
Pagi itu, di resort Yu Ching mencari Xiao kang.
Sampai akhirnya ia menemukan Xiao Kang. Yu Ching pun berkata, " Manager Chong, ternyata kau disini. Aku mencarimu sejak kemaren, tapi sepertinya kau tidak masuk. "
Xiao Kang pun berkata," Maafkan aku Bu GM, karena harus memeriksa beberapa tempat pemandian kita, karenanya hari ini aku baru kembali. Ada apa bu GM mencariku?"
Yu Ching, "Aku sedang tidak ingin membicarakan tentang perkerjaan. Ini mengenai Yu Chen. Aku melihat sendiri apa yang kau lakukan pada Yu Chen malam itu. "
Xiao Kang pun menatap Yu Ching.
Dan Yu Ching berkata lagi, "Aku tahu, hubungan kalian belakangan ini sedang tidak baik. Tapi meski begitu, kalian bisa membicarakan baik-baik bukan? Bagaimana pun juga Yu Chen adalah adikku. Aku tidak suka kau berbuat memalukan seperti itu pada adikku. Kau adalah tunangannya. Aku yakin kau pria yang baik. Jangan sampai kau membuat kepercayaan ku hilang padamu. Dan jangan lagi berbuat hal yang memalukan seperti itu pada adikku. "
Xiao Kang hanya bisa diam.
Lalu Yu Ching pergi.
Tanpa diduga Mo Bei mendengarnya. Ia mengikuti Yu Ching sampai ke lift.
Di dalam lift hanya ada mereka berdua. Yu Chen hanya diam saja.
Ia terus mengacuhkan Mo Bei selama ini.
Lalu Mo Bei berkata, "Aku tidak sengaja mendengarkan pembicaraanmu dengan Xiao Kang. Kau sudah berbaikkan dengan Yu Chen?"
Yu Ching," Sepertinya kau semakin tertarik dengan hal yang berkenaan dengan Yu Chen. "
Mo Bei," Yu Ching, aku mohon. Kita hentikan kesalahpahaman kita. Percayalah, aku tidak mungkin melakukan hubungan dibelakangmu dengan Yu Chen. Dia adalah adikmu. Dan aku sangat mencintaimu. "
Yu Ching, "Mo Bei, aku muak dengan kata-katamu. Kau yang memulainya dari awal. Karenanya aku tidak akan percaya padamu."
Mo Bei segera memegang tangan Yu Ching, "Yu Ching, seharusnya kau tahu betul siapa yang harus kau curigai. Malam itu siapa yang menyuruhmu ke taman? siapa yang ada dipihakmu dan siapa yang menjebakmu. Ingatlah Yu Ching, Yu Chen adalah adikmu. "
Yu Ching , "Hentikan! Aku tidak mau dengar lagi kata-katamu Mo Bei."
Lalu lift terbuka, dan Yu Ching melepaskan tangannya dari Mo Bei dan ia segera berjalan keluar.
Mo Bei hanya diam.
Keesokan harinya, Yu Ching diberitahu oleh asistennya bahwa Manager Mo memutuskan untuk sementara waktu ke Taichung untuk mengurusi pemandian air hangat yang ada disana.
Yu Ching sedikit terkejut mendengarnya.
Memang manager di Taichung telah mengundurkan diri, sehingga tidak ada orang yang mengawasi disana. Karenanya Mo Bei memutuskan untuk mengusulkan dirinya menjadi pengawas disana.
Yu Ching mulai memikirkan kata-kata Mo Bei saat di lift tempo hari.
Ia mulai memikirkan siapa yang memberitahunya malam itu mengenai keberadaan Yu Chen.
Orang itu adalah Chong Xiao Kang. Tapi ia masih sedikit tidak percaya bahwa Xiao kang yang menjebak mereka bertiga.
Hari hari berlalu. Yu Chen tahu mengenai Mo Bei yang memutuskan ke Taichung sebagai manager sementara disana. Ia tahu, hal itu terjadi karenanya.
Xiao Kang mulai melakukan suatu hal lagi untuk menjebak Yu Chen.
Ia masih benar-benar marah saat Yu Ching sempat memarahinya dan mengancamnya karena Yu Ching melihat apa yang dilakukannya pada Yu Chen.
Pagi itu Xiao Kang sengaja mengajak para dewan komisaris untuk mengadakan rapat di Taichung sekaligus mengecek tempat wisata pemandian air hangat resort Flower.
Mau tidak mau Yu Ching pun harus ikut menemani mereka.
Dan kebetulan pagi itu Sasa mengajak Yu Chen untuk bermain di Taichung, sudah lama sekali mereka tidak ke sana.
Yue Yue tidak bisa ikut karena harus menyiapkan untuk pameran yang akan ia adakan.
Setelah seharian bermain di Tai Chung. Yu Chen dan Sasa bermain di pemandian air hangat milik resort sekaligus mereka mengecek pasokan bunga disana.
Setelah bermain dan mengecek bunga bunga di sana, Yu Chen dan Sasa pun menikmati hidangan di restoran dekat pemandian.
