
Sore itu Yu Chen pulang dari Resort.
Di rumah setelah mandi, ia membantu menyiapkan makan malam, sambil menyiapkan bekal untuk Li Wei, karena Li Wei malam itu tidak pulang karena harus jaga malam.
Sambil menyiapkan makan malam.
Bibi Li berkata, "Yu Chen kau tidak lelah? Seharian kau bekerja di resort. Di rumah kau masih membantu bibi menyiapkan makan malam. Dan kau membawakan makan malam untuk Li Wei. Bibi yakin, persoalan diresort sudah membuat mu lelah. Kami sudah merepotkanmu selama ini Yu Chen."
Yu Chen yang sedang menyiapkan makan malam menjawab sambil tersenyum, "Bibi, kenapa berkata seperti itu. Aku sama sekali tidak lelah. Aku senang melakukan semua ini. Apalagi, aku bisa ada sampai sekarang, itu juga karena kebaikan kalian. Kalian begitu percaya padaku. Seharusnya aku mengucapkan terima kasih pada kalian. Dan lagipula bibi sudah ku anggap seperti ibu ku sendiri."
"Li Wei benar-benar beruntung ada kau disampingnya." Kata bibi Li dengan tersenyum senang.
Yu Chen menggelengkan kepala dan tersenyum.
Lalu bibi Li berkata lagi, "Yu Chen, mengenai Resort Flower... Bibi tahu, direktur Resort Flower adalah sahabat baik almarhum ayah Li Wei. Dan tentunya ibu juga tahu, direktur Resort Flower adalah kakekmu."
Yu Chen pun menatap bibi Li.
"Sebelum ayah Li Wei meninggal, ia begitu mempercayaimu untuk menyerahkan resort keluarga padamu, begitu juga bibi. Apapun yang terjadi di resort kau pasti akan melakukan yang terbaik, dan itu terbukti hingga sekarang." Ucap bibi Li lagi.
Yu Chen, "Bibi Li... ."
Bibi Li berkata lagi, "Sudah 6 tahun ini, kau meninggalkan keluargamu. Bibi rasa, sudah saatnya kau kembali. Bibi tahu, kau ingin membantu Resort Flower. Lakukanlah jika itu yang terbaik. Resort kita pasti bisa bekerjasama dengan Resort Flower. Lagipula dulu saat ayah Li Wei masih hidup, kita pernah mengadakan kerjasama dengan resort Flower."
Yu Chen meneteskan air mata, "Tapi bi... ."
Bibi Li memegang tangan Yu Chen sambil tersenyum, "Jangan menangis Yu Chen. Kau gadis yang baik. Keluarga ini benar-benar beruntung bertemu denganmu. Kami berhutang budi banyak padamu."
Yu Chen pun memeluk bibi Li dan berkata, "Terima kasih bi. Terima kasih."
Bibi Li mengangguk dengan lembut.
Yu Chen membawa makan malam untuk Li Wei.
Semua perawat sudah mengenal Yu Chen dan begitu ramah pada Yu Chen.
Yu Chen selalu membawakan makanan untuk perawat di rumah sakit jika ia sedang menjenguk Li Wei bekerja.
Yu Chen duduk di ruang tunggu sambil menunggu Li Wei sedang memeriksa beberapa pasien.
Tiba-tiba Li Wei datang sambil membawa sebuah boneka kelinci dan berkata disamping Yu Chen, "Pasienku yang 1 ini sudah ku tunggu tunggu sejak tadi."
Yu Chen tersenyum malu, "Li Wei ... ."
Yu Chen mengambil boneka dari tangan Li Wei.
"Kau selalu membawakanku boneka lucu seperti ini, apa aku terlihat seperti anak-anak?" Tanya Yu Chen.
Li Wei tersenyum dan mengangguk, "Tentu saja."
Beberapa perawat melihat mereka tertawa lalu mereka berkata, "Baiklah dokter Li, kami tidak akan mengganggu kalian."
Li Wei dan Yu Chen tersenyum malu.
Lalu akhirnya mereka makan di taman rumah sakit.
Sambil Li Wei makan, Yu Chen pun mengupas buah untuknya.
Li Wei berkata, "Aku melihat berita Koran hari ini. Aku yakin kau sudah membacanya."
Yu Chen mengangguk.
"Kau tidak ingin kembali?" Tanya Li Wei.
__ADS_1
Yu Chen menghentikan pisaunya dan ia berkata, "Aku sedang merencanakan sesuatu Li Wei."
Li Wei, "Merencanakan sesuatu?"
"Aku ingin mengadakan kerjasama dengan Resort Flower. Hanya saja, aku harus melihat kondisi resort kita dahulu. Meski aku sudah memeriksa kondisi resort kita dan baik baik saja. Hanya saja... ." Yu Chen menjawab dengan wajah sedikit ragu.
Li Wei mengerti maksud Yu Chen, ia berkata, "Hanya saja kau merasa tidak berhak begitu saja mengambil keputusan itu bukan? Kau merasa resort ini adalah resort keluarga Li. Kau tidak bisa langsung memutuskannya begitu saja bukan?"
Yu Chen menatap Li Wei.
Li Wei menarik nafas lalu berkata dengan lembut, "Yu Chen, aku yakin saat ayahku memilihmu untuk mempercayaimu. Ia tahu kau pasti bisa membawa resort kita menuju yang terbaik. Kau bisa membantu adikku. Dan aku yakin, ibuku pun juga setuju dengan keputusanmu. Lagipula kita adalah keluarga bukan? Kau adalah tunanganku Yu Chen."
