Sister

Sister
Bab 15


__ADS_3

Yu Chen kembali ke rumahnya.


Sampai didepan rumahnya, lama sekali ia berada di dalam mobil.


Beberapa saat kemudian Yue Yue datang.


Ia turun dari mobilnya dan melihat Yu Chen ada di dalam mobil.


Yu Chen akhirnya turun dari mobil.


Yue Yue, "Kau baru saja datang? "


Yu Chen mengangguk.


Lalu mereka masuk ke dalam.


Yue Yue sedikit aneh dengan Yu Chen, lalu ia mencoba menggoda sepupunya itu.


Yue Yue, "Yu Chen, tunggu dulu. Kau membawa apa? "


Yu Chen berhenti dan memberikan sebuah bingkisan untuk sepupunya itu, ini untukmu.


Saat Yu Chen menoleh, Yue Yue tersenyum dan ia berkata, "Terima kasih. "


Yu Chen menggelengkan kepala.


Yue Yue,  "Tunggu dulu Yu Chen, dahimu kenapa?"


Yu Chen, "Tidak apa-apa. "


Yue Yue, "Kau membenturkan dahimu di tembok? "


Yu Chen, "Kau pikir aku gila? "


Yue Yue tertawa.


Yue Yue, "Baiklah, aku serius. Kenapa dengan dahimu? Kau terluka?"


Yu Chen," Tidak apa-apa. Hanya karena kurang  hari- hati saja dan tadi kejatuhan sesuatu."


Yue Yue," Sudah kau obati?"


Yu Chen tersenyum dan mengangguk.


Lalu Yu Chen memberikan beberapa bingkisan roti pada bibi Li untuk di berikan pada kakek, paman, bibinya dan kakaknya.


Saat hendak turun untuk makan malam bersama, handphone Yu Chen terus berbunyi dan itu adalah kak Xiao Kang.


Yu Chen sengaja tidak mengangkatnya. Ia hanya butuh untuk tenang saat itu.


Lalu ia turun dan makan malam bersama.


Sang kakek berkata, "Tadi roti itu dari mu Yu Chen? "


Yu Chen tersenyum dan mengangguk.


Lalu bibinya menatap keponakannya itu dan berkata, "Yu Chen kenapa dengan dahimu? "


Semuanya menoleh menatap Yu Chen.


Begitu juga Yu Ching.


Dan Yu Ching berkata, "Dahimu terluka? "


Yu Chen," Tidak apa-apa, karena kurang hati  hati, aku kejatuhan sesuatu saat di resort. Tapi sudah ku obati. "


Bibi Que berkata lagi, "Benar tidak apa-apa? "


Yu Chen, "iya bi, tidak apa-apa. "


Yue Yue, "Aku rasa karena ia membenturkan dahinya ke tembok. "


Que San menegur putrinya ," Yue Yue."


Beberapa saat kemudian bibi Li datang dan berkata bahwa ada yang menelepon Yu Chen.


Yu Chen, "Siapa bi? "


Bibi Li, "Sepertinya tuan muda Xiao Kang, nona."


Yue Yue," Sudah diangkat dulu teleponnya. "


Semuanya tersenyum mendengar ejekan Yue Yue.


Yu Chen menghela napas, lalu ia berjalan keluar ruang makan dan mengangkat telepon sambil membawa telepon keluar rumah.


Xiao kang berusaha ingin menjelaskan pada Yu Chen.


Yu Chen hanya berkata, "Semua sudah jelas kak Xiao Kang. Kau tidak perlu menjelaskan semuanya.  "


Akhirnya malam itu mereka bertemu di taman dekat rumah.


Xiao Kang, "Yu Chen, semua itu tidak seperti yang kau pikirkan."


Yu Chen," Tapi semua itu terlihat jelas didepan mataku. Aku melihat kalian, aku melihat apa yang kalian lakukan. "


Xiao Kang," Yu Chen..."


Yu chen, "Sejak kapan? Sejak kapan kalian sudah menjalin hubungan dibelakangku? "


Xiao Kang," Yu Chen, biar aku jelaskan padamu."


Yu Chen," Sejak kapan?! Apakah sudah lama kalian menjalin hubungan dibelakangku? "


Xiao Kang tidak bisa menjawab, ia hanya menatap Yu Chen.


