
Siang itu, sampai di rumah.
Tidak ada siapapun di rumah, hanya bibi Li.
Lalu Yue Yue mengantar Yu Chen sampai ke kamarnya.
Dan Yu Chen istirahat sepanjang siang itu.
Yue Yue membiarkan Yu Chen istirahat karena ia tahu Yu Chen masih terlihat lemas.
Sore itu Yu Ching menelepon Yue Yue karena ia meminta tolong pada Yue Yue untuk menjemputnya di sebuah café.
Asisten Meng harus mengantar kliennya kembali.
dan sopir Chang harus menjemput Ibunya.
Akhirnya Yue Yue pun menjemput Yu Ching.
Saat dimobil,
Yu Ching berkata," Aku kira kau sudah tidak mau menjemputku lagi Yue Yue. "
Yue Yue tersenyum mendengarnya dan berkata, "Bukankah aku ini sudah seperti sopir kalian? "
Yu Ching tersenyum, "Kau dan Yu Chen ke mana saja? "
"Kami di puncak kak. Karena ada reuni dengan teman-teman SMA kami." Jawab Yue Yue.
Yu Ching menoleh ke Yue Yue dengan wajah curiga , "Benarkah? teman-teman SMA? Tapi kenapa Sasa tidak ikut? bukankah ia juga teman SMA kalian?"
Yue Yue menoleh sebentar mendengar pertanyaan kakak sepupunya itu.
Lalu ia menoleh ke depan lagi dan menjawab, "Iya, memang benar. Kami tidak sempat mengabari Sasa, karena itu sudah malam. Lagi pula kami sulit menghubungi Sasa malam itu. "
Yu Ching akhirnya mengangguk, "Aku kira terjadi sesuatu padamu atau Yu Chen. Karena, aku tidak sengaja melihat Yu Chen dengan Chong Xiao Kang saat kemarin ada di resort. Sepertinya hubungan mereka sedang tidak baik. Kau tidak diberitahu Yu Chen?"
Yue Yue menoleh kakaknya.
Ia sedikit terkejut dengan kata-kata kakaknya .
Yu Ching melanjutkan kata-katanya lagi, "Dan malam itu kakak mencoba terus menelpon handphonemu, kau selalu tidak mengangkatnya. "
Yue Yue, "Maaf kak, malam itu kami sedang bersenang-senang. Sehingga aku tidak mendengar ada telepon."
Yu Ching hanya menggelengkan kepala.
Sambil Yu Ching menatap jendela, ia bertanya," Apakah Yu Chen baik-baik saja? ... sepertinya akhir-akhir ini dia sakit dan wajahnya terlihat pucat. "
__ADS_1
Jawab Yue Yue," Kak Yu Ching... kalau kau begitu mengkhawatirkan Yu Chen, kenapa kau tidak sendiri yang menanyakan padanya. Sebenarnya mau sampai kapan kau seperti ini dengan Yu Chen. Jangan diteruskan lagi kak. "
Yu Ching," Lupakan saja."
Yue Yue," Tapi kak Yu Ching— ."
Karena kebetulan mereka sudah sampai di depan rumah.
Yu Ching segera menyaut," Baiklah, sudah sampai. Terima kasih kau sudah menjemputku."
Yu Ching segera turun dari mobil dan berjalan masuk.
Yue Yue menghela napas melihat kakak sepupunya itu.
Sementara itu sebelumnya,
Que San yang baru saja kembali.
Ia diberitahu oleh bibi Li bahwa Yu Chen dan Yue Yue sudah kembali.
Yu Chen sedang istirahat dan Yue Yue sedang menjemput Yu Ching.
Que San pun membawakan susu madu hangat untuk keponakannya itu.
Ia berjalan menuju ke kamar Yu Chen. Ia mengetuk pintu tapi Yu Chen hanya diam saja.
Que San tersenyum sambil menggelengkan kepala.
Ia meletakkan gelas susu madunya di meja samping ranjang.
Dan ia menyelimuti keponakannya dengan pelan.
Ia menatap keponakannya, ia berkata pelan, "Sepertinya kau benar -benar kelelahan Yu Chen. Bibi jadi tidak tega membangunkanmu. Tidurlah. Bibi akan membiarkan mu istirahat. "
Lalu Que San berjalan keluar.
Malam itu, Yu Chen bangun dan ia ikut makan malam. Ia jadi merasa lebih segar.
Setelah makan malam.
Yu Chen masih membereskan segala laporan pekerjaannya di kamarnya, karena ia harus segera pergi ke New York.
