke dalamnya. Dan ayahku mengatakan justru karena keanehan ini lah ayahku mencintai ibuku. Saat ini Nyonya dan Tuan sedang merayakan ulang tahun pernikahan kalian. Banyak hal pasti sudah kalian lalui untuk membangun rumah tangga cinta kalian, ada banyak perbedaan dan keanehan yang kalian dapati, tapi justru itulah yang membuat kalian saling mencintai."


Lalu Yu Chen menghela napas dan berkata lagi, "Dan sepasang cangkir ini, konon adalah sepasang milik suami istri yang saling mencintai, meski sang suami sedang ada di medan perang, sang istri dengan tulus dan setia menunggunya sampai akhirnya meski ada perpisahan yang beditu lama mereka bisa berkumpul kembali sampai putih rambutnya. Saya pun berharap kalian bisa demikian bisa seperti sepasang cangkir ini selalu bersama sampai putih rambut. Selamat ulang tahun atas pernikahan kalian. "


Sang Istri terharu mendengarnya. Begitu juga sang suami sedikit tersentuh dengan kata kata Yu Chen.


Lalu Yu Chen mengeluarkan bouquet bunga mawar merah muda dan sangat cantik dengan perpaduan lili putih.


Yu Chen memberikan pada sang istri sambil berkata, "Nyonya bunga ini untuk anda, bunga mawar merah muda melambangkan cinta kasih , dan lili putih melambangkan kemurnian. Saya berharap cinta kasih yang murni dan kebahagiaan bisa mewarnai rumah tangga kalian. "


Nyonya itu tersenyum lembut, "Terima kasih. Aku sangat menyukai bunga, baru kali ini aku mengerti tentang lambang bunga. "


Sang Suami berkata, "Meski kau bisa membuat istriku tersenyum, tapi belum tentu bisa memuaskanku."


Yu Chen berkata dengan lembut, "Aku mengerti Tuan. Sesuai dengan kata- kataku, jika sampai tidak memuaskan anda dan Nyonya, aku yang akan bertanggung jawab terhadap hal ini dan akan mengundurkan dari resort ini. Baiklah, kalian nikmatilah hidangan penutup."


Yu Chen membungkukkan badan. Ia duduk di depan piano berwarna putih. Dan ia mulai memainkan piano tersebut dengan alunan yang indah.


Sepasang suami istri pun terkejut dengan alunan piano yang dimainkan Yu Chen.


Mereka menikmati alunan piano Yu Chen.


Yu Ching mendengar mengenai kejadian yang ada di restoran.


Yu Ching segera menuju ke restoran. Saat sampai di restoran ia mendengar alunan piano yang sering dimainkan Yu Chen.


Ia berhenti agak jauh dari dan melihat apa yang telah dilakukan Yu chen.


Setelah Yu Chen selesai, ia pun menyuruh pelayan music di restoran untuk memainkan biola.


Dan ia mendekati sepasang suami istri tersebut dan berkata, "Tuan , Nyonya silakan menikmati hidangan penutup dari kami, dan menikmati alunan biola . Sekali lagi, saya mewakili pihak resort mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami. Aku doakan kalian bahagia selalu. "


Yu Chen membungkukkan badan.


Sang suami hanya diam saja, dan sang istri tersenyum dan mengangguk.


Lalu Yu Chen pun pergi.


Yu Ching menghela napas.


Lalu Yu Ching masuk ke dapur dan menyuruh pelayan untuk memberikan tambahan hidangan penutup istimewa untuk pasangan suami istri tersebut dan memberikan beberapa voucher liburan.


Sebelum pergi meninggalkan restoran Yu Ching masih berdiri melihat pelayan melayani suami istri tersebut.


Dan ternyata Tuan tersebut mulai kagum dengan Yu Chen.


ia berkata pada seorang pelayan, "Nona Xu Yu Chen yang sudah melayani kami, dia adalah atasan kalian? "


Pelayan itupun berkata, "Nona ke dua Xu sebenarnya ada di departemen florist. "


Sang istri berkata, "Nona ke dua? Maksudnya?"


Pelayan itu berkata, "Nona ke dua Xu adalah cucu ke dua direktur Xu di resort ini."