Yu Chen, "Li Wei... ."
Li Wei, "Aku pasti akan mendukungmu Yu Chen."
Li Wei memegang tangan Yu Chen, dan Yu Chen pun tersenyum sambil mengangguk
Li Wei, "Jadi, apa yang bisa ku bantu Yu Chen?"
Yu Chen, "Kau sudah membaca beritanya bukan?"
Li Wei mengangguk.
Yu Chen berkata lagi, "Resort Flower adalah salah satu resort terbaik di Teipei. Dan aku yakin betul, tidak bisa begitu mudah dijatuhkan seperti ini apalagi ada seseorang yang bisa dengan mudah membeli saham sebesar itu. Aku yakin pasti ada orang yang membocorkannya."
Li Wei, "Aku mengerti maksudmu, pasti ada orang dalam yang melakukannya bukan?"
Yu Chen mengangguk, "Aku butuh bantuanmu Li Wei. Aku ingin menyelidiki siapa orang dalam yang melakukan semua ini. Hanya kau yang bisa melakukan ini bukan?"
Li Wei tersenyum, "Meski aku seorang dokter. Kau begitu mempercayakan tugas ini kepadaku?"
Yu Chen tersenyum mendengarnya.
Yu Chen menatap Li Wei.
"Kau harus mau berkencan denganku." Goda Li Wei.
Yu Chen tertawa.
Tanpa diduga Li Wei pun menyuapi shusi ke mulut Yu Chen.
Yu Chen terkejut.
Li Wei pun ikut tertawa.
Tiba-tiba Xiao Wei berdiri disamping mereka, "Aku juga mau disuapi."
Mereka terkejut.
Li Wei, "Xiao Wei?!"
Xiao Wei tertawa.
Keesokan harinya, Yu Chen akhirnya mengadakan rapat membahas untuk bekerja sama dengan resort Flower.
Dan banyak dari mereka setuju tentang hal itu.
Yu Chen memutuskan untuk ke Teipei bersama asistennya.
Sampai Yu Chen di Teipei.
Pagi-pagi ia meluncur bersama asistennya menuju ke rumahnya.
__ADS_1
Dari dalam mobil, ia melihat rumahnya.
Beberapa saat kemudian, keluar seorang gadis kecil manis. Lalu disusul Yue Yue dan Wei Yi juga Bibi Que.
Bibi Que pun menjongkok dan mencium kening gadis kecil itu.
Lalu mereka bertiga masuk ke dalam mobil dan pergi.
Que Nan pun melambaikan tangan.
Dan mobil itu pergi.
Que Nan masih berada di luar rumah memandang mobil itu pergi.
Yu Chen yang berada di dalam mobil begitu terharu dan rindu dengan mereka.
Lalu Yu Chen berkata pada asistennya, " Asisten Yi, kita pergi."
Asisten Yi pun mengangguk dan menjawab, "Baiklah Nona."
Lalu mobilnya melaju, melewati rumahnya.
Yu Chen mengenakan kaca mata hitamnya dan dari dalam mobilnya ia menoleh melihat bibinya.
Saat itu Que Nan yang hendak berjalan masuk ke dalam rumahnya.
Que Nan tiba-tiba menghentikan langkahnya dan menoleh kembali.
Ia melihat mobil yang melewati rumahnya.
Ia merasa sedikit ada yang aneh dari mobil itu, tapi ia tidak tahu.
Yu Chen melihat dari kaca spion mobilnya.
Ia melihat bibinya melihat ke arah mobilnya.
Yu Chen menghela napas.
Siang itu, setelah makan siang.
Yu Chen berkata pada asistennya, "Asisten Yi, setelah ini kau bisa kembali ke hotel dan istirahatlah. Ada yang ingin aku lakukan dulu. Aku ingin jalan-jalan di Teipei."
Asisten Yi, "Tidak apa-apa Nona, biar aku menemanimu."
Yu Chen, "Tidak apa-apa, aku ingin sendirian."
Asisten Yi, "Baiklah kalau begitu."
Lalu Asisten Yi berkata lagi, "Nona, tadi kau ingin aku mencari informasi mengenai Tuan Qin Wei Yi dan Nona Zhuang Yue Yue. Sekarang aku sudah mendapatkan informasi mengenai mereka."
Yu Chen, "Kau sudah mendapatkannya?"
Asisten Yi memperlihatkan beberapa foto dan berkata, "Nona Zhuang masih menjalankan bisnisnya sebagai desain interior dan kadang kadang Nona Zhuang membantu mendekor desain di resort Flower. Rumah desain interior masih ia kelola untuk bisnisnya bahkan sekarang sudah semakin berkembang. Ia mempekerjakan anak-anak muda yang masih magang di jurusan desain interior. "
Yu Chen tersenyum mendengarnya.
Lalu Asisten Yi berkata lagi, "Dan 5 tahun yang lalu Nona Zhuang menikah bersama Tuan Qin Wei Yi. Mereka melahirkan seorang putri. Dan sekarang putrinya sudah berumur 4 tahun. putrinya sudah bersekolah di taman kanak-kanak terbaik di Teipei."
Yu Chen melihat putri Yue Yue ia berkata, "Ia lucu sekali dan manis seperti ibunya. Ini sekolahnya?"
Asisten Yi, "Benar Nona."
Yu Chen mengangguk dan tersenyum pada Asisten Yi sambil berkata, "Baiklah. Terima kasih kau sudah mencarikan informasi untukku."
__ADS_1
...****************...