Sister

Sister
Bab 6


__ADS_3

Akhirnya hari itu mereka jalan-jalan bersama dan makan bersama di cafe milik Yue Yue.


Yu Chen sangat menyukai crepes dan pasta yang ada di cafe milik Yue Yue.


Li Wei tersenyum melihat Yu Chen yang makan dengan lahap.


Yu Chen melihat Li Wei, "Li Wei, makanlah. Jangan terus melihatku. Nanti kau bisa terpesona padaku. "


Semuanya melihat Yu Chen.


Li Wei tertawa mengejek," Kau bilang apa?! aku tidak salah mendengar... ."


Yu Chen, "Bukankah pasta makanan kesukaanmu? Aku jadi ingat saat ibumu datang ke sekolah hanya untuk membawakan pasta kesukaanmu. Didepan teman-teman kau pura pura tidak mau, tapi ternyata... . "


Li Wei, "Yu Chen! kalau kau sedang makan, lebih baik kau diam."


Yu Chen tertawa, "Baiklah-baiklah. Aku akan diam. Jangan marah seperti itu. Kita berdamai saja."


Yue Yue," Kalian benar-benar seperti anak kecil. "


Yu Chen, "Aku tidak mendengar."


lalu Yu Chen mengulurkan tangannya dan hendak berdamai dengan Li Wei.


Lalu Li Wei melihat Yu Chen. Sebentar kemudian, "Sudahlah, aku akan makan."


Yu Chen tersenyum .


Lalu ia menoleh pada yang lainnya, "Baiklah kita makan.  Sasa kau juga makanlah yang banyak."


Sasa tersenyum, "Iya aku tahu."


Yu Chen," Kalian tenang saja, kita makan di cafe Yue Yue, jadi dia yang mentrakir. "


Tangan kanan Yue Yue memegang dahinya.


Dan ia berkata, "jikia setiap hari kau datang, aku benar-benar akan bangkrut. "


Semuanya pun tertawa.


Sore itu sebelum menjemput Yu Ching di perusahaan formosa.


Mereka mengantar Sasa ke apartemennya.


Sasa , "Yu Chen, besok aku hendak ke puncak untuk mengecek tempat spa formosa. Kalau kau mau, kau bisa ikut denganku. Lagipula aku hanya sendirian besok. Kau bisa menikmati puncak."


Yu Chen," Baiklah, aku ikut denganmu."


Sha Sha," Baiklah, besok pagi aku akan menjemputmu."


Yu Chen mengangguk.


Setelah mengantar Sasa. Merekapun pergi ke perusahaan formosa menjemput Yu Ching.


Sampai mereka di rumah.


mereka sudah ditunggu untuk makan malam bersama.


Sang bibi berkata, "Bibi memasak masakan kesukaanmu Yu Chen. Makanlah yang banyak. "


Yu Chen, "Baiklah bi. "


Yue Yue ," Kak Yu Ching, sepertinya kita terlupakan."


Yu Chen menoleh lalu mengambilkan lauk ke mangkuk Yue Yue, "Yue Yue bukankah ini juga makanan kesukaanmu? Makanlah yang banyak juga."


Sang Kakek, Paman dan bibi pun tersenyum.


Yu Ching, "Baiklah kita makan. Aku juga sudah lapar sekali."


Yu Chen lalu mengambilkan lauk juga untuk kakaknya.


Sang bibi berkata," Yu Chen, besok kau akan menemani bibi ke butiq?"


Yu Ching, "Kalau kau mau, kau bisa ikut dengan kakak ke resort Yu Chen."


Yu Chen pun menjawab," Besok, aku ingin menemani Sasa ke puncak untuk memeriksa beberapa pemandian air hangat dan spa juga resort formosa. Boleh kan kek?"


Sang kakek menatap cucunya,


dan ia berkata," Tentu saja boleh."


Yu Ching," Tapi Yu Chen, kau harus ingat, kau tidak boleh ke bukit. Dan jangan pulang terlalu malam."


Yu Chen," i8ya aku mengerti kak. Kakak tenang saja. "


Yue Yue," Paling Yu Chen pulang keesokannya. Benar bukan Yu Chen?"


Yu Chen tersenyum lebar.


Que San menggelengkan kepala.


Lalu sang paman berkata," Bagus jika kau ikut Sasa untuk memeriksa tentang spa kita dan resort kita, dengan begitu kau bisa belajar tentang resort kita."


Yu Chen hanya tersenyum," Paman, jangan begitu, yang ku tahu hanya bunga saja. "


Yu Ching mendengarnya dan ia memikirkan kata-kata adiknya.


