Sister

Sister
Bab 40


__ADS_3

*Episode Sebelumnya...


Setelah itu, Yu Ching menandatangani perjanjian kerja sama tersebut.


Mereka berdua saling berjabatan tangan.


Yu Ching berkata, "Aku mengucapkan terima kasih pada Direktur Li. Aku dengar beberapa tahun yang lalu beliau meninggal, lalu sekarang... ."


Asisten Yi menjawab, "Memang benar beliau sudah meninggal beberapa tahun yang lalu. Sekarang jabatan Direktur diserahkan pada putrinya dan calon menantunya."


Yu Ching, "Jadi begitu. Kami turut berdukacita atas kematian beliau. Dan kami benar-benar mengucapkan terima kasih pada Resort Shang Ri karena mau bekerja sama dengan resort kami."


Setelah berpamitan, lalu Asisten Yi pun kembali ke mobil.


Dan Asisten Yi menceritakan segalanya pada Yu Chen*.


...****************...


Yu Ching segera memberi tahu berita baik pada keluarganya.


Paman dan Bibi Que yang sedang ada di Shang Hai sangat senang mendengarnya.


Siang itu Yu Chen pergi ke sekolah Chen Chen.


Lagi-lagi Chen Chen menunggu ibunya di depan sekolah.


Yu Chen membawa coklat dan 2 buah es krim.


Yu Chen, "Chen Chen apa kabar?"


Chen Chen tersenyum ramah, "Kakak! Kau datang lagi."


Yu Chen mengangguk, "Ibumu belum menjemputmu lagi?"


Tanya Yu Chen.


Chen Chen mengangguk.


Yu Chen, "Kalau begitu kita tunggu ibumu ya. Sambil kita minum es krim."


Chen Chen tersenyum lebar, "Wahh, iya kak. Terima kasih."


Yu Chen pun membukakan es krim untuk Chen Chen, dan mereka makan bersama.


Chen Chen, "Kakak tahu, setelah ibu melihat coklat pemberian kakak, ibu benar tidak marah."


Yu Chen, "Benarkah?"


Chen Chen mengangguk.


Lalu ia berkata lagi, "Kakak, aku melihat foto kakak di rumah. Aku melihat foto kakak bersama dengan ibu dan bibi Sasa."


Yu Chen menatap Chen Chen.


Chen Chen berkata lagi, "Nenek sering bilang, foto yang mirip dengan kakak adalah bibiku."


Yu Chen, "Nenekmu berkata seperti itu?"


"Apakah kakak adalah bibiku?" Tanya Chen Chen dengan polosnya.


Yu Chen tersenyum dan mengusap kepala Chen Chen.


Yu Chen mengeluarkan sebuah coklat dan boneka kecil, lalu Yu Chen memberikannya pada Chen Chen.


Ia berkata, "Baiklah ini untuk Chen Chen."


Chen Chen," Tapi, aku bisa dimarahi ibu jika aku terus menerima pemberian kakak."


Yu Chen, "Bukankah Chen Chen bilang, kakak seperti bibi Chen Chen. Kalau begitu bibi boleh memberikan coklat dan boneka ini untuk Chen Chen bukan?"


Chen Chen menatap Yu Chen.


Yu Chen tersenyum, "Jangan khawatir, ibumu tidak akan marah. Jika ia marah, kau bisa bilang pada kakak nanti. “


Chen Chen tersenyum, "Terima kasih kak!"


Yu Chen tersenyum dan mengangguk.


Lalu Yu Chen berkata, "Baiklah, es krim kakak sudah habis. Sebentar lagi ibumu pasti akan segera datang. Kakak harus pergi. Kita akan bertemu lagi Chen Chen."


Chen Chen mengangguk dan tersenyum, "Kakak, aku tidak tahu nama kakak. Siapa nama kakak? Ibu pasti mengenali kakak?"


Yu Chen tersenyum, "Nama kakak hampir mirip dengan mu. Kau bisa memanggil kakak Chen."


Chen Chen, "Benarkah?"


Yu Chen mengangguk.


Lalu Yu Chen pun mengusap kepala Chen Chen.


Yu Chen berkata, "Boleh kakak memelukmu?"


Chen Chen tersenyum dan mengangguk.


Yu Chen memeluk keponakannya itu, ia tersenyum dan merasa sayang dengan keponakannya.


Beberapa saat kemudian iapun melepaskan pelukannya.


Dan ia berkata, "Baiklah, kakak pergi dulu, sampai jumpa lagi Chen Chen."


Chen Chen mengangguk dan berkata, "Sampai jumpa lagi kak."

__ADS_1


Yu Chen pun pergi setelah tersenyum lembut dan melambaikan tangannya pada Chen Chen.


Beberapa saat Yue Yue datang bersama Wei Yi.


Chen Chen, "Ibu! Ayah!"


Yue Yue, "Maaf, ibu dan ayah datang terlambat lagi."


