
*Karya ini lagi ikut lomba, mohon dukungan readers ya, caranya pencet like & coment setelah baca ya*
"T-tunggu sebentar! P-pasti ada kesalahpahaman yang terjadi! A-apakah ada kesalahan di suatu tempat? Bagaimana itu bisa terjadi?"
Brandon menatap Flint dengan ekspresi bingung dan pucat.
"Apa masalahnya?!" Merasa ada yang tidak beres, Flint segera mengambil telepon alih-alih menanyai Brandon. Sayangnya, penelepon sudah menutup telepon.
Apa sebenarnya yang terjadi? Melihat wajah Brandon, Flint tahu bahwa sesuatu yang buruk pasti telah terjadi.
Brandon memandang Flint dengan cemas. "Itu tadi panggilan dari perusahaan HopeShine, mereka ingin menghentikan kerja sama dengan kita. Mereka bilang kalau kita telah melanggar kontrak dan ingin kita membayar kompensasi yang besar! Kakek, apa yang harus kita lakukan?"
"Apa?! Bagaimana itu bisa terjadi?" Flint panik dan kaget, dia merosot kekursinya hampir pingsan.
Brandon buru-buru melangkah ke depan untuk memegang kakeknya. Dia mendapat pemberitahuan yang sangat mendadak dan tidak masuk akal. Apalagi waktunya tidak lama setelah pengumuman jabatannya, sekarang dia bingung untuk mengambil keputusan.
"Kakek, tenanglah dan minum teh. Bagaimana ini bisa terjadi secara tiba-tiba? Kontraknya baru ditandatangani pagi ini, lalu bagaimana bisa kita melakukanpelanggaran kontrak? Pasti ada seauatu yang salah!"
"Ya, kita baru saja menandatangani kontrak, dan kita belum melakukan apapun terkait pekerjaan dalam kontrak. Bagaimana bisa ada pelanggaran kontrak? Apa mereka bilang bagamiana kita melanggar kontraknya?"
"Tidak . Mereka hanya menyatakan bahwa ada pelanggaran kontrak dan kita harus memberikan kompensasi sesuai dengan persyaratan. Kompensasinya adalah sejumlah besar uang, dan kita jelas tidak mampu mambayarnya. Akan ku coba untuk menelpon mereka lagi.." Brandon mulai menelpon.
"Ya, telepon dan klarifikasi dengan mereka" Flint menimpali.
Sayangnya, tidak ada usaha Brandon yang berhasil, karena pihak lain akan langsung menutup telepon setelah mengucapkan terima kasih padanya karena telah menelepon. Mereka jelas tidak ingin berbicara dengannya secara rinci.
__ADS_1
Flint sangat cemas, tetapi dia tidak berani marah karena yang mereka hadapi adalah HopeShine.Co.
"Beri tahu semua orang untuk datang ke sini untuk pertemuan darurat!" Perintah Flint.
Segera, semua berkumpul di ruang rapat.
Mereka awalnya masih tersenyum gembira, tapi begitu mereka masuk dan melihat suasana dan ekspresi muram di wajah Brando dan Flint, mereka langsung berhenti tersenyum dan duduk dengan hati-hati.
Hampir semuanya hadir, kecuali Miya.
Flint mengerutkan kening. "Semuanya ada di sini. Brandon, beritahu mereka."
"Ya, Kek." Brandon yang duduk di kursi CEO mengulangi berita buruk yang mereka terima dari perusahaan HopeShine.
Setelah mendengar kata-katanya, semua terperangah!
"kita baru saja menandatangani kontrak dengan mereka pagi ini. Bagaimana bisa terjadi pelanggaran kontrak sore ini? Kita bahkan belum melakukan apa pun!"
"Ya, apa mereka mempermainkan kita?"
"Atau mereka sengaja menjebak kita? Tapi mengapa mereka menargetkan kita?"
"Mereka benar-benar tidak tahu malu. Saya pikir HopeShine adalah perusahaan besar yang tidak akan menggunakan trik kotor seperti itu!"
Semua orang terus mengoceh karena marah.
__ADS_1
Mereka mengira bahwa itu adalah kesempatan yang jatuh ke pangkuan mereka, tetapi ternyata itu bahaya nyata bagi mereka. Bagaimana mereka bisa diam saja?
Flint memukul meja dan meraung, "Cukup! Saya meminta kalian untuk datang ke sini untuk membahas beberapa strategi dan tindakan pencegahan, bukan untuk mendengarkan omong kosong kalian! Cepat dan pikirkan beberapa solusi. Jika tidak punya, tutup mulut!"
Orang-orang di ruang itu segera terdiam.
"Jadi, apa kalian semua tidak punya apa-apa untuk dikatakan? Apakah aku telah memberi makan orang-orang yang tidak berguna!?" Melihat tidak ada yang mengatakan apa-apa, Flint semakin marah.
"Um, apakah kita menyinggung seseorang di Perusahaan HopeShine setelah kita menandatangani kontrak? Karena pagi ini tuan Renald sangat bersahabat dengan kita." seseorang bertanya dengan hati-hati.
Pertanyaan itu bisa diterima, karena masalah ini ada setelah mereka menandatangi kontrak kerja dengan HopeShine.
Flint menatap mereka dengan dingin. "Jadi, apakah ada di antara kalian yang melakukan sesuatu yang menyinggung perasaan seseorang hari ini?"
Semua orang yang hadir merasakan hawa dingin di punggung mereka ketika Flint menatap mereka, mereka buru-buru menggelengkan kepala.
Seseorang menyadari kalau Miya, yang biasanya di jadikan sebagai sasaran kemarahan Flint, tidak ada di sini dan langsung merasa cemas. Dia mulai berbisik ke orang di sebelahnya.
"Apa yang kamu bicarakan?" Flint memelototi dia.
Terkejut, dia buru-buru berkata, "Tidak, saya hanya ingin tahu mengapa Miya belum datang. Dia selalu hilang saat ada masalah."
Flint menyipitkan matanya dan mengedarkan padangannya dan tidak dapat menemukan Miya.
"Miya Archers"
__ADS_1
Iya! Ini pasti ada hubungannya dengan dia!