
Malam itu, Yu Chen begitu lama tidak sadarkan diri.
Wei Yi berkata pada Yue Yue," Ini lebih baik, ia bisa istirahat cukup lama. Yue Yue, malam ini aku ada jam jaga malam. Jika ada apa-apa, panggillah aku."
Yue Yue mengangguk, "Baiklah. "
Wei Yi pun memegang pundak Yue Yue, "Kau juga istirahatlah. Aku meletakkan selimut dan bantal di sofa. Dan aku juga meletakkan susu hangat di meja. Minumlah selagi hangat, kau juga harus menjaga kesehatanmu."
Yue Yue, "Terima kasih Wei Yi."
Wei Yi tersenyum mengangguk.
Lalu ia berjalan keluar.
Malam itu Yue Yue tidak berani tertidur, ia terus menjaga Yu Chen.
Ia sempat mengabari orang rumah, bahwa ia tidak bisa pulang ke rumah bersama Yu Chen, karena ia akan menginap di puncak.
Ia mengatakan pada ibunya bahwa mereka ada acara bertemu dengan teman-teman SMA di puncak.
Yu Ching sedikit aneh saat ia diberitahu oleh bibinya bahwa Yue Yue dan Yu Chen tidak pulang malam itu karena ada acara dipuncak bertemu dengan teman-teman SMA mereka.
Saat Yu Ching naik ke kamarnya, ia melihat kamar adiknya.
Dan ia berkata dalam hati, "Sebenarnya, ada apa denganmu Yu Chen? apakah kau baik baik saja?..."
Keesokan paginya, Yu Chen akhirnya pun sadar.
Perlahan ia membuka matanya. Lalu ia melihat sekitarnya.
Ia melihat tangannya di infus, dan ia merasakan menggunakan oksigen di hidungnya.
Lalu ia melihat sepupunya tertidur di samping ranjangnya.
Saat Yu Chen hendak menggerakkan tangannya, tiba-tiba Yue Yue terbangun.
Dan ia melihat Yu Chen sudah sadar.
" Yu Chen, kau sudah sadar. Syukurlah, bagaimana sudah merasa baikkan?" Tanya Yue Yue.
Yu Chen memegang tangan Yue Yue dan ia mengangguk.
Lalu Yu Chen melepaskan oksigen dari hidungnya.
Ia pun berkata pelan, karena masih lemas, "Yue Yue..."
Yue Yue mengangguk, "Bagaimana? Kau haus? Atau kau lapar?"
Yu Chen menggelengkan kepala, dan ia berkata," Aku kira... aku tidak bisa bangun lagi. "
Yue Yue yang mendengarnya berkata, "Kau ini bicara apa? Jangan berkata seperti itu Yu Chen."
Yu Chen, "Yue Yue, aku ingin menghirup udara segar di luar, kau mau menemaniku keluar?"
Yue Yue," Tapi kau masih lemah Yu Chen. Tunggulah dulu sampai kau sedikit kuat, kita baru keluar jalan-jalan."
__ADS_1
Yu Chen menggelengkan kepala, "Yue Yue, aku sudah tidak apa-apa. "
Yue Yue menarik nafas dan akhirnya berkata," Baiklah kalau begitu, kita jalan-jalan di taman saja. Sebentar, aku akan membantumu duduk."
Lalu Yue Yue membantu Yu Chen duduk di kursi roda.
Dan mereka pun keluar jalan-jalan ditaman.
Pagi itu hari begitu cerah dan udara begitu segar.
Mereka berhenti di tengah taman.
Yue Yue membantu Yu Chen duduk di kursi taman dan mereka duduk bersama.
Yue Yue mengenakan baju selimut hangat pada Yu Chen.
Yu Chen tersenyum, "Terima kasih Yue Yue. "
Yue Yue lalu duduk di samping Yu Chen.
"Aku tidak menyangka kau menjadi pengasuhku sekarang." Kata Yu Chen sambil tersenyum pada sepupunya.
Yue Yue," Aku memang adalah sustermu bukan?"
Yu Chen tersenyum geli.
Lalu ia melihat ke langit dan menghirup udara.
Ia pun berkata, "Rasanya begitu segar pagi ini. Aku tidak pernah menyangka, udara bisa begitu segar."
Yu Chen berkata," Yue Yue, setiap dadaku terasa sakit, aku pasti akan merasa sesak nafas, dan itu membuatku untuk sulit bernafas. Saat itupun aku selalu merasa seakan tidak akan bisa bernafas lagi. Jadi, setiap kali aku terbangun dan bisa bernafas lagi, rasanya itu anugerah buatku. Dan aku harus mensyukuri hal itu."
Ia menghela nafas dan berkata lagi, "Karenanya mulai sekarang, setiap hari yang kulalui, selalu penting dan berharga buatku. "
Yu Chen lalu menggenggam tangan Yue Yue dan berkata, "Kau tahu, tadi saat aku membuka mataku, aku hanya melihat warna putih. Aku pikir aku sudah meninggal, tapi saat aku melihatmu ada di sampingku. Aku benar-benar bersyukur. Terima kasih Yue Yue, kau selalu menemaniku. Bagaimana aku harus membalas kebaikanmu."
