
Ternyata, Yu Chen tidak pergi ke New York.
Ia membeli beberapa penerbangan, ke Hongkong, Shanghai dan New York.
Hal itu tidak ada yang mengetahuinya.
Saat perjalanan pulang dari bandara, di mobil Yue Yue membuka isi amplop coklat pemberian dari Yu Chen.
Ia begitu terkejut saat melihat sebuah sertifikat rumah.
Ia tidak tahu apa maksud Yu Chen.
lalu ia juga melihat sebuah buku diary tebal, didalamnya terdapat banyak foto foto mereka saat mereka masih SMA.
Saat mereka masih kecil.
Yue Yue meneteskan air mata.
Beberapa saat handponenya berbunyi.
Ternyata seorang pengacara Yu Chen.
Ia meminta untuk bertemu dengan Yue Yue.
Akhirnya mereka pun bertemu di sebuah café.
Wei Yi ikut menemani Yue Yue.
Saat bertemu di sebuah coffee shop,
pengacara itu memperkenalkan diri," Kenalkan namaku Pan Peter. Aku adalah pengacara Nona Xu Yu Chen. Ia memintaku untuk menemui anda mengenai penandatanganan sertifikat rumah untuk anda. "
Yue Yue," Aku tidak mengerti kenapa ia memberikan aku sertifikat rumah ini padaku dan memintaku untuk tanda tangan."
Pengacara Pan," Setelah anda menandatanganinya, aku akan membawa anda untuk melihatnya. Dan anda akan tahu setelah melihatnya. Jadi sekarang aku mohon anda untuk menandatanganinya. Ini adalah permintaan Nona Xu Yu Chen."
Yue Yue menatap Wei Yi.
Wei Yi mengangguk dan tersenyum.
Lalu Yue Yue dengan sedikit ragu akhirnya menandatangi sertifikat itu.
Setelah menandatanganinya,
Pengacara Pan berkata, "Baiklah, aku akan mengantar anda."
Lalu mereka sampai di sebuah rumah yang unik dipinggir jalan yang cukup strategis tempatnya. Dan pengacara Pan mempersilahkan mereka berdua masuk.
Betapa terkejutnya Yue Yue dan Wei Yi.
Didalam sudah tertata rapi desain interior dan ada sebuah ruangan untuk kantor.
Yue Yue menatap Wei Yi,
dan Pengacara Pan menjabat tangan Yue Yue sambil berkata, "Selamat Nona Zhuang, mulai hari ini, rumah ini adalah milik anda. Nona Xu ingin memberikan tempat ini pada anda dan ini adalah maksud dari nona Xu. "
__ADS_1
Yue Yue meneteskan air mata ia menutup mulut nya dengan kedua tangannya, sambil ia berkata pelan, "Yu Chen ... kau melakukan semua ini. Terima kasih. Terima kasih Yu Chen."
Lalu pengacara Pan berpamitan.
Setelah berpamitan ia menelepon Yu Chen.
Yu Chen yang masih ada di ruang tunggu bandara. Ia mengangguk dan mengucapkan terima kasih.
Ia menghela napas lega.
Pagi itu saat diresort.
Yu Ching menerima tamu.
Ia benar-benar terkejut melihat tetua desa di daerah resort menemuinya.
Yu Ching berkata dengan sopan, "Tuan, sungguh maafkan kami. Kami tidak tahu akan kedatangan anda di resort. Tapi suatu kehormatan bagi kami, anda kemari Tuan."
Lalu Tetua desa itu mengangguk, " Baiklah, aku langsung ingin menyampaikan. Bahwa kedatanganku kemari menemui anda, aku ingin menyatakan kami mau bekerja sama dengan resort Flower. Kami akan membantu untuk member keuntungan lewat kerajinan dan keaslian daerah ini. dan kami percaya, bahwa kalian pun pasti akan menjaga kami. "
Yu Ching benar benar terkejut mendengarnya.
Lalu ia berkata, "Aku Xu Yu Ching mewakili resort kami mengucapkan terima kasih pada anda warga didesa ini. kalian mau mempercayakan pada kami. Kami berjanji pasti akan selalu menjaga kalian disini. Kita akan bersama sama membangun daerah ini. "
Mereka berdua akhirnya menandatangi beberapa perjanjian didepan para pengurus resort , pengacara dan para pemegang saham begitu juga Xiao Kang ada saat itu, semuanya masih benar-benar tidak percaya akan hal itu.
Setelah itu tetua Liu berpamitan.
Sebelum pergi Tetua itu berkata," Anda pasti adalah kakak Nona Xu Yu Chen. Tidak salah lagi, aku sangat mengagumi kalian. Setelah melihat Nona Xu Yu Chen dan anda, aku semakin percaya, bahwa kalian tidak akan ingkar janji. "
Lalu Tetua itupun pergi.
Ia tahu, Yu Chen lah yang membuat Tetua desa dan para warga akhirnya mau yakin pada mereka dan mau bekerja sama dengan mereka.
Yu Ching berkata dalam hati," Kau tidak gagal Yu Chen."
Yu Chin menatap semua pejabat di perusahaannya dan berkata," Aku yakin kalian sudah melihat dan menjadi saksi tadi. Jadi, dengan begitu kita akan menggunakan rencana yang sudah dibuat oleh Nona Xu Yu Chen. Apakah disini ada yang merasa keberatan?"