Lalu malam itu, saat Yu Chen sedang mengambil air putih dan membawanya ke ke kamarnya.


Yu Ching sedang membuka pintu kamarnya dan hendak keluar dari kamarnya.


Ia melihat adiknya dan berkata, "Yu Chen... ."


Yu Chen pun menoleh, "Kakak, kau belum tidur?"


Yu Ching, "Belum, masih ada beberapa laporan yang harus ku kerjakan. Kau juga belum tidur? "


Yu Chen menggelengkan kepala, "Belum kak. Aku masih belum bisa tidur karena tidak ada laporan yang harus ku kerjakan."


Yu Ching tersenyum," Kau ini. "

__ADS_1


Yu Chen pun tertawa.


Lalu Yu CHing berkata," Kakak ingin berbincang denganmu sebentar. "


Yu Chen mengangguk, "Baiklah, di kamarku saja kak."


Yu Ching lalu masuk ke kamar adiknya .


mereka duduk di ranjang, sambil berbincang.


Yu Ching, "Yu Chen, kau tidak ingin bekerja di resort keluarga kita. "


Yu Chen," Kakak, apa yang bisa ku lakukan? Lebih baik aku membuka toko bunga, atau mungkin membantu bibi di butiq, dan atau mungkin aku bisa menjadi guru anak anak di sekolah dasar. "


Yu Ching, "Yu Chen, kakak serius bicara denganmu. Keluarga kita memiliki usaha di bidang perhotelan. Untuk apa kau membuka usaha sendiri. kakak ingin kau membantu kakak juga paman dan kakek di resort. Kau lulusan terbaik sebagai florist. Dan sekarang kau sudah kembali ke Tei Pei. Jika kau suka bunga, kau bisa menjadi florist di resort kita. "


Yu Chen, "Tapi kak... ."


Yu Ching langsung menyaut," Yu Chen, di Shang Hai kau juga membantu resort kita di sana, itu bukan berarti kau tidak tahu apa apa mengenai perhotelan. Kakak yakin kau bisa .Kakak akan bicara pada kakek dan paman. "


Yu Chen, "Kakak... "


Yu Ching, "Yu Chen, sekarang kau sudah kembali. dan kita akan selalu bersama, kakak ingin kau selalu ingat, bahwa kakak selalu ada di samping mu, kau mengerti? "


Yu Chen mengangguk dan tersenyum. Lalu ia memeluk kakaknya, "Aku mengerti kak. Aku sangat menyayangi kakak. "


Yu Ching, "Kakak juga sangat menyayangimu."


Yu Chen, "Apapun yang kakak suruh aku pasti akan melakukannya. Seperti misalnya, Jika kakak memintaku tinggal, aku akan tinggal. Tapi jika kakak memintaku pergi, aku pun akan pergi."


Yu Ching," Kau ini bicara apa? kita akan selalu bersama. bagi kakak, kau ini masih Yu Chen kecil yang selalu bermanja manja pada kakak."


Yu Chen tersenyum, "Baiklah, mulai sekarang aku akan bermanja manja pada kakak."


Yu Ching tersenyum.


Keesokan harinya, seperti biasa mereka sarapan pagi bersama.


Yue Yue," Yu Chen, maaf hari ini aku tidak bisa ikut dengan kalian. Aku harus menemui klien untuk membicarakan mengenai pameran yang akan kami adakan."


Yu Chen mengangguk," Tidak apa apa Yue Yue. Kau tenang saja. Kau lakukan saja pekerjaan mu. Jika kau berhasil, besok kau bisa mentraktirku. Benar bukan?"


Yue Yue, "Kau ini, yang kau pikirkan hanya makan saja. baiklah aku akan mentarktirmu. Dan jika aku berhasil, kau harus membantuku untuk mendekor pameranku."


Sang Kakek tersenyum begitu juga Liu Jiang dan Que San.


Liu Jiang," Untung saja ada kalian berdua. Jika tidak, rumah ini menjadi sepi sekali."


Que San," Benar sekali. Bukankah kakek kalian bilang, jika kalian bertemu seperti di medan perang. Benar bukan ayah?"


Sang kakek hanya tersenyum.


Lalu Yu Ching berkata, "Yu Chen, kau harus ingat. Jangan ke bukit. Kau mengerti. Belakangan ini cuaca sedang tidak baik. "


Que San, "Benar Yu Chen, bibi juga tidak ingin seperti dulu lagi. Kau tersesat karena cuaca yang tidak baik."