Chen Chen menggelengkan kepala, Tidak apa-apa bu. Lagipula Chen Chen ditemani oleh teman ibu lagi tadi."


Yue Yue dan Wei Yi terkejut mendengarnya.


Yue Yue, "Teman ibu lagi?"


Chen Chen, "Kakak itu memberi Chen Chen Coklat dan boneka bu. Kakak itu bernama kakak Chen. Dia bilang namanya hampir mirip denganku bu."


Yue Yue tambah terkejut mendengarnya.


Yue Yue, "Chen Chen, di mana kakak itu sekarang?"


Chen Chen menjawab, "Dia sudah pergi bu."


Yue Yue menoleh ke sekitarnya, begitu juga Wei Yi.


Saat dimobil Chen Chen berkata, "Bu, kakak itu mirip dengan foto yang ada dirumah. Nenek sering bilang dia adalah bibi Chen. Nanti jika Chen Chen bertemu lagi dengannya, Chen Chen akan mempertemukannya dengan ibu dan ayah."


Yue Yue dan Wei Yi saling bertatapan.


Yue Yue pun berkata dalam hati, "Benarkah itu kau Yu Chen?"


Beberapa saat kemudian Yue Yue menerima pesan.


Ada seseorang yang ingin bertemu dengannya membicarakan mengenai pameran desain.


Ia menunggu sekarang di taman kota dekat danau.


Yue Yue, "Wei Yi ,kau bisa mengantarku sebentar ke taman kota dekat danau. Ada klien yang ingin bertemu membicarakan tentang pameran desain."


Wei Yi, "Baiklah."


Chen Chen menyaut, "Aku tidak akan rewel bu. Ibu tenang saja."


Yue Yue dan Wei Yi tersenyum.


Yue Yue, "Baiklah, ibu percaya padamu."


Sampai mereka disana.


Yue Yue menoleh ke putrinya, "Chen Chen, kau disini bersama dengan ayah. Bermainlah dengan ayah sebentar. Ibu pergi sebentar."


Chen Chen tersenyum, "Baiklah bu."


Yue Yue mengangguk.


Lalu ia turun.


Ia berjalan masuk ke taman.


Dan ia pun mulai menelepon nomor handphone yang sudah mengirim pesan di handphonenya.


Teleponnya tidak diangkat.


Ia berjalan sampai di dekat danau.


Ia mencoba menelepon lagi, tanpa diduga ia mendengar bunyi dering handphone tidak jauh darinya.


Ia melihat seorang perempuan berdiri menatap danau membelakanginya. Dari belakang ia berjalan mendekat.


Dan ia berkata, "Maaf, Nona apakah anda... ."


Yu Chen yang berdiri sambil tangannya memegang  telepon.


Ia perlahan menoleh dan membalikkan badannya.


Saat membalikkan badannya.


Yue Yue begitu terkejut melihatnya.


Perlahan air mata Yue Yue menetes.


Yue Yue, "Kau... Yu Chen?"


Yu Chen tersenyum.


Dan berkata, "Lama tidak berjumpa Yue Yue."


Yue Yue, "Aku tidak percaya ini."


Yue Yue mendekat dan memegang tangan Yu Chen, dan itu nyata.


Yue Yue, "Aku benar-benar tidak percaya... Kau Yu Chen?"


Yu Chen mengangguk dan tersenyum, "Senang bertemu kembali denganmu.“


Yue Yue pun segera memeluk sepupunya itu. Ia benar benar tidak menyangka, selama ini mereka semua mengira Yu Chen sudah meninggal. Tapi saat ini ia melihat dengan mata kepalanya sendiri bahkan dia bisa memeluk Yu Chen.


Yue Yue, "Aku senang melihatmu lagi Yu Chen, Aku benar-benar bahagia dan bersyukur kau masih hidup. Yu Chen... ."


Yu Chen, "Yue Yue... ."


Yu Chen ikut meneteskan airmata haru.

__ADS_1


Wei Yi yang tidak tenang, ia bersama putrinya mencari Yue Yue. Ia terkejut melihat Fei Yang memeluk Yu Chen.


Wei Yi, "Yu Chen?!"


Yue Yue melepaskan pelukannya.


Yue Yue menoleh pada Wei Yi.


"Wei Yi, kau melihatnya bukan? Yu Chen masih hidup.  Apa yang dikatakan kak Yu Ching benar. Yu Chen masih hidup." Kata Yue Yue.


Yu Chen tersenyum dan berkata, "Lama tidak jumpa Wei Yi. Senang bertemu denganmu lagi."


Akhirnya merekapun berbincang.


Wei Yi bermain dengan putrinya.


Yue Yue menceritakan segalanya apa yang terjadi pada keluarga dan Resort Flower.


Yu Chen yakin itu semua adalah perbuatan Chong Xiao Kang. Ia tidak menyangka Chong Xiao kang melakukan semua itu.


Yue Yue, "Yu Chen, selama ini kau ada di mana? Kak Yu Ching tidak pernah berhenti mencarimu. Selama ini ia percaya kau masih hidup."