__ADS_1


Sang Istri berkata lagi, "Cucu ke dua direktur Xu? Sebagai Cucu ke dua, dia hanya bekerja sebagai florist di resort ini? "


Ia menoleh pada suaminya," Suamiku, meski dia adalah seorang cucu dari direktur, dia bahkan tidak mempedulikan jabatannya sebagai cucu, dan mau merendahkan diri untuk melayani kita. Bahkan memohon maaf dan mau bertanggung jawab demi kesalahan pelayan tadi. Benar-benar jarang kita bisa menemui seseorang pekerja dan seorang yang berhati baik seperti itu. Lebih kita jangan terus mempermasalahkan hal ini lagi. "


Sang suami menghela napas.


Lalu Yu Ching mendekat," Tuan, Nyonya. Aku General Manager di Resort Flower mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami. "


Yu Ching pun membungkukkan badan.


Sang Suami melihat Yu Ching dan berkata, "Sudahlah, aku tidak akan memperpanjang masalah hari ini. Lagipula Nona Xu tadi sudah melayani kami seharian. Kami sudah sangat puas dengan pelayanannya. Direktur Xu benar-benar beruntung memiliki cucu sepertinya. Dan juga ada seorang General Manager yang mau turun tangan mohon maaf. Aku puas dengan pelayanan di Resor Flower. Terima kasih."


Yu Ching benar benar bangga dengan adiknya.


Lalu Yu Ching berkata, "Tuan dan Nyonya benar benar suatu kehormatan bagi kami anda merayakan hari ulang tahun pernikahan anda di sini. Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Tuan dan Nyonya. Baiklah, silakan menikmati, ini adalah hidangan penutup istimewa dari kami. "


Lalu sang istri berkata, "Nona, maaf, sepasang cangkir ini apakah kami bisa membelinya? Aku sangat tertarik dengan cerita dari sepasang cangkir ini. "


Yu Ching pun tahu mengenai cerita sepasang cangkir itu.


Ia pernah tahu dari Yu Chen.


Dan Yu Chen sengaja membeli cangkir itu dengan susah payah.


Ia sedikit bingung dengan hal ini.


Saat ia hendak menjawab, ada seorang pelayan berkata, "Nyonya, sepasang cangkir ini akan kami bersihkan dan kami bungkuskan untuk anda. Nona ke dua Xu sudah berpesan kepada kami sebelum pergi, sepasang cangkir ini ia ingin kami memberikan pada Tuan dan Nyonya sebagai hadiah Ulang Tahun pernikahan Tuan dan Nyonya. "


Yu Ching terkejut mendengarnya.


Sang istri berkata," Benarkah?!"


Yu Ching menoleh pada pelayan itu dan berkata, "Apakah benar yang kau katakan itu?"


Pelayan itu berkata, "Benar Bu GM."


Yu Ching," Baiklah jika begitu, bungkuskan sepasang cangkir ini untuk Tuan dan Nyonya ini. "


Lalu pelayan itu segera pergi.


Dan Yu Ching, "Baiklah Tuan, Nyonya. Selamat ulang Tahun atas pernikahan kalian. Aku doakan kalian bahagia selalu. Sama seperti dari cerita sepasang cangkir itu. "


Yu Ching tersenyum lembut dan membungkukan badan.


Lalu ia pergi.


Sepasang suami istri itu kagum dengan pelayanan dari resort itu.


Sang istri juga terkejut ternyata GM tadi juga tahu dengan cerita dari sepasang cangkir itu.


Lalu sang istri bertanya pada seorang pelayan saat membawakan bungkusan sepasang cangkir itu," General Manager kalian, aku ingin tahu namanya, siapa namanya?"


Pelayan itu menjawab ,"Bu GM adalah Nona Xu Yu Ching. Dia adalah cucu pertama direktur Xu."


Merekapun terkejut mendengarnya.


Sang Istri tersenyum sambil berkata, "Sepertinya direktur Xu benar benar beruntung mempunyai 2 cucu yang begitu baik dan rendah hati. Benar bukan suamiku?"


Sang suami mengangguk.


Lalu merekapun pergi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2