Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border

Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border
Bab 42


__ADS_3

*Karya ini lagi ikut lomba, mohon dukungan readers ya, caranya pencet like & coment setelah baca ya*


"Omong kosong apa yang kau katakan? Bukankah perusahaan HopeShine baru saja menandatangani kontrak dengan kita pagi ini?" Miya bertanya dengan cemberut, matanya mulai merah mendengar tuduhan Brandon yang tak berdasar.


Brandon mendengus dengan dingin. "Hmph, Stop akting mu! Jujur lah. Apakah kamu yang menyebabkan HopeShine menuntut kami atas pelanggaran kontrak dan menuntut kompensasi? Apa untungnya buat mu kalau keluarga kita menderita kerugian besar? “


Baru kemudian Miya mengerti apa yang di maksud oleh Brandon. Tampaknya perusahaan HopeShine menggugat mereka karena pelanggaran kontrak? Apa yang terjadi? Dia juga sangat heran.


"Miya! gak peduli janji mesum apa yang kau buat dengan tuan Peterson untuk kontrak itu, ada yang salah sekarang jadi kau harus bertanggung jawab dan menyelesaikan masalah ini segera!" Brandon berseru tegas sambil menunjuk ke muka Miya.


Wajah Miya memerah marah mendengar apa yang di ucapkan Brandon. "Apa maksudmu janji mesum? Jangan sembarangan memfitnah orang! Aku tidak pernah menjajikan apapun pada siapa pun. Bukannya kau CEO Smart.Co sekarang? Kau lah yang seharusnya bertanggung jawab menyelesaikan masalahbyang muncul, bukannya mencari kambing hitamnter hadap masalah perusahaan, CEO macam apa kau!?" Miya sedikit terengah-engah meluapkan emosinya.


"Diam!" Flint memukul tangannya ke atas meja dengan marah. "Brandon sekarang adalah CEO Smart.Co, jadi sebaiknya kalian berbicara dengan hormat! Sekarang, apakah Kamu tidak puas tentang keputusan ku ini!?"

__ADS_1


Flint mengedarkan pandangannya sebentar dan langsung menatap tajam kearah Miya, karena memang dialah sasaran kemarahan Flint.


Miya mengatupkan dan menggertakkan rahangnya dan menjawab setelah beberapa detik, "Tidak."


"Sekarang katakan. Hak apa yang kamu miliki untuk membuat aku menyerahkan perusahaan ini kepada mu? Skandal yang pernah kalian buat sebelumnya telah membuat malu keluarga dan merugikan kita karena terhambatnya perkembangan perusahaan. Kamu menolak untuk menikahi Ryan Muller yang punya niat baik untuk membantu kita meningkatkan nilai perusahaan ini, dan hari ini, suami mu yang tidak berguna itu menyinggung James Milton, dan menyebabkan kerjasama kita dengan Milton gagal. Ku pikir kamu setidaknya sedikit berguna setelah berhasil mendapat kontrak ini, tetapi kita baru saja mendapatkan kontrak dengan HopeShine, ini terjadi!"


Flint menatapnya dengan menuduh. "Miya Archers, aku sangat kecewa padamu."


"Apa pun yang terjadi, kamu harus menyelesaikan masalah dengan HopeShine, atau kita akan bangkrut kalau benar-benar harus memberikan kompensasi sejumlah besar uang untuk pelanggaran tersebut. Apa kamu mau melihat Smart.Co bangkrut?


Flint sangat menyadari betapa terikatnya Miya dengan Smart.Co. Sebelumnya, dia sering mengancamnya dengan nasib Smart.Co juga,agar membuatnya bekerja keras untuk perusahaan.


Sejatinya, keluarga Archers sangat iri dengan pencapaian Miya, berhasil mendirikan perusahaannya sendiri, nilai perusahaannya pun lebih besar dari perusahaan utama keluarga Archers yang di pegang oleh Flint secara pribadi.

__ADS_1


Yang membuat mereka sangat tidak senang, terutama Flint adalah, Miya bukan keturan langsung Archers, karena Robert adalah anak tiri Flint. Flint tidak punya anak perempuan, anak satu-satunya yang merupakan ayah Brandon telah meninggal karena kecelakaan. Yang tersisa hanya Brandon dan menjadi cucu kesayangan Flint.


Pencapaian Miya yang merupakan cucu tiri keluarga itu melebihi Brandon, bahkan bisa di bilang melebihi Flint jika dia hanya memegang satu perusahaan itulah yang memicu kebencian mereka. Dan membuat mereke merasa benar untuk menyiksa hidupnya.


Kali ini, dia melakukan hal yang sama sekali lagi. Hati Miya penuh dengan kepedihan, tetapi dia benar-benar tidak sanggup menyaksikan Smart. Co berakhir.


Dia mengepalkan tinjunya dan tiba-tiba mengangkat kepalanya untuk berkata kepada Flint, "Oke, aku bisa berjanji untuk pergi menemui Tuan Peterson dan mencoba mengajaknya bicara, tapi kau harus berjanji padaku satu syarat."


"Ini adalah tanggung jawab mu, kau penyebab semua ini, berani-beraninya kau mengajukan syarat pada Kakek!? Brandon menegur miya dengan tidak senang.


Flint mengerutkan kening. "Katakan padaku."


Setelah menarik napas dalam-dalam, Miya berkata dengan serius, "Kalau aku bisa menyelesaikan masalah ini dan menyelamatkan Smart.Co, aku mau kakek menyerahkan posisi CEO padaku."

__ADS_1


__ADS_2