
*Sebelumnya...
Yue Yue datang ke Shang Hai menemui Yu Chen di kantornya.
Lalu Yu Chen mengajak Yue Yue untuk menikmati kota Shang Hai*.
...****************...
Yu Chen, "Baiklah, sekarang kau mau aku antar ke mana Nona Zhuang Yue Yue?"
Yue Yue tertawa, "Aku jadi geli mendengarnya."
Yu Chen tertawa.
Ia berkata, "Kalau begitu, kau menurut saja padaku ya."
Yue Yue terus menatap Yu Chen.
Yu Chen yang sedang menyetir menyadarinya.
"Kenapa kau terus menatapku? Apakah aku semakin cantik?" Tanya Yu Chen.
Yue Yue tertawa dan berkata, "Tidak."
Yu Chen menggelengkan kepala.
Yue Yue berkata lagi, "Aku hanya tidak menyangka, saat ini aku bersama denganmu. Setelah 6 tahun ini kami mengira kau sudah meninggal. Sekarang aku bisa tertawa lagi denganmu. Aku sangat bersyukur bisa melihat mu lagi Yu Chen."
Yu Chen tersenyum dan berkata, "Kau tetap adalah sepupu ku yang terbaik Yue Yue. Selamanya aku tidak akan pernah lupa kebaikanmu."
Yue Yue, "Yu Chen... ."
Yu Chen menoleh, "Baiklah, sekarang kita tidak usah memikirkan hal yang lalu lagi. Bukankah yang terpenting sekarang kita sudah bertemu kembali."
Yue Yue mengangguk.
Hari itu, mereka jalan-jalan menikmati indahnya kota Shang Hai.
Saat menikmati makan malam di sebuah restoran yang nyaman.
Yu Chen berkata, "Sayang sekali kau tidak mengajak Chen Chen. Dia pasti akan suka bermain kemari."
Yue Yue, "Aku tidak bisa membawanya. Dia harus sekolah. Kau harus sering sering kembali ke Teipei Yu Chen. Dia terus menanyakanmu. Sepertinya dia sangat menyukaimu."
Yu Chen tersenyum, "Dia lebih menyukaiku daripada ibunya. Itu bagus sekali." Ejek Yu Chen.
__ADS_1
Yue Yue, "Yu Chen!"
Yu Chen tertawa.
Yu Chen lalu berkata, "Kau bilang ada yang kau rencanakan bersama denganku. Apa itu?"
Yue Yue, "Ini mengenai acara ulang tahun kak Yu Ching. Meski di resort ada banyak Florist yang bisa mendekor saat pesta. Tapi aku rasa, hanya kau yang pantas mendekornya. Karena itu aku ingin memintamu mendekor pesta itu. Aku akan memikirkan konsep desainnya. Kau yang mendekornya Yu Chen. Bagaimana?"
Yu Chen menatap Yue Yue, lalu ia mengangguk.
"Baiklah, aku setuju. Lagipula, sudah selama 6 tahun ini aku tidak menemani kakak saat ulang tahunnya."
Beberapa saat pesanan mereka datang.
Lalu Yu Chen mengambil sebuah kotak obat dan meminumnya lebih dulu.
Yue Yue melihatnya dan berkata, "Kau masih sakit Yu Chen?"
Yu Chen menggelengkan kepala, "Ini hanya obat untuk menjaga kesehatan dan pemulihan saja. Hingga obat ini habis, setelah itu aku tidak akan tergantung dengan obat lagi."
Di kotak itu ada sebuah tulisan dan Yue Yue mengambilnya dan melihatnya sambil tersenyum. Tulisan itu sudah bisa di tebak oleh Fei Yang, pasti tulisan Li Wei.
Di situ tertulis, "Jangan lupa diminum "
Sambil ada gambar smile.
Yu Chen tersenyum, "Aku tidak pernah menyangka. Ternyata Li Wei adalah Mr Right ku. Selama ini aku sudah salah memilih orang. Padahal Wei Xiang selalu ada disampingku. Tetapi aku tidak menyadarinya. Aku bersyukur sekali Yue Yue."
Yue Yue tersenyum dan mengangguk, ikut senang.
Lalu mereka pun makan.
Dan Yue Yue berkata, "Lalu kapan rencanamu akan siap mendekor?"
Yu Chen, "Saat kau kembali ke Teipei aku akan ikut denganmu. Lagipula, aku juga akan ada rapat dengan para pemegang saham di resort Flower 3 hari lagi."
Yue Yue, "Itu menyenangkan sekali."
Yu Chen, "Dan selama itu kau harus ganti mentraktirku."
Merekapun tertawa bersama.
3 hari berada di Shang Hai, keluarga Li Wei ternyata begitu baik dan hangat menyambut Yue Yue.
Saat di Teipei, Yu Chen akhirnya kembali ke rumah. Semua senang menyambutnya.
__ADS_1
Malam itu Yu Chen menikmati makan malam bersama dengan keluarganya. Yu Ching tidak menyangka akan ada hari itu, bisa kembali berkumpul bersama-sama dengan Yu Chen di rumah lagi.
Setelah makan, Yu Ching mengantar adiknya ke kamarnya.
Yu Ching, "Kakak selalu meminta bibi Li untuk membersihkannya. Kakak juga meminta bibi Li untuk tidak merubah tatanan kamarmu."
Yu Chen menatap kakaknya.
Yu Ching berkata lagi, "Karena kakak percaya, kau pasti akan kembali lagi."
Yu Chen, "Kakak... ."
Yu Ching, "Maafkan kakak selama ini Yu Chen. Kakak tidak mempercayaimu. Kakak bukan kakak yang baik."
Yu Chen menggelengkan kepala, "Kakak, jangan berkata seperti itu. Semuanya sudah berlalu."
Yu Ching, "Kakak sudah tahu, Xiao Kang ternyata— ."
Yu Chen menyaut, "Kakak, aku rasa kita tidak perlu membicarakannya, yang terpenting adalah sekarang. Aku bisa kembali bersama dengan kakak lagi."
Yu Ching tersenyum, "Baiklah, sudah malam. Kau istirahatlah, besok kita masih harus ada meeting dengan para pemegang saham."
Yu Chen mengangguk. Yu Ching menatap adiknya.
Lalu ia pun berbalik dan hendak berjalan keluar.
Yu Chen, "Kakak."
Yu Ching menoleh.
Yu Chen menatap kakaknya, "Selamat malam."
Yu Ching pun tiba-tiba mendekati adiknya dan memeluknya. Yu Chen terkejut. Mereka diam sesaat. Lalu
Yu Ching berkata, "Kakak benar-benar merindukanmu."
Yu Chen tersenyum dan menjawab di pelukan kakaknya, "Aku juga sangat merindukan kakak. Aku menyayangimu kak "
Yu Ching mengangguk.
Lalu ia melepas pelukannya, ia menatap adiknya dengan senyuman lembut sambil mengusap kepala adiknya.
Malam itu Yu Chen meminta kakaknya menemaninya tidur.
Mereka menikmati malam itu sambil berbincang-bincang dan bersendau-gurau.
__ADS_1
...****************...