
Saat berita mengenai Yu Chen dan Mo Bei yang pergi bersama tersebar sampai ke karyawan kantor.
Mereka tahu bahwa Mo Bei adalah tunangan kakaknya.
Semuanya membicarakan mereka.
Yu Ching pun juga mendengar, tapi ia hanya diam saja.
Saat Yu Chen kembali ke rumah sore harinya bersama Xiao Kang.
Xiao Kang hanya diam dan sesekali berkata," Kau lapar? "
Yu Chen pun menjawab, "Jika kak Xiao Kang lapar, kita bisa makan dulu. bagaimana?"
Xiao Kang berkata, "Sepertinya tidak bisa. Aku mau menemui klien. Maaf aku tidak bisa menemanimu makan. Aku akan mengantarmu pulang."
Sampai di rumah, Xiao Kang membukakan pintu dan hanya diam.
Yu Chen selalu tidak lupa mengucapkan terima kasih.
Xiao Kang," Kau tidak perlu selalu mengucapkan terima kasih, sudah sewajarnya aku melakukan hal ini. Baiklah, sampai jumpa."
Xiao Kang naik mobil dan ia berkata, "Segeralah masuk. "
Yu Chen," Kak Xiao Kang... ."
Xiao Kang," Sampai jumpa. "
Xiao Kang lalu pergi.
Yu Chen menarik nafas panjang.
Lalu ia berhenti sebentar sebelum masuk, ia melihat gerbang rumahnya.
Sebentar kemudian mobil Yu Ching datang.
Yu Ching turun dari mobilnya, ia melihat Yu Chen adiknya, "Yu Chen ? Kau baru saja datang?"
Yu Chen menoleh ke kakaknya dan menjawab, "Iya kak , aku baru saja datang. "
Yu Chen tersenyum menyembunyikan perasaannya.
Lalu Yu Ching berkata, "Ya Sudah ayo kita masuk, di luar sangat dingin."
Yu Chen mengangguk.
Saat makan malam Yu Chen hanya diam saja, ia pikir kakaknya pasti tahu tentang gossip itu.
Lalu Bibi Que berkata, "Yu Chen, ini masakan kesukaanmu, makanlah yang banyak. "
Yu Chen hanya diam saja karena melamun,
Yue Yue dan Yu Ching menoleh ke arah Yu Chen, Yu Chen hanya diam sambil menatap nasi yang hanya dari tadi diaduk-aduk dengan sumpit yang dipegangnya.
Yue Yue lalu berkata," Yu Chen?!... Hei Yu Chen ! "
Yu Chen lalu sadar dari lamunannya dan ia berkata," Iya, enak sekali bi ."
Semuanya bingung melihat Yu Chen,
Yue Yue menjawab, "Hei Nenek Galak! Kau kenapa? Ibuku tadi hanya bilang kalau ini masakan kesukaanmu, jadi makan yang banyak, sampai-sampai anaknya sendiri dilupakan."
Yue Yue geleng kepala lalu berkata lagi, "Tapi kau malah menjawab, Iya bi enak sekali. Aku rasa kau pasti salah minum obat. "
Bibi Que menyaut, "Yue Yue, Jangan mengejek lagi."
__ADS_1
lalu sang bibi menoleh pada Yu Chen, "Yu Chen kau tidak apa-apa? Apa kau sakit? "
Yu Chen, "Tidak ada apa-apa bi. Iya baiklah aku akan makan yang banyak." Sambil ia tersenyum.
Yu Ching merasa aneh dengan sikap adiknya, ia tahu pasti Yu Chen sedang memikirkan gosip yang tersebar di karyawan-karyawan kantor.
Setelah selesai makan Yu Chen yang naik ke atas,
dan Yue Yue mengejarnya lalu berkata, "Yu Chen kau benar tidak ada apa-apa? Apa terjadi sesuatu di kantor? "
Yu Chen menjawab," Tidak ada apa-apa, Yue Yue. Hanya saja aku sedang lelah, kau mau memijat kakiku?"
