
Keesokan harinya saat sarapan pagi,seperti biasa semua berkumpul di ruang makan.
Yu Chen hanya diam sambil cepat-cepat menghabiskan sarapannya.
Yue Yue yang tahu lalu berkata, "Yu Chen kita berangkat bersama ya. "
Yu Chen tidak mendengar, Yue Yue mengulanginya lagi, "Yu Chen. Hei Yu Chen! "
Yu Chen akhirnya sadar dari lamunannya, "Kenapa?"
Yue Yue menggelengkan kepala,
Sedangkan sang bibi merasa aneh pada Yu Chen dan Yu Ching.
Yue Yue berkata lagi, "Aku bilang kita berangkat bersama. Bagaimana?"
Belum sempat Yu Chen menjawab pertanyaan Yue Yue,
Bibi Li pengurus rumah keluarga Xu datang, dan berkata, "Maaf mengganggu. Nona Yu Chen ada yang menelepon dan mencari anda."
Yu Chen, "Siapa bi? "
Bibi Li menjawab, "Katanya teman anda nona. "
Yu Chen sedikit bingung.
Lalu ia keluar dari ruang makan dan mengangkat telepon.
Ternyata Wei Yi yang menelepon.Ia ingin bertemu dengan Yu Chen di Rumah sakit tempat kerjanya.
Setelah menerima telepon dari Wei Yi, ia hendak segera berangkat.
Yue Yue memanggilnya, "Yu Chen kau mau berangkat ke kantor? Kita berangkat bersama saja."
Yu Chen ," Tidak usah Yue Yue, aku ada janji bertemu dengan Wei Yi. Begini saja nanti setelah pulang dari kantor kita pulang bersama. Bagaimana?"
Yue Yue, "Wei Yi? Ada apa Wei Yi ingin menemuimu? "
Yu Chen," Aku juga tidak tahu, sepertinya hasil tes kesehatan yang pernah aku di rawat di rumah sakit sudah keluar. Begini saja, nanti saat pulang dari kantor saja kau bisa menjemputku, bagaimana? "
Yue Yue, "Baiklah. Nanti aku akan menjemputmu."
Sesampainya di rumah sakit, ternyata Wei Yi sudah menunggunya di taman rumah sakit.
Yu Chen, "Kau sudah menungguku lama ya? Aku terkejut sekali kau tadi meneleponku .Aku pikir kau mencari Yue Yue. Kenapa kau ingin bertemu denganku Wei Yi? "
Wei Yi menyerahkan sebuah amplop coklat besar kepada Yu Chen.
__ADS_1
Lalu Yu Chen menerimanya dan membukanya sambil berkata, "Apa ini ?"
Setelah membaca kertas yang ia keluarkan dari amplop coklat itu, ia bertanya lagi dengan sedikit bingung, "Wei Yi apa ini? Aku tidak mengerti maksudnya. "
Wei Yi terdiam sebentar lalu mulai bicara dengan hati-hati, "Saat kau pernah dirawat di Rumah Sakit, aku mengambil sample darahmu untuk mengecek kesehatanmu. Aku melakukan itu Karena untuk memastikan kau tidak apa-apa. Dan dari hasil itu..."
Wei Yi berhenti sebentar lalu melanjutkan lagi, "Kau terkena penyakit kangker jantung Yu Chen."
Yu Chen terkejut saat mendengarnya, sampai-sampai kertas yang ia pegang terjatuh.
Yu Chen menoleh ke arah Wei Yi, lalu ia memegang lengan Wei Yi dengan erat, "Tidak. Tidak mungkin. Tidak mungkin Wei Yi! Hasil tes ini pasti salah. Tidak mungkin. Kita lakukan tes ulang lagi Wei Yi. "
Wei Yi, "Yu Chen. Aku sudah melakukan tes berulang kali. Awalnya aku juga berpikir hasil tes ini salah, aku melakukan tes berulang kali dan hasilnya tetap sama. Maafkan aku Yu Chen."
Yu Chen meneteskan air mata.
Ia terdiam seakan tidak percaya akan apa yang terjadi padanya.
Wei Yi, "Yu Chen tenang dulu, kita masih punya harapan, seringlah datang untuk control kesehatanmu. Jaga kesehatanmu baik-baik. Kita bisa melakukan pencakokan jantung dengan operasi walau kemungkinan berhasil hanya 30 %. Tapi tidak ada salahnya kita mencobanya. Masih ada harapan Yu Chen. "
Yu Chen menggelengkan kepala dan berkata, "Sampai... sampai kapan aku bisa bertahan? "
Wei Yi, "Yu Chen... "
Yu Chen, "Sampai kapan aku bisa bertahan?! "
Yu Chen, "Jika aku tidak mau dioperasi, sampai kapan aku bisa bertahan?"
