Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border

Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border
Bab 65


__ADS_3

Ketika Karen dan yang lainnya tiba di pintu ruang pribadi di lantai dua, dia kebetulan melihat Thomas Rembrant lewat dengan beberapa orang.


Dia buru-buru berlari untuk menyambutnya. "Halo, Tuan Rembrant"


Setelah meliriknya, Thomas secara alami mengenalinya sebagai ibu mertua Reaven, jadi dia membalas salam dengan sopan. "Halo, Anda pasti ibu Nona Archers."


Karen mengangguk. "Ya.. ya, kita akan segera menjadi sebuah keluarga, tapi ini pertama kalinya kita bertemu satu sama lain. Ini benar-benar suatu..." Sambil menyeringai lebar, dia menarik Tifa untuk mensekatinya. "Ini putri bungsu saya, Tifa. Tifa, cepat, sapa ayah mertuamu."


Wajah Tifa memerah karena sangat malu. Siapa orang waras yang bisa dengan pedenya berkata seperti itu? Kami bahkan belum bertunangan, dan ini pertemuan pertama kita, tapi ibu sudah memanggilnya ayah mertuaku. Bagaimana aku bisa menghadapinya?


Setelah mendengar kata-kata Karen, Thomas tercengang. Keluarga? Mertua? Ayah mertua? Apa?


Karena tidak ingin menyinggung Reaven di kemudian hari, Thomas bertanya dengan hati-hati, "Nyonya Archers, apakah mungkin ada kesalahpahaman..?"


Meskipun pertanyaan Thomas ragu-ragu dan hati-hati, Karen sama sekali tidak menyadarinya. Dia terkekeh dan menarik Tifa ke arahnya. "Saya tidak salah paham. Nah, sebelumnya Anda telah mengirim begitu banyak hadiah pertunangan yang mahal ke rumah kami untuk Tifa, dan kami sangat setuju dengan pernikahan ini! Ini mungkin tampak memalukan, tapi kupikir perjamuan malam ini adalah untuk pertunangan Tifa! Hahaha.."


Setelah memikirkannya, Thomas langsung mengerti. Ternyata keluarga Archers salah paham.


Ketika Reaven baru saja kembali ke Lemon County, dia mencoba mendekatinya. Di satu sisi, karena Charles, kepala pelayan keluarga Andares, telah memintanya. Di sisi lain, dia ingin masuk ke buku bagus Reaven juga. Jadi dia secara khusus menyiapkan hadiah pertunangan yang mahal untuk Miya atas nama Reaven.


Tetapi tampaknya Archers salah mengira bahwa keluarganya ingin putranya menikahi Tifa.

__ADS_1


Thomas ingin tertawa dan menangis disaat yang bersamaan. "Nyonya Archers, Anda benar-benar salah paham. Saya hanya memiliki seorang putra dan putri, dan yang putra sudah menikah.”


Karen langsung tercengang. Menantu laki-laki kaya yang dia nantikan ternyata sudah menjadi milik orang lain.


Tifa menjadi pucat juga. Karena putra Thomas Rembrant sudah menikah, dia tidak bisa menikah denganku. Kalau begitu... Apa maksud hadiah pertunangan itu?


Karen merenungkannya, dan ketika dia memikirkan sesuatu, wajahnya berubah sedikit cemberut. "Um, Tuan Rembrant, karena anakmu sudah menikah, hadiah pertunangan itu... Keluargamu mungkin sangat kaya, tapi Tifa adalah seorang wanita lajang muda. Dia tidak bisa menjadi istri kedua Anda tanpa status yang layak."


Mendengar kata-kata Karen, Tifa tambah pucat karena terkejut. Dia memang pernah mendengar rumor seperti itu sebelumnya. Banyak pria kaya memiliki beberapa istri pada saat yang sama, meskipun hanya satu dari mereka yang menikah secara sah. Namun, dia tidak ingin berada dalam hubungan seperti itu!


Thomas dan beberapa orang yang mendengar itu tidak bisa berkata-kata, karena mereka tidak pernah mengharapkan Karen memikirkan itu.


Setelah terkejutnya reda, Thomas berkata, “Ny. Carter, hadiah itu sebenarnya untuk putri sulungmu, Nona Miya karena su..."


Sebelum dia sempat mengucapkan kata ‘suami’, Karen berteriak kaget. "Apa? Untuk Miya?! Anda ingin Miya menjadi istri kedua Anda? Itu.. Miya sudah menikah dan punya anak. Jika keluargamu tidak keberatan, kami... Jangan khawatir. Suami Miya adalah seorang pecundang. Aku akan segera membuat mereka bercerai!"


"Bu! Omong kosong apa yang kau katakan?!" Tifa sangat terkejut dan tidak menyangka ibunya akan menyetujui masalah yang tidak masuk akal seperti membiarkan Miya menjadi istri kedua orang lain. Dia sedikit memukul bahu ibunya karena kesal.


Sementara itu, orang-orang yang bersama Thomas sangat terkejut mendengar ucapan Karen yang mendorong putrinya yang sudah menikah untuk jadi istri ke dua orang lain.


Thomas sendiri berkeringat dingin setelah dikejutkan oleh kata-kata Karen! Ya Tuhan? Siapa yang berani mengambil istri Reaven Crow untuk menjadi istri kedua mereka? Aku belum bosan hidup! Apa yang dipikirkan perempuan ini!?

__ADS_1


Thonas buru-buru menghentikan Karen dengan suara agak keras, "Nyonya Archer! Tolong dengarkan aku, Maksud saya, hadiah itu untuk suami putri Anda, tuan Reaven Crow! Sebelumnya tuan Crow sangat banyak membantuku, jadi aku ingin memberikan beberapa hadiah padanya. Mungkin ada beberapa kesalahan hingga menyebabkan kesalahpahaman ini."


"Jangan khawatir. Anak saya sudah menikah. Dia dan saya tidak tertarik untuk punya istri dua!" Thomas buru-buru menyelesaikan ucapannya sebelum dipotong lagi oleh Karen.


Wajah Karen penuh dengan ketidakpercayaan. Hadiah mahal itu, mobil, serta saham dan uang tunai, semuanya untuk Reaven, sampah yang tidak berguna itu?


Bagaimana pecundang itu mampu untuk mendapatkan hadiah semahal itu dari Keluarga Rembrant?!


Namun, karena Thomas Rembrant sendiri yang mengatakannya, Karen harus mempercayainya.


Di sisi lain, Tifa ikut terkejut dan tiba-tiba tersadar. Memang, seperti yang dia duga, Reaven bukanlah orang biasa.


Namun, di saat yang sama, dia juga merasa canggung dan malu. Ternyata hadiah itu bukan untuknya tapi untuk Reaven.


Dia memamerkan barang-barang itu kepadanya sebelumnya, dan dia bahkan marah saat Reaven mengatakan yang sebenarnya, dia justru mengejeknya karena menganggap Reaven terlalu miskin untuk bisa membelinya.


Oh tuhann! Apa yang dipikirkan Reaven ketika aku melakukan itu?!


Tifa merasa sangat malu, begitu pula Karen karena dia telah membuat keributan besar karena kesalahpahaman ini. Keduanya hanya bisa tertunduk menuju ruang pribadi.


Sedangkan Thomas dan yang lain bergegas pergi agar tidak memperpanjang masalah dan kelahpahaman ini.

__ADS_1


__ADS_2