Yu Chen menggelengkan kepala.


Xiao Kang, "Aku dan Sasa hanya teman baik Yu Chen. "


Yu Chen menggelengkan kepala, "Aku rasa untuk sementara kita tidak bertemu. Aku butuh berpikir untuk hubungan kita. "


Lalu Yu Chen berjalan dan pergi.


Xiao kang tidak bisa apa-apa.

__ADS_1


Saat ada di apartemennya, ia membanting semua benda yang ada dimeja kerjanya.


Yu Chen hanya diam di dalam kamar.


Lalu saat tengah malam, ia keluar dari kamar dan turun ke dapur untuk mengambil minum.


Ia duduk lama di kursi meja makan.


Yu Ching ternyata juga ke dapur karena haus, ia menghidupkan lampu dan ia terkejut melihat adiknya.


Yu Ching, "Yu Chen? "


Yu Chen, "Kakak... aku haus, karena itu aku turun kemari untuk minum."


Yu Ching, "Kau membuat kakak terkejut, seharusnya kau menghidupkan lampu. "


Yu Chen, "Maafkan aku. Baiklah aku kembali ke kamar dulu kak."


Yu Chen hendak berjalan keluar, Yu Ching merasa aneh dengan adiknya, "Kau baik- baik saja Yu Chen? Kau ada masalah?"


Yu Chen menghentikan langkahnya, sebenarnya ia ingin memberi tahu kakaknya, tapi ia pikir ia tidak ingin membuat tambah masalah.


Ia hanya ingin untuk tenang sementara waktu.


Yu Chen menoleh," Tidak ada apa-apa kak. Aku hanya lelah sekali kak. Boleh kah aku memeluk kakak? "


Yu Ching terkejut mendengarnya.


Lalu Yu Chen segera memeluk kakaknya.


Ia benar-benar sangat lelah dan tidak tahu harus bagaimana menghadapi kak Xiao Kang, sahabat baiknya bahkan juga bagaimana menjelaskan pada keluarganya jika sampai ia tidak bisa mempertahankan hubungannya dengan kak Xiao Kang.


Yu Ching," Benarkah kau tidak apa-apa? "


Yu Chen mengangguk, " Aku hanya lelah saja kak, sudah lama aku tidak memeluk kakak seperti ini. "


Yu Chen lalu melepaskan pelukan kakaknya dan berkata, "Kakak, terima kasih. Baiklah aku kembali ke kamar dulu."


Yu Ching melihat adiknya, ia tahu pasti ada masalah dengan adiknya.


Yu Chen  masuk ke kamarnya dan ia terduduk begitu lama di ranjangnya.


Hingga larut malam ia baru bisa tertidur.


Keesokan harinya, Yu Chen terlihat kurang tidur.


Saat sarapan pagi bibi Li yang menyiapkannya.


Bibi Que melihat Yu Chen,  "Yu Chen, sepertinya kau kurang tidur. "


Yu Chen tersenyum," Tidak apa-apa bi."


Yue Yue, "Yu Chen semalam menggangguku terus bu. "


Yu Chen menyenggol sepupunya dan berkata, "Mengganggumu? Kau yang menggangguku sampai aku tidak bisa tidur. "


Sang Paman dan Sang kakek menggelengkan kepala.


Yu Ching," lebih baik hari ini kau istirahat saja dulu di rumah Yu Chen."


Yu Chen," Istirahat dirumah? Tidak kak. Banyak pekerjaan di resort. Jika tidak aku selesaikan bisa- bisa kau memarahiku nanti."


Yu Chen, "Kakak tenang saja, ada Yue Yue yang akan mengantarku dan menjemputku."


Yu Chen tersenyum.


Yue Yue, "Baiklah, baiklah. Aku yang akan mengantar dan menjemputmu, tapi kau yang akan mentraktirku nanti."


Sang Bibi berkata," Kalian ini."


Hari itu setelah sampai di resort, Yu Chen menyelesaikan pekerjaannya.


Seperti biasa ia memasang wewangian di setiap kamar dan mendekor.


Saat Sasa melihatnya, ia hendak membantu dan membawakan beberapa wewangian yang diberikan ke keranjang.