Yue Yue menatap Yu Chen, "Yu Chen !..."
Lalu ia berpikir sebentar dan menjawab, "Baiklah, aku akan memijatmu tapi kau harus mentraktirku makan, bagaimana? "
Yu Chen menatap Yue Yue dengan wajah curiga, "Wajahmu menakutkan seperti hantu,sampai-sampai bulu kuduku berdiri semua, aku tidak mau kau pijat saja."
Yu Chen lalu berjalan hendak masuk ke kamarnya, Yue Yue mengejarnya sampai ikut masuk ke dalam kamar Yu Chen, "Yu Chen!"
Mereka akhirnya bertengkar hebat di dalam kamar Yu Chen.
Que San yang ada di ruang keluarga bersama suami, ayahnya dan Yu Ching menggelengkan kepala.
Que San , "Anak-anak itu benar-benar nakal, selalu saja bertengkar."
Xu Xian menjawab, "Biar saja, jika tidak ada mereka jadi sepi rumah ini. "
Que San," Ayah selalu saja memanjakan mereka. "
Yu Ching, "Aku akan melihat mereka."
Ketika Yu Ching hendak berdiri dan berjalan, ternyata Yu Chen dan Yue Yue turun sambil Yu Chen mengejar Yue Yue, "Yue Yue jangan lari!"
Yue Yue mendekati ibunya sambil mejulurkan lidahnya.
Yue Yue terpancing, "Apa kau bilang?!"
Yu Chen lalu segera mendekati kakaknya dan berkata, "Kau tidak dengar? Aku bilang kau penakut!" Sambil tertawa.
Yu Ching dan bibinya menggelengkan kepala,
lalu Que San berkata pada ayahnya, "Ayah ini sudah terlalu ramai seperti di pasar."
Liu Jiang hanya tertawa melihat tingkah putrinya dan keponakannya, begitu juga Xu Hanwen.
Malam harinya, Yu Chen masih belum tidur.
Ia keluar kamarnya, hendak ingin mengambil minum, lalu ia menoleh kamar kakaknya.
Ia mendekati kamar kakaknya, lalu dengan ragu ia mengetuk pintu kamar kakaknya dan membuka pintu pelan-pelan, "Kakak? ..."
Ternyata sang kakak masih belum tidur dan sedang mengerjakan pekerjaan kantor.
Yu Chen," Kakak kau belum tidur? Aku ingin bicara sebentar, apa aku mengganggumu? "
Yu Ching lalu menjawab, "Tidak apa-apa, masuklah. "
Yu Chen lalu masuk, dia duduk di samping kakaknya, dan berkata, "Kakak belum tidur? "
Yu Ching, "Mungkin sebentar lagi, masih ada yang harus kakak selesaikan. Ada apa kau ingin bicara dengan kakak? "
Yu Chen menjawab, "Kakak, mengenai... ."
Yu Chen berhenti sebentar.
Yu Ching melihat adiknya yang tiba-tiba berhenti bicara, "Mengenai apa? Katakan saja. "
__ADS_1
Yu Chen menatap kakaknya, lalu akhirnya ia berkata lagi, "Mengenai masalah gossip yang tersebar. Kakak aku benar-benar ..."
Yu Ching menyaut adiknya," Yu Chen, kakak tidak mempedulikannya, kakak percaya padamu juga Mo Bei. Kau tidak usah mempedulikan gossip-gosip itu. Mengerti? "
Yu Chen terkejut," Kakak, tidak marah? Maksudku kakak percaya padaku? "
Yu Ching tersenyum, lalu menjawab, "Yu Chen kau adalah adikku, aku lebih baik percaya pada adikku daripada gossip-gosip itu. "
Yu Chen," Tapi kak saat itu memang kak Mo Bei mengantarku pulang dan mentraktirku minum es cream. Tapi kakak tahu bukan, aku hanya menganggap kak Mo Bei seperti kakakku sendiri, aku ..."