Yu Chen mengangguk," Baiklah, aku mengerti. Aku akan laksanakan nasihat kalian. "


Que San menggelengkan kepala.


Dan mereka berpamitan lalu pergi.


Hari itu cerah sekali.


Sasa, "Aku membawa beberapa makanan kesukaan kita. jadi kau tidak usah khawatir kita kelaparan di jalan nanti."


Yu Chen mengangguk, "Terima kasih Sasa."


Sasa mengangguk, "Justru aku lah yang berterima kasih, karena kau mau menemaniku."


Yu Chen tersenyum, "Kau ini, seperti aku tidak mengerti kau saja. Kau sengaja mengajakku karena di puncak adalah tempat kesukaan kita dulu bukan? Aku ingat, kita bertiga kadang melarikan diri dari kelas, karena ingin pergi ke puncak."


Sasa tersenyum.


Sampainya di puncak.


Sasa berhenti di resort Formosa.


Lalu mereka turun dari mobil,


Sasa berkata, "Aku harus memeriksa beberapa spa dan pemandian air hangat di sini dulu. Mungkin sampai jam makan siang. Kau bisa jalan-jalan dulu melihat-lihat tempat ini Yu Chen. Sampai jam makan siang kita baru bersenang-senang, bagaimana?"


Yu Chen, "Baiklah. Aku tidak akan menganggumu. Aku akan jalan jalan melihat lihat tempat ini. Kau pergilah."


Sasa mengangguk, "Maafkan aku Yu Chen, tidak bisa menemanimu dulu."


Yu Chen ," Tidak apa-apa, aku bisa mengerti. Sudahlah lakukan pekerjaanmu saja. Kau tidak perlu khawatir."


Lalu Sasa pergi.


Yu Chen pergi jalan-jalan sambil membawa kameranya untuk memotret pemandangan di sana dan juga bunga- bunga yang indah.


Tanpa diduga karena keasyikan, ia sudah berjalan begitu jauh dari resort. Dan ia pun tersesat.


Ia tersadar, dan hendak kemali.


Dan akhirnya hujan turun.


Ia hendak berlari mencari tempat teduh.


Tapi karena tidak hati-hati ia tersandung dan terjatuh.


Ia berusaha berdiri, tapi ternyata kakinya terluka.


Tanpa diduga, ada seseorang yang mengulurkan tangannya.


Ia melihat orang itu.


Seorang laki-laki tampan mengenakan jas kantor yang begitu rapi, sambil membawa payung.


Yu Chen menatap laki-laki itu terus.

__ADS_1


Lalu laki-laki itu berkata, "Nona, kau tidak apa -apa? ... nona?"


Lalu Yu Chen tersadar dan ia berkata, "Aku tidak apa- apa."


Ia berusaha untuk berdiri, tapi pergelangan kakinya terasa sakit dan ia hendak terjatuh.


Laki-laki itu segera memeganginya, "Nona... sepertinya kakimu terluka. Biar aku bantu kau. Di sini hujan deras, jika kau tidak keberatan aku akan mengantarmu dulu ke resort dan mengobati kakimu dulu. Jika aku lihat, kau sepertinya bukan orang daerah ini."


Yu Chen mengangguk, "Benar sekali. Aku bukan orang daerah ini. Aku tersesat, dan ingin kembali. "


Lalu laki- laki itu berkata, "Baiklah, kau ikut lah naik ke mobilku dulu. Aku akan mengantarmu ke resort dulu."


Yu Chen, "Kebetulan sekali, aku juga hendak ingin kembali ke resort."


Lalu akhirnya Yu Chen pun bersedia. Laki- laki itu memapah Yu Chen sampai ke mobil dan mengantar sampai ke resort.


Laki-laki itu memapah Yu Chen sampai ke dalam resort.


Dan membawa Yu Chen untuk mengobati kaki Yu Chen.


Laki-laki itu berkata, "Di pergelangan kakimu sepertinya memar. Dan saat kau terjatuh ada tulang yang tergeser, tapi tidak apa-apa. Tidak terlalu serius. Kau tahan dulu sebentar."


Yu Chen mengangguk.


Lalu laki-laki itu memegang kaki Yu Chen dengan lembut dan beberapa saat kemudian ia segera menekan dan membenar tulang kaki Yu Chen.


Yu Chen menjerit kesakitan.


Beberapa saat kemudian laki-laki itu berkata," sudah nona. Coba kau gerakan kakimu."


Yu Chen menggerakkan kakinya dan ternyata tidak sakit lagi.