Tapi Yu Chen mengetahuinya, lalu ia menoleh dan berkata," Terima kasih. Tapi kau tidak perlu membantuku. Di tempat lain masih ada beberapa dekor yang harus kau selesaikan. "


Lalu Yu Chen mengambil keranjang dari tangan Sasa dan ia segera pergi.


Sasa pun berkata,"Yu Chen... kau marah padaku? Bisakah kita bicara baik-baik?"


Yu Chen menghentikan langkahnya dan menoleh lalu berkata," Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi. Bukankah sudah ku katakan semuanya sudah jelas."


Lalu Yu Chen pergi.


Sasa hanya diam saja.


Sore itu Xiao Kang bertemu dengan Sasa di apartemennya.


Sasa sudah menunggunya di apartemen Xiao Kang.


Xiao Kang berkata, "Mungkin lebih baik untuk sementara kau jangan sering datang kemari dulu Sasa."


Sasa, "Aku tahu. "


Xiao Kang," Kenapa kau kemari?"


Sasa, "Yu Chen sudah tahu mengenai hubungan kita, apa yang harus kita lakukan? Mungkinkah kita harus memberitahunya yang sebenarnya?"


Xiao Kang, "Aku akan pikirkan bagaimana membujuknya lagi. Nanti sore aku akan datang ke rumahnya. Kau tenanglah, yang perlu kau lakukan adalah terus mendekatinya dan terus mengatakan maaf padanya."


Sasa mengangguk, "Baiklah, aku tahu."


Xiao kang ," Kau adalah sahabatnya, kau pasti tahu bagaimana caranya membujuknya. "


Sasa," justru karena dia adalah sahabatku, aku tidak ingin terus membohonginya lagi. "


Xiao Kang, "Sasa... aku yakin pasti akan ada jalan keluarnya. Untuk sementara seperti ini dulu, kita lihat keadaannya dulu. Mengertilah."


Sasa pun mengangguk.


Lalu Xiao Kang memeluknya.


Malam itu, tidak diduga Xiao Kang ikut makan malam bersama keluarga Yu Chen.

__ADS_1


Yu chen hanya diam saja dan terus makan.


Ia tidak menghiraukan kak Xiao Kang sama sekali.


Sang Bibi berkata, "Xiao Kang, sering sering lah kemari dan ikut makan malam bersama kami. Tentunya kami akan senang menyambutmu, benar bukan Yu Chen? "


Yu Chen terkejut, ia menatap bibinya lalu menatap kak Xiao Kang.


Ia mengangguk dan berkata, "Iya bi. Tapi menurutku, kak Xiao Kang akan lebih sibuk. Jadi mungkin akan sulit untuk sering kemari. "


Xiao Kang menatap Yu Chen dan berkata, "Tentu saja tidak. Aku pasti akan menyempatkan untuk bermain kemari bi. "


Sambil Xiao Kang tersenyum dan menatap Yu Chen.


Yu Chen hanya diam dan melanjutkan makannya kembali.


Yue Yue berkata, "Xiao Kang, untuk Yu Chen kau pasti akan sanggup melakukan apapun kan. Sibuk pun pasti akan kau sempatkan untuk bertemu dengan Yu Chen. benar bukan?"


Xiao Kang tersenyum, begitu juga semuanya.


Sang bibi berkata, "Yue Yue, kau ini..."


Xiao Kang, "Tentu saja. "


Yu Chen hanya diam dan tidak tertarik dengan senyum Xiao Kang.


Ia sudah sama sekali tidak bisa mempercayai Xiao Kang.


Yu Ching ternyata melihat keanehan itu.


Setelah makan malam, Yu Chen dan Xiao Kang berada di taman depan rumah.


Xiao Kang, "Yu Chen, apa kau begitu marah padaku? Kita bisa membicarakan hal ini baik-baik. Biar aku jelaskan dulu semuanya."


Yu Chen hanya tersenyum sinis dan berkata, "Apa lagi yang ingin kau jelaskan. Aku sudah melihat dengan mata kepalaku sendiri. "


Xiao Kang, "Yu Chen..."