Yue Yue meneteskan airmata mendengarkan kata-kata sepupunya itu, dan ia berkata, "Yu Chen... aku benar-benar sedih kau berkata seperti itu. Aku adalah sepupumu. Sejak ibuku membawamu dan kak Yu Ching ke rumah, aku akan menyayangimu dan juga kak Yu Ching, karena kalian adalah saudaraku. Apapun yang terjadi padamu, aku akan selalu menemanimu. Yang harus kau lakukan sekarang adalah tetaplah kuat Yu Chen. Kau harus bertahan untuk melewati semua ini. kita berjuang bersama-sama. "
Yu Chen terharu mendengarnya," Yue Yue..."
Lalu Yu Chen mengangguk dan berkata," Baiklah. "
Yue Yue tersenyum lega.
Beberapa saat Wei Yi datang sambil membawa susu hangat untuk mereka berdua dan berkata, "Baiklah, maaf aku harus mengganggu pembicaraan kalian. Tapi kalian harus minum susu hangat ini dulu. "
Mereka berdua tersenyum.
Lalu Wei Yi berkata lagi, "Dan setelah menghabiskan susu hangat ini, pasienku Nona Xu Yu Chen harus kembali ke kamarnya. Karena tidak baik terlalu lama di luar untuk sementara waktu ini."
Yu Chen, "Dokter Li, bukankah udara di pagi hari bagus untuk kesehatan?"
Wei Yi, "Tentu saja, tapi tidak baik juga untuk pasien yang satu ini terlalu lama di luar. Dan lagipula, aku tahu pasienku 1 ini tidak suka terlalu lama di rumah sakit bukan? Jadi, jika Nona Xu ingin segera keluar dari rumah sakit, setidaknya banyaklah istirahat dulu."
Yue Yue tertawa mendengarnya.
__ADS_1
Dan Yu Chen pun menggelengkan kepala," Baiklah-baiklah, kali ini aku akan menurutimu. Kalian berdua sudah puas bukan mengerjaiku."
Mereka pun tertawa.
Setelah mereka menghabiskan susu hangat pemberian Wei Yi.
Akhirnya Wei Yi dan Yue Yue membantu Yu Chen duduk di kursi roda, dan membawa mereka masuk ke kamar.
Wei Yi memeriksa lagi keadaan Yu Chen, untuk memastikan bahwa kesehatan Yu Chen sudah stabil atau belum.
Sambil Yu Chen berkata," Wei Yi, malam ini aku tidak mau menginap di sini. Jadi mau tidak mau kau harus ijinkanku untuk pulang."
Wei Yi menghela napas.
Yue Yue, "Kau ini benar-benar keras kepala Yu Chen. setidaknya istirahatlah dulu di rumah sakit sehari lagi. "
Yu Chen," Aku tidak mau. "
Wei Yi, "Baiklah, kalian jangan bertengkar di rumah sakit. aku jadi pusing jika mendengar kalian bertengkar. "
Lalu Wei Yi menoleh pada Yu Chen dan berkata, "Tunggu setelah laporan kesehatanmu keluar, baru kau kuijinkan untuk pulang. Baiklah, kau istirahatlah dulu Yu Chen. Aku harus melihat laporan kesehatanmu dulu. Nanti beberapa jam lagi aku akan datang kemari, ingat jangan mengambil keputusan sendiri untuk pulang. "
Yu Chen melirik Wei Yi dan menjawab, "Baiklah, Aku mengerti. "
Lalu Wei Yi berjalan keluar.
Yue Yue berkata, "Ini bubur pangsit yang dibawakan Wei Yi. Kau lapar? Biar aku menyuapimu."
Yu Chen, "Baiklah. "
Lalu Yue Yue menyuapi Yu Chen.
" Yu Chen, sebenarnya apa yang terjadi kemaren saat aku keluar mengambil mobil? Aku melihat kak Yu Ching mengejarmu dari belakang." Tanya Yue Yue.
Yu Chen diam sebentar, lalu ia berkata, "Saat aku mengambil tas di ruang kerjaku... Ruangan sudah terlihat sepi. Lalu aku keluar dari ruangan. Dan tanpa diduga kak Xiao Kang, dia..."
Yue Yue terkejut, "Kak Xiao Kang, dia kenapa ? kalian bertengkar? Sepertinya aku lihat akhir-akhir ini kalian tidak pernah bersama dan sepertinya kalian sedang bertengkar. "
Yu Chen menatap Yue Yue.
Lalu Yu Chen berkata," Kami ada sedikit masalah. Dan mungkin untuk sementara waktu kami butuh untuk saling diam dan intropeksi diri. "
"Masalah? Kalian bertengkar?" Tanya Yue Yue penasaran.
Yu Chen menjawab," Bisakah kau tidak menanyakan apa masalahnya, aku sedang tidak ingin mengingatnya. Suatu hari nanti, kau akan tahu. "
Yue Yue, "Yu Chen... apakah kalian bertengkar karena gosip mengenai kau dengan kak Mo Bei? "
Yu Chen, "Yue Yue, aku mohon. Terserah kau mengira apa masalahnya, tapi aku mohon jangan mengungkitnya. "
Yue Yue, "Baiklah, aku tidak akan meneruskannya jika itu yang kau inginkan. "
Akhirnya siang itu, Yu Chen diperbolehkan pulang.
...****************...
__ADS_1