Yu Chen menatap Yue Yue.


Dan berkata, "Aku tinggal di Shang Hai."


Yue Yue, "Kau tinggal di Shang Hai?"


Yu Chen mengangguk.


Yu Chen tersenyum, "Kau pasti tidak menyangka bukan aku masih hidup hingga sekarang?"


Yue Yue, "Yu Chen... syukurlah. Aku benar-benar senang melihatmu masih hidup. Kami mengira kau sudah meninggal. Hanya kak Yu Ching saja yang masih percaya bahwa kau masih hidup. Ikutlah pulang denganku. Semua pasti senang melihatmu, apalagi kak Yu CHing."


Yu Chen tersenyum, "Yue Yue. Aku pasti akan pulang, tapi tidak sekarang. Selama ini aku sudah tinggal di Shang Hai. Aku memulai segalanya di sana."


Yue Yue, "Tapi Yu Chen... ."


Yu Chen mengalihkan pembicaraan mereka, "kau menikah dengan Wei Yi dan mempunyai seorang putri yang benar- benar lucu dan pintar, Ia mirip denganmu."


Yue Yue tersenyum, "Banyak hal yang terjadi Yu Chen. Aku menikah dengan Wei Yi 5 tahun yang lalu. Ayahku jatuh sakit karena terjadi masalah di resort. Ada seorang yang membeli saham besar-besaran. Sehingga resort kita terguncang. Kak Yu Ching menggantikan ayah sementara menjadi Direktur di resort."


Yu Chen, "Apakah kakek baik-baik saja?"


Yue Yue mengangguk, "Kakek baik baik saja. Dokter hanya mengatakan agar kakek banyak istirahat dan tidak perlu memikirkan tentang resort lagi. Yu Chen aku mohon, pulanglah."


Yu Chen memegang tangan Yue Yue, "Maafkan aku. Tapi aku tidak bisa pulang sekarang. Aku pasti akan kembali, tapi tidak sekarang. Di sini memang rumahku. Tapi aku sudah memulai segalanya di Shang Hai."


Yue Yue meneteskan air mata, "Yu Chen aku sudah tahu mengenai hubunganmu dengan Chong Xiao kang dan Sasa, kami semua sudah tahu apa yang Sasa lakukan bersama Xiao Kang di belakangmu."


Yu Chen, "Yue Yue... ."


Sementara itu Wei Yi menggendong putrinya yang sudah kelelahan bermain dan tertidur di pelukan Wei Yi.


Yu Chen, "Yue Yue, sepertinya putrimu tidak tahu siapa aku. Jadi ku minta dia memanggilku kakak. Bukankah itu menyenangkan, aku jadi terlihat sedikit lebih muda."


Yue Yue tersenyum, "Kau ini tidak berubah. Ibu sering menceritakan tentangmu padanya, hanya saja mungkin dia lupa dan jarang melihatmu. Kau jangan terus membelikannya coklat. Karena aku yang terus menghabiskannya."


Yu Chen tersenyum mendengarnya.


Lalu ia berkata,  "Baiklah, aku harus kembali ke Shang Hai.


Yue Yue, "Tapi Yu Chen setidaknya pulanglah dulu."


Yu Chen menggelengkan kepala, "Aku harus segera kembali. Yue Yue kita pasti akan bertemu kembali."


Yu Chen pun berdiri.


Yue Yue segera memegang tangan kanan Yu Chen.


"Yu Chen, katakan kau tinggal di mana di Shang Hai?" Tanya Yue Yue.


Yu Chen, "Aku akan menghubungimu lagi nanti."


Yu Chen berjalan mendekati Wei Yi.


Wei Yi, "Yu Chen, kau tidak pulang bersama kami?"


Yu Chen menggelengkan kepala, "Wei Yi. Aku harus kembali ke Shang Hai. Sampai bertemu lagi."


Setelah memeluk sepupunya Yu Chen lalu berjalan meninggalkan mereka. Dan ia naik taksi.


Yue Yue saling berpandangan dengan Wei Yi.


Wei Yi, "Kenapa Yu Chen tidak mau ikut pulang bersama kita?"


Yue Yue menggelengkan kepala, "Aku juga tidak tahu. Dia hanya bilang bahwa dia sudah memulainya semuanya dari awal di Shang Hai. Ia pasti akan pulang tapi tidak sekarang."


Yue Yue menghela napas dan berkata lagi, "Aku hanya merasa, sulit bagi Yu Chen untuk melupakan kejadian lalu. Itu butuh waktu Wei Yi."


Wei Yi memegang pundak istrinya dan berkata, "Setidaknya kita sekarang tahu bahwa Yu Chen masih hidup dan dia ada di Shang Hai."


Yue Yue memandang Wei Yi dan mengangguk sambil tersenyum.


Wei Yi, "Baiklah kita pulang. Chen Chen sudah tertidur."


Yue Yue, "Baiklah."


Lalu mereka pun kembali.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2