Yu Chen, "Untuk apa kau kemari malam ini? Bukankah sudah aku bilang, aku tidak ingin bertemu denganmu. "


Xiao Kang, "Yu Chen, aku dan Sasa tidak ada hubungan apapun. Percayalah."


Yu Chen,  "Benarkah? Tapi sepertinya aku sudah tidak bisa mempercayaimu lagi kak. Mengenai hubungan kita, aku rasa tidak perlu diteruskan lagi kak. Mengenai keluargaku, perlahan mereka akan mengerti sendiri."


Xiao Kang," Yu Chen, aku mencintaimu, aku tidak berbohong padamu."


Yu Chen, "Sudah cukup kak Xiao Kang, Sudah malam, lebih baik kau segera pulang."


Yu Chen hendak berjalan meninggalkan Xiao Kang, tapi Xiao Kang tiba-tiba memegangi tangan Yu Chen dan berkata, "Yu Chen... aku percaya kau masih mencintaiku. Aku akan terus mengejarmu Yu Chen."


Yu Chen menoleh sambil melepaskan tangan Xiao Kang ia berkata," Aku tidak akan percaya lagi padamu kak. Pergilah menemui Sasa, orang yang kau ajak berkhianat di belakangku. "


Lalu Yu Chen masuk ke dalam dan ia menuju ke kamarnya.


Dan hal itu dilihat oleh Yu Ching.


Malam itu, Yu Chen turun dan mengambil air minum.


Lalu ia naik menuju ke kamarnya, tanpa di duga Yu Ching keluar dari kamarnya dan melihat Yu Chen.


Yu Ching, "Yu Chen... ."


Yu Chen, "Kakak, kau belum tidur?"


Yu Ching, "Kau juga belum tidur? "


Yu Chen , "Aku haus, karena itu aku turun mengambil air."


Yu Ching," Yu Chen, kakak ingin bicara denganmu. Sambil berbincang, bagaimana jika malam ini kau tidur dengan kakak?"


Yu Chen, "Baiklah."


Malam itu mereka tidur bersama.


Yu Ching, "Yu Chen, kau ingat selamanya kau adalah adik kecil kakak yang akan selalu kakak temani."


Yu Chen tersenyum.


Yu Ching," Yu Chen, kakak ingin bertanya padamu. "


Yu Chen menatap kakaknya dan berkata, "Katakan saja kak."


Yu Ching, "Apakah kau sedang ada masalah? "


Yu Chen," Masalah? Tidak ada apa-apa kak."


Yu Ching menatap adiknya lalu sebentar kemudian berkata lagi, "Benarkah tidak ada apa-apa?"


Yu Chen mengangguk.


Lalu Yu Ching berkata , "Kakak tadi tidak sengaja melihat mu bersama Xiao Kang di taman. Kau sedang ada masalah dengan Xiao Kang, benar bukan?"


Yu Chen terkejut, ia terdiam dan sebentar kemudian berkata," Kami tidak ada apa-apa kak. "


Yu Chen tidak berani menatap kakaknya.


Yu Ching terus menatap adiknya dan berkata, "Benarkah? Lalu kenapa kau tidak berani menatap kakak saat menjawab bahwa kau dan Xiao Kang tidak ada apa-apa? Jangan berbohong Yu Chen. kakak mengerti kau Yu Chen. "


Yu Chen menghela napas dan menatap kakaknya," Kakak, tenanglah. Kami hanya ada sedikit masalah. Akan segera berlalu. "


Yu Ching, "Yu Chen, kau lupa, kau punya seorang kakak. Jika kau ada masalah, kau bisa cerita pada kakak. "


Yu Chen tersenyum," Baiklah, aku mengerti kak. Terima kasih kak. "


Yu Ching ," Kakak berharap kau segera menyelesaikan masalahmu dengan Xiao Kang. "


Yu Chen mengangguk, "Aku tahu kak."


Yu Ching tersenyum," Baiklah, sudah malam, kita harus tidur. "


Yu Chen mengangguk.


Lalu ia tidur membelakangi kakaknya.


Ia berkata dalam hati, "Bagaimana aku harus menjelaskan pada kakak, dan semuanya? ”

__ADS_1


Yu Ching berkata dalam hati," Yu Chen, sebenarnya kau kenapa? Kenapa kau tidak mau berkata jujur pada kakak? "


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2