Yue Yue masuk ke kamar sepupunya itu.
Yu Chen menggelengkan kepala, "Kau ini selalu begitu. Ini bukan kamarmu Yue Yue, selalu saja masuk ke kamarku tanpa mengetuk pintu dulu. "
Yue Yue tersenyum", Aku lebih senang seperti ini Yu Chen. Lagipula kamarmu juga adalah kamarku, dan kamarku tentunya adalah kamarku."
__ADS_1
Yu Chen menggelengkan kepala, "Benar-benar susah mempunyai saudara sepupu sepertimu."
Yue Yue hanya tertawa.
Lalu Yue Yue duduk di ranjang Yu Chen sambil melihat Yu Chen mengotak-atik laptopnya.
Dan Yue Yue mulai berkata, "Yu Chen, aku ingin bertanya padamu."
Yu Chen, "Katakan saja. Aku mendengarkan." Sambil Yu Chen masih menatap laptopnya.
"Sebenarnya apa yang terjadi saat kemaren aku menunggu mu di mobil, sementara kau mengambil tasmu. Kau mau bercerita bahwa saat kau mengambil tas, tiba-tiba kak Xiao Kang menemuimu. Bukankah kau sedang ada masalah dengannya? Kalau begitu apa yang dilakukannya padamu? "
Yu Chen berhenti mengetik setelah mendengar pertanyaan Yue Yue.
Lalu ia menjawab," Kami hanya berbicara saja. Hanya itu. Tapi aku malas meladeninya, karenanya aku pergi meninggalkannya dan aku segera ke lobi."
Yue Yue masih curiga," Benarkah hanya itu? Benarkah ia tidak melakukan apapun padamu? Kenapa kau tidak dengan baik-baik menyelesaikan masalah mu dengannya. Lagipula kalian saling mencintai. Aku yakin Xiao Kang selalu percaya padamu. Bukankah gossip itu hanya sebuah kesalahpahaman."
Yu Chen menoleh menatap Yue Yue dengan wajah cukup dingin, "Yue Yue, jika kau ke kamarku hanya untuk menanyakan ini, lebih baik kau keluar. Aku benar-benar tidak ingin membicarakan hal ini. "
Yue Yue tidak peduli, ia masih berkata lagi, "Yu Chen, kenapa kau selalu menghindar? Kalau memang itu hanya kesalahpahaman, kalian bisa menyelesaikan masalah kalian dengan baik- baik bukan. Kau tidak perlu menghindar jika itu bukan masalah yang besar. Aku tahu, mungkin aku terlalu mencampuri urusanmu dengan Xiao Kang. Tapi aku mendengar dari kak Yu Ching, ia melihatmu kemaren malam saat kau bersama dengan Xiao Kang, ia bilang hubungan kalian sedang tidak baik. "
Yu Chen menjawab, "Jadi kak Yu Ching memberitahumu? Ia tidak menceritakan apa yang ia lihat? baiklah, aku akan memberitahumu. Kau ingin tahu apa yang sebenarnya terjad bukan? Kami memang sedang ada masalah, dan mungkin akan sulit untuk bisa kembali lagi seperti dulu. Malam itu, saat aku mengambil tas di ruanganku. Aku bertemu dengan kak Xiao Kang. Aku sedang malas meladeninya, dan tanpa diduga ia melakukan sesuatu hal yang... "
Tiba-tiba Yu Chen tidak bisa melanjutkan kata-katanya.
Terasa sakit bagi Yu Chen.
Mata Yu Chen terlihat memerah.
Yue Yue sedikit mengerti maksud Yu Chen, pasti Xiao Kang berusaha melakukan hal yang memalukan pada Yu Chen.
Yue Yue, "Yu Chen..."
Yu Chen, "Aku tidak bisa mencintainya lagi Yue Yue setelah semua apa yang sudah ia lakukan. Aku benar-benar tidak bisa, sekarang kau sudah puas bukan?! ”
Yue Yue pun segera mendekati sepupunya dan memeluknya,
Yue Yue, "Yu Chen maafkan aku... maafkan aku."
Tanpa diduga Yu Ching mendengarkan pembicaraan mereka.
Ia tahu persis saat itu, ia melihat apa yang dilakukan Xiao Kang.
Meski ia masih kecewa dengan apa yang dilakukan Yu Chen.
Tapi ia pun juga tidak bisa diam tentang apa yang sudah dilakukan Xiao Kang.
__ADS_1
...****************...