Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border

Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border
Bab 54


__ADS_3

"Um… Tuan Paris, jika kami membuat Miya menjadi CEO dan penanggung jawab seperti ketentuan itu, apakah tuntutan ini bisa di batalkan?" Flint mencoba kembali bernegosiasi.


Mendengar kata-kata itu, ekspresi Brandon berubah menjadi gelap. Dia sangat tidak senang dengan gagasan itu. Tapi, setelah dia memikirkannya, dia menyadari dibandingkan kehilangan seluruh Smart Corporation, membiarkan Miya mengambil alih perusahaan untuk sementara waktu dapat menyelamatkan mereka dari krisis ini.


Kita bisa membiarkan dia mengelolanya untuk saat ini dan kemudian mengambilnya kembali darinya di masa depan!


Namun, yang mengejutkan semua orang, Jon mencibir. "Tuan Archers, kamu pasti bercanda. Anda telah melanggar kontrak. Tidak ada gunanya bahkan jika Anda membiarkan Nona Miya kembali untuk menjadi CEO Smart Corporation. Misalnya, jika Anda telah menikam seseorang dengan pisau, menurut Anda apakah mencabut pisau itu akan membantu?"


Flint langsung terdiam.


Dia ingin menjelaskan bahwa kedua hal itu sama sekali berbeda karena tindakan Archers sama sekali tidak merugikan perusahaan HopeShine, tapi ketika dia melihat tumpukan berkas kerjasama yang tidak jadi terlaksana, dia mebgurungkan niatnya.


Jika Tuan Peterson dan otoritas yang lebih besar bersikeras bahwa Miya menjadi orang yang bertanggung jawab, dia tidak akan keberatan lagi!


Namun, Jon Paris bahkan tidak repot-repot memberi Flint kesempatan lagi untuk bernegosiasi.


"Tentu saja, saya hanya menyampaikan saran baik dari manajer umum kami kepada Anda. Lupakan jika Anda tidak mau menerimanya. Baiklah, terima kasih atas waktunya tuan-tuan."


Ketika Jon tampak seperti akan pergi, Flint kembali buru-buru menghentikannya. “Selama kami memberi Anda Smart Corporation dan lima juta dolar, kompensasi yang delapan puluh juta dolar akan dianggap telah dibayarkan. Benar begitu?"

__ADS_1


"Benar Tuan Archers. Jika Anda masih khawatir, kita dapat mengeluarkan perjanjian tertulis untuk menyatakannya secara detail." Jon menunjuk ke pengacara di sebelahnya.


Flint mengertakkan gigi.


"Oke, kami setuju!"


Segera, kedua belah pihak menandatangani semua perjanjian dan prosedur transfer di hadapan pengacara dan notaris.


Smart Corporation secara resmi milik HopeShine Corporation dan tetpisah dari Archers.


Keluarga Archers merasakan sakit yang luar biasa. Terutama Brandon, meskipun mereka awalnya merebut Smart Corporation dari Miya, mereka telah lama menganggap Smart.Co merupakan milik mereka. Selain itu, lima juta dolar merupakan jumlah yang cukup besar yang harus mereka relakan.


Yah, mau bagaimana lagi karena HopeShine Corporation didukung oleh keluarga Andares yang merupakan salah satu keluarga terkuat di Capital City. Meskipun mereka merasa telah ditipu, mereka tidak berani menyuarakan ketidaksenangan mereka.


Selain itu, itu adalah kesalahan mereka karena gagal membaca kontrak dengan jelas!


Ah, siapa lagi yang bisa kita salahkan?


Flint menghembuskan nafasnya pelan.

__ADS_1


Sambil mengertakkan giginya, Bryce berkata pelan, tapi dapat di dengar oleh semua yang ada di ruangan itu, "Ini semua salah Miya! Kakek, ayo segera usir mereka! Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi!"


******


Di saat yang sama ketika keluarga Archers mengadakan pertemuan dengan HopeSine, Reaven menggendong Miya yang basah kuyup karena hujan lebat dalam pelukannya, sepanjang perjalanan kembali ke rumah.


Begitu pintu dibuka, Karen dan Robert, yang telah menunggu kabar dengan gelisah segera menoleh dan melihat mereka berdua.


"Bagaimana hasilnya? Apa kakekmu setuju?" Bahkan sebelum pintu terbuka dengan sempurna Karen sudah melontarkan pertanyaan.


Reaven mengerutkan kening.


Begitu pasangan itu melihat Reaven masuk dengan Miya yang berantakkan di pelukannya, mereka terkejut dan bingung.


"Miya? kamu kenapa Miya?" Karen segera meraih lengan Reaven dan berteriak dengan tegas, "Katakan padaku! Apa yang kau lakukan padanya?!"


"Bu..." Miya membuka matanya dengan lemah dan menegur Karen.


Melihat rona merah pada wajah istrinya, Reaven bergegas masuk untuk membuatnya beristirahat di kamar.

__ADS_1


"Berhenti! Aku belum mengizinkanmu masuk! Apa kau tidak dengar kataku!? Karen menahan lengan Reaven menghentikannya.


__ADS_2