Semuanya diam, Xiao Kang pun tidak bisa apa-apa.
Semua pengurus dan pemegang saham sudah salah menilai Yu Chen saat itu.
Lalu Yu Ching berkata, "Baiklah, itu artinya kalian semua setuju dengan rencana Nona Xu Yuchen. Dan mengenai hal ini, aku berharap tidak boleh ada yang merusaknya. Dan aku berharap, tidak ada yang boleh keberatan jika nantinya setelah Nona Xu YuChen menyelesaikan studynya ia kembali bekerja lagi di resort Flower. "
Semuanya pun diam.
lalu Yu Ching mengakhiri rapat itu.
Malam itu, Yue Yue kembali ke rumah.
ia hendak naik ke atas kamarnya.
Beberapa saat ayahnya pulang tergesa- gesa.
Que San yang melihat suaminya berkata, "Liu Jiang kau sudah kembali. Aku sudah siapkan makan malam. Gantilah pakaianmu dulu."
__ADS_1
Liu Jiang, "Di mana Yue Yue? "
Yue Yue hendak naik tangga menghentikan langkahnya dan ia kembali menghampiri ayahnya, "Ada apa ayah mencariku?"
Liu Jiang menatap putrinya.
Ia terlihat begitu serius dan panik.
Yue Yue, "Kenapa ayah? "
Que Nan, "Liu Jiang, sebenarnya kau kenapa? Kau terlihat begitu serius dan khawatir."
Liu Jiang menjawab," Yue Yue, Yu Chen dia tidak ada di New York."
Yue Yue menatap ayahnya dan berkata," Apa maksud ayah, aku tidak mengerti."
Liu Jiang, "Kau sudah memastikan Yu Chen berangkat penerbangan ke New York bukan?"
Yue Yue mengangguk, "Tentu saja, aku yang mengantarnya bersama Wei Yi dan aku sudah memastikan dia sudah naik dengan penerbangan pagi tadi ke New York."
Que Nan, "Liu Jiang, sebenarnya apa maksudmu Yu Chen tidak ada di New York?"
Liu Jiang," Paman Chang yang ada di New York meneleponku. Sudah seharusnya sore tadi Yu Chen sampai, tapi ia menunggu dibandara hingga malam ini dan Yu Chen tidak muncul. Bahkan ia menanyakan pada informasi penerbangan dari Tei pei ke New York, meski nama Yu Chen ada tapi ia tidak ada di penerbangan itu."
Liu Jiang mulai terkejut dan bingung," Tidak mungkin. Tidak mungkin ayah, aku melihatnya sendiri. "
Que Nan terlihat begitu khawatir, "Kau sudah memastikan sendiri Liu Jiang? Itu tidak mungkin."
Liu Jiang, "Penerbangan ke New York pagi tidak ada yang diundur dan sudah seharusnya ia sampai sore tadi."
Liu Jiang pun berkata lagi," Awalnya aku juga tidak percaya, tapi aku sudah memastikan sendiri. Ia membeli beberapa penerbangan di New York, Shanghai dan Hongkong. Dan di daftar nama, ia ada ikut di penerbangan ."
Yue Yue, "Yu Chen....bagaimana ini? ..."
Que Nan wajahnya mulai terlihat sedih dan khawatir," Kenapa Yu Chen melakukan hal ini? Yu Chen..."
Yue Yue meneteskan airmata, "Aku tidak tahu harus bagaimana? Yu Chen...kau berjanji padaku bahwa kau akan melakukan pengobatan di New York. Kenapa kau berbohong?..."
Que Nan yang mendengar putrinya itu, langsung menoleh ke arah putrinya dan berkata, "apa maksud perkataanmu Yue Yue?! "
Yue Yue masih menangis, ia bingung harus mengatakan apa pada ayah dan ibunya.
Que Nan menatap putrinya dan memegang lengan putrinya sambil berkata lagi, "apa maksud perkataanmu tadi? Yue Yue!!"
Yue Yue akhirnya mau tidak mau harus memberitahu ," Ibu...Yu Chen difonis terkena Jantung. Aku baru mengetahuinya 1 bulan terakhir ini. "
Que Nan terkejut mendengarnya , matanya sedikit terbelalak, "Apa?! Tidak, tidak mungkin."
Yue Yue berkata lagi, "Wei Yi sudah memintanya untuk segera dioperasi tapi ia selalu menolak karena kemungkinan berhasil hanya 30%. Ditambah lagi operasi itu hanya untuk sementara sampai ditemukan jantung yang cocok untuk Yu Chen. Ia berjanji pada kami untuk melakukan pengobatan di New York."
Que Nan, "Kenapa , kenapa kau tidak memberitahu kami? Ini penyakit serius. Kenapa kalian tidak memberitahu kami? Kau tahu, jika terjadi sesuatu pada Yu Chen bagaimana? “
Yue Yue, "Maafkan aku bu. Maafkan aku. Yu Chen memohon padaku, ia benar-benar tidak ingin memberitahu kalian. Karena ia tidak mau membuat kalian khawatir. Maafkan aku bu."
Que Nan pun terduduk di kursi dan berkata," Bagaimana ini? bagaimana aku bertanggung jawab pada Que San... Yu Chen..."
__ADS_1
Yue Yue mendekati ibunya," Ibu..."
...****************...