
*Maaf karena upnya sering telat, ada kesibukan dan masalah kesehatan otorny 🙇♂🙇♂ semoga para reader dalam keadaan sehat walafiat semua ya, selamat membaca
Setelah menyuruh sopir keluarga Rembrand untuk masuk dan menunggu di ruang tamu, Karen berbalik dan berlari ke dalam dan masuk ke kamar Tifa
"Fa, cepat! Keluarga Rembrand ngirim orang untuk jemput kita pergi ke acara mereka!"
Tifa yang sedang main game di komputernya menoleh ketika mendengar suara Karen dengan ekspresi heran, "jemput? Acara apa? dimana?"
"Aih, acara yang di bicarakan orang-orang belakangan ini, yang kemarin undangannya di pamerkan paman-pamanmu! Ini pasti acara yang di buat untuk mu, acara pertunangan mu sama putranya Thomas Rembrand itu!"
Karen sangat bersemangat, dia menarik Tifa dari meja komputer dan berseru, "Cepat ganti baju yang bagus! Ah, kenapa mereka suka bikin kejutan? Setidaknya kasih info dulu kekita, biar aku bisa carikan gaun yang bagus buat mu."
Tifa yang didorong ke lemari oleh Karen tercengang. "Bu, gak salah kah? Kok tiba-tiba tunangan? keluarga Rembrand juga gak ngirim orang buat merembukkan acara ini?"
Karen memutar bola matanya dan mencubit wajah putrinya. "Gadis bodoh, keluarga Rembrand sudah mengirim sopir mereka ke rumah kita, dan dia sudah menunggu di ruang tamu buat ngantar kita, masa salah, trus acara tunangan siapa lagi kalau bukan kalian? Keluarga Rembrand adalah yang terkaya di county, caranya mereka beda sama kita, sudah lah, cepat lah berdandan!"
Mendengar itu, ada rasa gembira dan rasa sedikit malu-malu tergambar di wajah Tifa, dia mulai mengganti bajunya di bawah desakan Karen.
Meskipun dia tidak tahu seperti apa putra Thomas Rembrand, di tahu dia beruntung karena pertunangan itu, karena Rembrand adalah keluarga terkaya di Lemon county ini, selain itu, keluarga Rembrand juga telah memberikan hadiah pertunangan yang besar pada mereka.
__ADS_1
Di ruangan lain, Miya sedang menonton beberapa film kartun bersama Layla.
"Ma, ayah kemana? Dari pagi ila ko gak liat?" Layla tiba-tiba menoleh dan bertanya.
Miya sedikit tercengang. Dia mengulurkan tangan untuk mengetuk hidung putrinya sambil tersenyum, "kok tanya ayah terus? Kan semalam udah main lama, kangen ya?"
"Iya! ila suka Ayah ada di rumah sama-sama kita. ila suka saat kita semua ada! Sama seperti di kartun! habisnya ayah kan udah lama gak di rumah. Mama gak kangen ayah?" Layla menatap polos sambil memeluk bonekanya.
Miya kehilangan kata-kata, dia memeluk putrinya yang mulai fokus menonton lagi.
Reaven, sudah hampir sebulan sejak kepulangannya, dia menghabiskan waktu bersama Layla, mengantar dan menjemputnya sekolah, dan lain sebagainya.
Setiap kali dia melihat Reaven, ingatannya tentang kejadian di kediaman kakeknya muncul di pikirannya, mengingat bagaimana Reaven menjemputnya di bawah hujan deras dan menggendongnya dalam pelukan.
Mengingat itu, ada senyum kecil dan rona merah di pipinya.
Tok Tok Tok!
"Miya! Keluarga Rembran mengirim orang untuk menjemput kita ke acara pertunangan Tifa dan anaknya! Cepat siap-siap!" sura ketukan pintu dan suara Karen membuyarkan lamunannya.
__ADS_1
Miya terkejut, keluarga Rembrand bahkan belum datang atau mengirim orang untuk membicarakan masalah ini, kenapa tiba-tiba ada acara tunangan? kita juga belumntahu anaknya Thomas Rembrand seperti apa.
Miya buru-buru berganti pakaian yang pantas dan membantu Layla mengganti bajunya juga karena mereka sudah di tunggu.
Tidak lama, Miya dan keluarganya muncul di sebelah Bentley bersama putri cantik mereka.
Sopir berjas hitam itu tertegun sejenak. Dia kemudian buru-buru membuka pintu memberi isyarat agar Mereka duduk di kursi belakang Bentley yang memanjang.
Lemon Internasional Hotel adalah hotel bintang lima termewah di Lemon County. Itu terletak di tepi danau dan juga tepat di samping distrik bisnis paling makmur di Lemon County. Hotel itu milik keluarga Rembrand
Pada saat ini, seluruh Hotel sepenuhnya dipesan untuk acara tersebut. Dan semua orang bergengsi di seluruh wilayah yang diundang tiba dengan mobil mewah, berpakaian glamour.
Acara seperti ini biasanya di jadikan ajang untuk membandingkan kekayaan, di mana pria akan membandingkan mobil, perusahaan, dan status mereka satu sama lain sementara wanita membandingkan gaun, perhiasan, dan pasangan mereka.
Ada segala macam tatapan menghakim, serta komentar sarkastik yang terdengar di tempat tersebut.
Di depan Hotel, Flint turun dari BMW bersama Brandon. Dibandingkan dengan mobil-mobil mewah lain di sekitarnya, BMW mereka tampak agak 'salah tempat'.
Pada saat ini, sebuah Bentley kebetulan menepi di samping mereka. Pintu terbuka, dan Karen keluar dari mobil mewah dengan senyuman di wajahnya.
__ADS_1