Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border

Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border
Bab 21


__ADS_3

"Kamu!!"


Sebagai adik perempuan Miya Archers, yang dikenal sebagai kecantikan terhebat di Lemon County, Tifa juga juga tidak terlalu kalah dengan kakaknya. Dia populer dan sering disanjung oleh banyak orang. Dia belum pernah dihina tepat di wajahnya sebelumnya, jadi dia menjadi merah padam karena marah.


"Tifa, siapa ini?"Julia bertanya sambil berjalan dan menilai Reaven dengan rasa ingin tahu. Pria ini cukup tampan, dari perawakannya mungkin usianya velum sampai kepala tiga, tingginya sekitar 185 meter. Tapi, pakaiannya tampak sangat sederhana, dan harga pakaiannya mungkin kurang dari tiga puluh dolar.


Tifa melirik dengan sedikit minat pada Reaven.


"Dia sampah gak guna yang nikah sama kakak ku. Beberapa tahun yang lalu, dia mencuri lima puluh ribu dolar dari ayah, tapu dia gak tau malu kembali kerumah. Dia juga sudah bikin kacau di rumah kami.


Mata Julia tiba-tiba terbuka lebar karena terkejut.


Kakak Tifa, Miya, terlibat dalam skandal besar saat itu, dan hampir semua orang mengetahuinya. Meskipun beberapa tahun telah berlalu, beberapa orang masih membicarakannya.


Orang tua Julia sering berkata kepadanya, "kenapa kalian para gadis terlalu kerja keras? Coba Lihat Miya. Trus kenapa kalau dia jadi CEO? Reputasinya hancur juga, dan dia bahkan ditinggalkan oleh suaminya yang tidak bertanggung jawab."


Karena itu, Julia selalu membayangkan suami Miya yang brengsek itu cabul, jorok, malas, bodoh, dan jelek. Ternyata... Lumayan juga, di luar dari persangkaannya.


Tapi kenapa kalau di tampan? Dia tidak berguna dan tidak kompeten, bajingan total.

__ADS_1


Julia berusaha menahan rasa jijik di hatinya dan memaksakan diri untuk tersenyum sopan. "Permisi. Maaf, tapi yang bukan karyawan dan yang tidak berkepentingan dilarang berkeliaran di pintu masuk HopeShine.Co. Tolong pergi."


Reaven menatapnya sebentar kemudian melangkah ke lobi. Dia tidak mau repot-repot mengatakan apa pun pada Julia.


"Stoop!" Julia buru-buru bergegas ke depan untuk menghentikannya, merasa sedikit marah.


"Apa kamu gak mengerti apa yang aku bilang? Jangan masuk lebih jauh ke dalam. Perusahaan kami tidak akan menerima seseorang seperti kalian!"


Dia menggunakan alasan yang tidak masuk akal untuk mengusir orang!


Reaven memandang Julia dengan dingin, membuatnya membeku ketakutan dan kemudian mundur beberapa langkah setelah ditakuti oleh tatapannya.


Tak jauh dari sana, seorang petugas keamanan segera berjalan ketika dia melihat perselisihan itu. "Ada apa ini?"


Julia menunjuk ke arah Reaven. “Pria ini pernah melakukan pencurian di masa lalu, dan dia sekarang mencoba menerobos masuk ke perusahaan kita. Saya harap keamanan akan melakukan tugasnya. Jika tidak, jangan salahkan saya karena mengurangi gaji Anda! Selain itu, ketua perusahaan yang baru akan datang ke kantor hari ini. Jika Anda tidak menerimanya dengan benar, Anda mungkin akan kehilangan lebih dari sekadar gaji Anda. Apakah kalian mengerti?"


Bagaimanapun, Julia adalah kepala departemen SDM perusahaan dan memiliki otoritas yang cukup besar.


Petugas keamanan tahu bahwa ini adalah masalah serius juga. Melihat Reaven yang kekar dan tinggi, dia khawatir dia mungkin tidak bisa menghentikannya sendirian, jadi dia buru-buru melaporkan situasinya melalui radionya. Segera, Kapten Mir dari tim keamanan berjalan dengan lebih dari sepuluh petugas keamanan bersenjata lengkap.

__ADS_1


"Hmph!" Tifa mengangkat dagunya dengan bangga pada Reaven sambil bergumam dalam hati, rasakan! Itu karma karena sudah menyusahkan keluarga ku!


Dengan puas, dia meraih lengan Julia dan memasuki menara kantor HopeShine.Co.


Di sisi lain, Reaven dan Dante dikelilingi oleh lebih dari sepuluh petugas keamanan.


Kapten Mir melihat pakaian murah Lucas, matanya penuh jijik. "Pergi sendiri, atau kami paksa?"


"kenapa kau bahkan gak tanya apa urusan ku ada di sini?" Reaven bertanya dengan tenang.


Kapten Mir tertawa terbahak-bahak, seolah dia mendengar sesuatu yang sangat konyol.


"Apa yang perlu ditanya? Gembel sepertimu tidak mungkin berada di kantor ini untuk menandatangani kontrak." Kapten Mir melirik pakaian Reaven. "Selain itu, Nona Julia sudah bilang kalau kalian tidak diizinkan masuk ke perusahaan." tambahnya.


Reaven mendengus dingin. "Hmph, ternyata cuma anjing penjaga yang matre, sombong sekali."


"Apa kau bilang?!" Mendengar kata-katanya, Kapten Mir menjadi marah dan melambaikan tangannya ke petugas keamanan di sekitarnya. " Dasar sial! kalian pasti lelah hidup! Pukul dia! Hajar bajingan ini!"


Petugas keamanan semua siap untuk menyerang, sementara tatapan Reaven berubah menjadi lebih dingin saat dia mengepalkan tinjunya dengan erat.

__ADS_1


Jika HopeShine.Co. penuh dengan sampah seperti itu, dia tidak akan keberatan membuangnya.


__ADS_2