Sementara rapat dewan komisaris selesai. Para dewan komisaris ingin menikmati pemandian air hangat juga.
Sedang Yu Ching hanya ingin jalan-jalan menikmati pemandangan.
Xiao Kang berkata, "Jika bu GM lelah dan lapar, bu GM bisa ke restoran kita dekat pemandian untuk istirahat."
Yu Ching, "Baiklah, kalian pergilah menemani para dewan komisaris. "
Chong Xiao Kang bertemu dengan Mo Bei.
Mo Bei, "Lama tidak berjumpa Chong Xiao Kang."
Xiao Kang tersenyum," Benar manager Mo. "
Mo Bei, "Kau tidak ikut dengan para dewan komisaris dipemandian air hangat?"
Xiao Kang, "Aku hendak menyusul mereka. Bu GM tidak mau ikut menemani mereka. Sepertinya ia ingin ke restoran untuk istirahat. Baiklah, aku harus pergi."
Mo Bei, " Jika begitu aku tidak mengganggumu."
Lalu Xiao Kang pergi sambil tersenyum licik.
Mo Bei menuju ke restoran.
Sementara itu Sasa menerima sms dari Xiao Kang.
Xiao Kang memintanya untuk meneleponnya.
__ADS_1
Lalu Sasa berkata," Yu Chen aku ke kamar mandi dulu. Tunggu sebentar ya."
Yu Chen, "btaiklah."
Sasa segera menuju ke toilet.
Sasa menelepon Xiao Kang, "Kak Xiao Kang, ada apa? "
Xiao Kang," Sasa, aku ada di Taichung juga. "
Sasa," Aku tidak tahu kenapa kau menyuruhku kemari bermain dengan Yu Chen. Ternyata kau juga ada disini? "
Xiao Kang," Benar sekali. Aku ingin bertemu denganmu juga disini. Tapi sepertinya aku tidak bisa bertemu denganmu, karena aku harus menemani para dewan komisaris dipemandian air hangat. Sasa, aku sedang melakukan sebuah rencana. Kau lihatlah saja ."
Sasa, "Kak Xiao Kang, apa yang kau lakukan lagi? Aku mohon sudahlah. "
Sementara itu,
Mo Bei masuk ke restoran dan ia tidak melihat Yu Ching, tapi ia melihat Yu Chen.
Yu Chen terkejut melihatnya.
Lalu Mo Bei duduk di depan Yu Chen.
Mo Bei," Aku tidak tahu kau kemari. "
Yu Chen," Aku hanya menemani Sasa karena sudah lama tidak bermain kemari, dan tadi kami hanya sebentar saja ada dipemandian air hangat. "
Mo Bei," Jadi begitu. Aku kira Yu Ching kemari. Karena dia ada disini juga bersama dengan para dewan komisaris."
Yu Chen terkejut, "Kak Yu Ching ada disini? Aku tidak tahu. "
Mo Bei, "Aku kira kau tahu Yu Chen."
Yu Chen menggelengkan kepala, lalu ia berkata," Kak Mo Bei, maafkan aku. Karena aku, kalian menjadi seperti ini. tapi kenapa kau memutuskan ke Tai Chung? Kak, aku mohon, jangan menyerah. Aku yakin kalian masih saling mencintai. Jika kau pergi kemari, lalu bagaimana dengan kak Yu Ching? Aku mohon padamu, berjanjilah untuk terus menjaga kakakku. Dia sangat mencintaimu kak. Aku yakin, nanti masalah ini akan segera berlalu. "
Mo Bei menghela napas, "aku rasa untuk sementara kami butuh untuk tenang. Saat ini, Yu Ching benar-benar sangat sulit untuk diajak bicara baik-baik. "
Yu Chen menghela napas,
tanpa diduga Yu Ching masuk ke restoran dan melihat Yu Chen bersama Mo Bei.
Yu Ching mendekat dan berkata, "Ternyata kalian masih sempat untuk bisa bertemu disini? Kalian... Benar-benar memalukan."
Lalu Yu Ching pergi.
Yu Chen dan Mo Bei begitu terkejut.
Yu Chen segera mengejar kakaknya,
Yu Chen," Kakak! "
Yu Ching segera memasuki mobilnya. Dan ia pergi.
Yu Chen berlari mengikuti mobil kakaknya dan ia menjerit, "Kakakk!!!"
Yu Chen terus berlari, tiba-tiba dadanya sakit.
Dan ia memegang dadanya.
Lalu tanpa diduga iapun tersandung dan terjatuh.
Yu Ching melihat dari kaca spionnya.
Ia meneteskan airmata.
Yu Chen terjatuh.
Ia menangis, "Kakak, itu tidak seperti yang kau pikirkan. Aku mohon, percayalah padaku. Kakak..."
Sementara itu Mo Bei dan juga Sasa yang keluar dari toilet sempat melihat kejadian itu, menolong Yu Chen.
Sasa, "Yu Chen."
Yu Chen," Bagaimana ini? Sasa..."
Sasa memeluk sahabatnya.
Ia ikut sedih saat itu.