Lalu laki-laki itu tersenyum lembut pada Yu Chen.


dan memberikan handuk untuk mengeringkan rambut Yu Chen lalu memberikan susu hangat untuk Yu Chen.


Yu Chen tersenyum dan berkata, "Terima kasih. Kau sudah menolong ku. "


Laki-laki itu tersenyum dan berkata, "Tidak perlu berterima kasih. Lagipula kebetulan aku tadi juga sedang lewat dan melihatmu."


Sementara Sasa menunggu, ia terus mondar-mandir di lobi resort, ia terlihat khawatir.


Ia menunggu Yu Chen.


Beberapa saat Yu Chen keluar bersama laki-laki itu.


Sasa melihatnya dan mendekati Yu Chen, sambil berkata," Yu Chen, aku pikir terjadi sesuatu padamu, karena kau tidak kembali kembali."


Yu Chen berkata, "Maafkan aku. Tadi aku jalan-jalan sambil memotret pemandangan, karena terlalu asyik, sampai tanpa sadar aku lupa jalan kembali. Dan tiba-tiba hujan pun turun untung saja aku bertemu dengan tuan ini. Dia yang menolongku sampai bisa kembali ke resort."


Sasa, "Xiao Kang?"


Yu Chen," kalian saling kenal?"


Sasa mengangguk.


Sasa memberitahu bahwa Xiao Kang adalah Manager di resort Formosa yang ada di puncak.


Lalu Yu Chen dan Xiao Kang  berkenalan.


Kerena itulah mereka mulai akrab, dan akhirnya nanti mereka saling menyukai.


Yu Ching yang ada di kantor, ia menemui kakeknya yang sedang ada ruangan kerjanya.


Lalu mereka berbincang.


Sang kakek, "Ada apa kau menemui kakek? Ada masalah di pekerjaan? "


Yu Ching tersenyum, "Tidak ada masalah. Hanya ada hal lain yang ingin kubicarakan dengan kakek."


Sang Kakek," Baiklah, katakan saja."


Yu Ching, "Kakek, ini mengenai Yu Chen."


Sang Kakek berkata," Yu Chen? "


Yu Ching mengangguk, "Yu Chen sudah menyelesaikan kuliahnya di Shang Hai. Meskipun ia mengambil di bidang Florist dan bukan perhotelan.


Kakek, aku berharap, Yu Chen juga bisa bekerja di resort kita. dia bisa menjadi Florist di resort kita dan mungkin pelan-pelan kita mengajarinya tentang management perhotelan di resort kita."


Sang Kakek mengangguk, "Kakek sudah memikirkannya Yu Ching. Kau bantu kakek untuk bicara dengannya. Kau tahu sendiri sifat adikmu itu. dan kakek rasa, hanya kau yang bisa membujuknya. "


Yu Ching tersenyum, "tbaiklah kek. Aku akan bicara dengannya. "


Sang Kakek mengangguk.


Lalu Sang kakek berkata, "Sekarang, kakek juga ingin bertanya padamu."


Yu Ching menatap kakeknya.


Sang Kakek berkata, "Kakek tahu, selama ini kau selalu memikirkan adikmu. Tapi, kau juga harus memikirkan kebahagiaanmu. Kakek tanya padamu, bagaimana hubunganmu dengan Mo Bei? "


Yu Ching terkejut, ia terlihat malu, "Kakek, kenapa kau bertanya seperti itu?"


Sang Kakek, "Menapa kakek bertanya seperti itu? kakek sendiri bisa lihat kau dan Mo Bei saling mencintai. Kenapa masih harus malu membicarakan ini? "


Yu Ching," Kakek, aku mengerti. Kakek tidak perlu mengkhawatirkan aku. Memang aku dan Mo Bei saling mencintai. Tapi kami masih ingin saling mengenal dan saling memahami satu sama lain. Jika saatnya sudah tepat, kami pasti akan memberitahu dan meminta restu pada kakek terlebih dahulu."


Sang Kakek tersenyum sambil mengangguk, "Baiklah jika begitu. "


Akhirnya, Yu Chen bersedia untuk bekerja di resort Formosa sebagai Florist.


Di sana ia bekerja sama dengan Sasa dan beberapa senior lainnya yang tentunya ia sudah kenal mereka semua.


Meski karyawan Resort sudah tahu siapa Yu Chen, tapi Yu Chen berusaha untuk tetap sama.


Dan ia mengerti kedudukannya di resort Formosa.


Hari- hari berlalu, Yu Chen semakin dekat dengan Wu Xiao Kang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2