Wei Yi menjawab, "Paling lama 1 tahun,dan jika tidak 3 bulan. Yu Chen dengarkan aku. Kau masih ada harapan,kita bisa melakukan operasi,aku akan mengenalkan beberapa dokter spesialis untukmu. "
Yu Chen menggelengkan kepala dan berkata, "Wei Yi aku punya 1 permintaan."
Wei Yi, "Katakan saja aku akan membantumu semampuku. "
Yu Chen berkata lagi, "Aku mohon padamu, berjanjilah padaku untuk merahasiakan hal ini dulu dari keluargaku."
Wei Yi, "Yu Chen, tapi ini bukan hal yang sepele. Lagipula aku adalah seorang dokter Yu Chen, aku tidak bisa berbohong untuk kesehatan pasienku. Yu Chen kau harus segera memberitahu keluargamu. "
Yu Chen, "Aku mohon Wei Yi, ini permohonanku. Aku janji akan memberitahu mereka di saat yang tepat. Aku janji akan menjaga kesehatanku, aku akan sering control kemari. Tapi aku mohon rahasiakan hal ini dulu dari keluargaku, aku sendiri yang akan memberitahu mereka. Aku mohon Wei Yi. "
Wei Yi menatap Yu Chen,tidak pernah ia melihat Yu Chen memohon sampai seperti itu.
Akhirnya ia menyerah, "Baiklah. Tapi kau janji untuk jaga kesehatanmu. Kau yang akan memberitahu keluargamu, tapi aku tidak bisa menunggu berlama-lama. Jika sampai terlalu lama kau belum memberitahu keluargamu, aku sendiri yang akan memberitahu mereka. "
Yu Chen mengangguk, "Baik, baiklah. Aku janji. Terima kasih Wei Yi."
Yu Chen pun pergi.
__ADS_1
Ia tidak kembali ke kantor.
Ia hanya berjalan dan terus berjalan.
Ia tidak tahu harus bagaimana menghadapi semua itu.
Sampai malam tiba akhirnya ia sudah ada di depan rumahnya.
Ia memandangi rumahnya, lalu ia duduk di depan gerbang rumahnya.
Sementara itu Yue Yue sedang menuju pulang bersama Yu Ching.
Yue Yue, "Sebenarnya Yu Chen ke mana? Bagaimana anak itu, dia bilang akan pulang bersamaku. Benar-benar anak itu."
Lalu ia menoleh ke arah kakak sepupunya yang duduk di sampingnya dan berkata, "Kak Yu Ching, kenapa kalian bisa seperi ini lagi? Kak Yu Ching, Yu Chen itu adik kakak, seharusnya kak Yu Ching lebih percaya padanya. Kak Yu Ching benar-benar payah. "
Yu Ching menjawab, "Sudahlah Yue Yue, saat ini aku sedang pusing. Aku tidak ingin membicarakan hal ini. Lebih baik kau diam dan menyetir mobil dengan baik. "
Yue Yue berkata lagi, "Baiklah aku akan diam. Tapi aku ingin kakak tahu. Kak Yu Ching boleh saat ini kecewa padanya, tapi takutnya suatu hari nanti kakak akan lebih kecewa lagi jika terus seperti ini dengannya."
Yu Ching pun akhirnya memikirkan apa yang dikatakan Yue Yue.
Sedang Yue Yue akhirnya diam dan terus menyetir mobil sampai rumahnya.
Setelah menghentikan mobilnya dan turun dari mobilnya, ia terkejut melihat Yu Chen duduk di depan gerbang rumah, begitu pula Yu Ching.
Yue Yue, "Yu chen. Kenapa kau ada di luar? Jangan-jangan kau sudah sampai dari tadi? "
Yu Chen, "Yue Yue. Kapan kau datang? Aku baru saja datang. Ayo kita masuk."
Lalu Yu Chen melihat kakaknya.
Ia hanya terdiam.
Dalam hati ia ingin sekali memberitahu kakaknya,ingin sekali ia menangis dan memeluk kakaknya.
Tapi ia tidak bisa apa-apa.
Lalu Yu Ching segera masuk ,tanpa mempedulikan adiknya Yu Chen.
Yue Yue berjalan sambil merangkul Yu Chen, "Kau ke mana saja Yu Chen? Aku menunggumu di kantor tadi. Kau bilang akan pulang bersama. Anak bodoh, seharian tadi kau tidak ke kantor kan?"
Yu Chen hanya diam lalu berkata, "Maaf Yue Yue sudah membuatmu menunggu. "
Yue Yue terkejut, biasanya jika ia mengejek Yu Chen, Yu Chen pasti akan membalasnya.
Tapi kali itu Yu Chen malah minta maaf dan tidak membalas.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...