Ia benar-benar merasa bersalah, ia tidak tahu kalau inilah yang sedang direncanakan kak Xiao Kang.
Akhirnya Sasa dan Yu Chen pun kembali.
Saat di mobil Yu Chen hanya diam saja. Tiba-tiba nafas Yu Chen terengah-engah, Sasa kebingungan melihatnya.
Ia menghentikan mobilnya.
Sasa, "Yu Chen, kau kenapa? Yu Chen?"
Yu Chen, "Tolong di tasku Sasa..."
Sasa mengambil tas Yu Chen dan Yu Chen segera mengambil obat.
Dan ia menelannya.
__ADS_1
Sasa memberikannya sebotol air minum.
Akhirnya perlahan ia mulai tenang.
Sasa, "Yu Chen, sebenarnya kau kenapa? Kau ada sakit apa? Kau benar-benar membuatku takut tadi."
Yu Chen yang masih lemas, ia berkata pelan, "Aku tidak apa-apa. Aku hanya lelah saja. Terima kasih kau sudah membantuku. Tolong antar aku pulang, aku benar-benar sudah lelah. "
Sasa," Baiklah."
Sasa mengantar Yu Chen sampai ke rumah.
Lalu Yu Chen berusaha sekuat tenaga untuk turun dari mobil,
Sasa hendak membantunya untuk berjalan masuk ke rumah,
Tapi Yu Chen berkata," Tidak perlu, aku bisa berjalan sendiri. Tenanglah, aku tidak apa-apa. Hari ini terima kasih, kau sudah mengajakku bermain dan bersenang bersenang. Selamat malam Sasa."
Lalu Sasa berkata," Yu Chen aku berharap kau selalu kuat. Aku yakin, kau pasti bisa melewati semua ini."
Yu Chen tersenyum dan mengangguk, "Terimakasih Sasa."
Sasa, "Selamat malam. "
Yu Chen mengangguk dan ia masuk ke dalam rumah.
Sasa menghela napas, dan ia pun pergi.
Yu Chen yang masih bersandar di balik pagar rumah, ia menghela napas, ia menatap rumahnya.
Lalu ia berjalan pelan dengan sekuat tenaga, karena saat itu ia benar-benar lelah dan masih lemas.
Bibi Li yang membukakan pintu rumah.
Yu Chen," Terima kasih bi."
Semuanya sudah istirahat dikamar malam itu.
Karena Yu Chen pulang malam sekali.
Lalu Yu Chen pun berjalan, tiba-tiba ia hendak terjatuh, bibi Li memeganginya.
Bibi Li, "Nona muda, anda tidak apa-apa?"
Yu Chen, "Aku tidak apa-apa bi.."
Yu Chen berusaha berjalan sendiri, tapi ia pun hampir terjatuh lagi,
lalu bibi Li memeganginya lagi," Nona, kau sakit? "
Yu Chen," Bibi Li, bisa bantu aku sampai ke kamar."
Bibi Li," Baiklah Nona"
Lalu bibi Li membantunya sampai ke kamarnya.
Yu Ching sempat mendengar suara.
Hanya dia tidak mempedulikannya.
Bibi Li membantu membaringkan Yu Chen sampai ke tempat tidurnya.
Bibi Li, "Nona mau aku panggilkan dokter? Atau aku buatkan air hangat ?"
Yu Chen," Tidak perlu bi, terima kasih. Aku hanya kelelahan saja bi, hanya butuh istirahat saja. "
Bibi Li," Baiklah jika begitu, istirahatlah nona. Bibi kembali dulu,"
Yu Chen, "Bibi Li, jangan beritahu siapapun ya. "
Bibi Li hanya mengangguk.
Lalu Yu Chen pun tertidur.
Bibi Li keluar dari kamar Yu Chen dan ia berjalan turun.
Yu Ching pun turun hendak mengambil air minum, ia melihat bibi Li dan berkata," Siapa yang baru saja pulang bi?"
Bibi Li," Nona Yu Chen yang baru saja pulang. Sepertinya ia sedang sakit nona, karena tadi ia hampir saja terjatuh dan tidak kuat berjalan. Karenanya bibi membantunya sampai ke kamarnya."
Yu Ching, "Yu Chen??"
Bibi Li segera ingat dan ia memegang mulutnya dengan tangannya, "Astaga, aku lupa, seharusnya bibi tidak boleh memberitahu siapapun"
Yu Ching menatap bibinya, "Yu Chen meminta bibi Li untuk diam? "
Bibi Li, "Iya nona, maaf kan bibi Li, bibi terlalu banyak bicara. Anggap saja bibi Li tidak bicara apa-apa. "
BIbi Li menggelengkan kepala, "Tapi memang kasihan sekali nona Yu Chen. Sepertinya akhir -akhir ini ia sering sakit "
Lalu bibi Li pun pergi.
Yu Ching pun memikirkan kata-kata bibi Li. Ia menghela napas.
Yu Ching berdiri di depan kamar adiknya.
__ADS_1
dan ia berkata dalam hati," Jika aku perhatikan, belakangan ini dia sepertinya kurang sehat. "
...****************...