Yu Ching segera berkata," Aku sudah tahu, Mo Bei sudah menceritakan semuanya pada kakak. Yu Chen, dengarkan kakak, kakak tahu kau sedang memikirkan gossip itu terus, kau takut kalau kakak tidak mempercayaimu. Kakak percaya padamu dan tidak usah mempedulikan gossip itu. Mengerti ?...mengerti Yu Chen?"
Yu Chen tersenyum dan mengangguk, "Iya, terimakasih kak. Aku paling sayang pada kakak."
Tiba-tiba perut Yu Chen berbunyi, Yu Chen tersenyum, "Aku lapar lagi."
Yu Ching tertawa.
Akhirnya mereka keluar mencari restoran cepat saji dan makan bersama.
Keesokan harinya, di resort seperti biasa Yu Chen masuk ke kamar-kamar untuk menghias dengan bunga-bunga dan wewangian, mengecek bunga-bunga yang ada di taman bunga. Ia tahu banyak karyawan yang membicarakannya, tapi ia tidak mempedulikannya.
Berita tersebut sampai terdengar ke telinga sang kakek dan Zhuang Liu Jiang.
Sementara itu tiba-tiba terjadi sesuatu di lobi, rangkaian bunga yang dirangkai oleh Yu Chen berbentuk seperti pintu masuk tiba-tiba terjatuh, dan hampir mengenai seorang anak kecil, Yu Chen yang saat itu lewat, ia langsung berlari, dan menolong anak kecil itu.
Sampai akhirnya dapat terhindar, dan tangan Yu Chen menyenggol pot bunga, karena melindungi anak kecil yang ia peluk saat itu.
Lalu orang tua anak itu segera menghampiri anaknya dan mengucapkan terimakasih pada Yu Chen.
Yue Yue yang kebetulan saat itu datang melihat, ia langsung mendekati Yu Chen, "Kau tidak apa-apa Yu Chen?"
Yu Chen mengangguk dan berkata," Aku tidak apa-apa, untung saja anak itu selamat."
Lalu Yu Chen menyuruh Cleaning service untuk membersihkan lantai, karena pot yang pecah dan bunga-bunga yang berceceran.
Xiao Kang yang juga kebetulan lewat dan lihat kejadian itu, ia mewakili Yu Chen dan resort meminta maaf pada orang tua anak tersebut dan hendak membawanya ke klinik kesehatan yang tersedia di Resort.
Anak kecil itu berlari mendekati Yu Chen, sambil tangannya memegang celana Yu Chen dan berkata, "Kakak terimakasih ya. "
Yu Chen tersenyum, "Sama-sama adik manis. "
Lalu anak kecil itu pergi bersama orang tuanya dan di antar Xiao Kang untuk ke klinik.
Sedangkan Yu Chen tangannya tergores oleh pot dan cukup mengeluarkan banyak darah.
Yue Yue yang mengetahuinya, ia langsung menggandeng Yu Chen,
Yu Chen terkejut dan berkata, "Yue Yue mau ke mana?! "
Yue Yue ," Tentu saja ke klinik kesehatan. Anak kecil tadi saja tidak terluka sama sekali di bawa ke klinik kesehatan, kau yang tangannya terluka malah diam saja. "
Yu Chen, "Yue Yue tidak usah, aku obati sendiri saja. "
Yue Yue ," Kau diam saja, jangan cerewet ! "
Akhirnya sampai di klinik, tangan Yu chen segera diobati.
Xiao Kang juga ada di sana.
Setelah selesai diobati dan diperban, Yue Yue hendak pergi menemui Wei Yi di Rumah sakit,sebelumnya ia berkata pada Yu Chen, "Kau terlalu baik atau terlalu bodoh Yu Chen? "
Yu Chen menjawab, "Kau mengejekku Yue Yue , lebih baik kau segera pergi menemui Wei Yi. "
Yue Yue tertawa, lalu dia pergi sambil berkata, "Baiklah aku pergi nenek galak. "
Ia tertawa mengejek Yu Chen, dan Yu Chen hanya menggelengkan kepala.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...