Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border

Suami Sampah!!! Reaven Crow : The Demon From East Border
bab 68


__ADS_3

Pada dasarnya Karen tidak ada masalah dengan Reaven, dia hanya tidak menyukainya, menurutnya jika bukan karena Reaven, dia sudah akan menjadi menantu dari keluarga kaya mengingat kecantikan dan prestasi Miya pada saat itu.


Karen mendongak dan baru saja akan memarahinya, tapi Reaven hanya mengangguk pada mereka berdua dan langsung menghilang.


Reaven pergi sebelum Karen bisa mencacinya, membuatnya semakin marah.


"Lihat dia! apa kau tidak punya sopan santun!? apa begitu sikap pada orang yang lebih tua!? Hmph, , kamu rendah hati dan tidak sopan! Kau bahkan berani menyembunyikan harta mu pada kami! Kau cuma numpang disini! Dasar menantu tidak tahu diri!!" Karen tak henti-hentinya mengomel di ruang tamu dan sengaja membanting sapu ke tempat sampah.


Reaven sedang duduk di samping tempat tidur di kamar Miya, dengan hati-hati menggendong Layla yang tertidur lelap dan membasuh dengan lap basah kakinya. Dia benar-benar mengabaikan omelan yang datang dari lantai bawah.


Pada awalnya, dia masih akan marah dengan kata-kata kasar Karen. Tapi sekarang, dia sudah lama sadar bahwa tidak ada gunanya menanggapi Karen.


Tapi Karen adalah ibu Miya Jadi, Teaven akan memperlakukannya dengan rasa hormat yang mendasar, tetapi tidak lebih.


Disisi lain, Miya sangat malu. Bahkan dia merasa kata-kata ibunya sangat tidak berperasaan.


"Maaf, ibuku… dia sedang mengalami menopause, jadi dia sangat pemarah dan mudah tersinggung akhir-akhir ini, jangan di ambil hati." Miya memutar otak untuk mencari alasan atas tindakan ibunya.


Reaven hanya tersenyum dan tidak mengatakan apa-apa. Sebagai gantinya, dia mengambil handuk lembut dan menggunakannya untuk menyeka kaki putrinya hingga kering sebelum membawanya ke tempat tidur dan menyelimutinya.

__ADS_1


Setelah melihat Reaven melakukan semua ini, Miya merasa semakin malu.


Beberapa hari yang lalu, dia mengalami demam tinggi setelah kehujanan di kediaman Archers. Layla mengkhawatirkannya, jadi Reaven membawa Layla untuk tidur di kamar Miya, sedangkan dia tidur di lantai dengan alas.


Hari ini, Layla sudah mulai tidur di kamarnya sendiri, dan sekarang mereka berdua berbagi kamar yang sama. Jadi segalanya menjadi canggung, terutama ketika Miya sudah menolak lamaran Reaven hari ini.


Melihat ketidaknyamanan Miya, Reaven beranjak dan berkata sambil tersnyum, "Aku ada sesuatu yang harus aku urus malam ini, jadi aku akan pergi. Istirahatlah."


Sebelum Miya sempat mengatakan sesuatu, dia pergi.


Meskipun Reaven ingin tinggal dan mencoba menghabiskan lebih banyak waktu dengan Miya, dia sadar bahwa mereka berdua membutuhkan waktu dan dia tidak bisa terlalu memaksa.


******


Selama perjamuan di hotel, keluarga Archers dipermalukan dengan cara yang belum pernah mereka alami sebelumnya.


Pertama, Karen, pengecut yang tidak tahu malu itu membual dan mempermalukan mereka di depan hotel. Setelah itu, para petugas yang sengaja mengabaikan mereka dan bahkan secara khusus mengatur agar mereka duduk di meja kecil dan lusuh di ujung ruangan dekat pintu masuk. Alhasil, mereka menjadi bahan tertawaan semua tokoh terkemuka di Lemon County!


Setelah itu, setelah pidato singkat David Peterson dari HopeShine Corporation, banyak keluarga serta pemilik bisnis berlomba-lomba untuk bekerja sama dengan Smart Corporation, membuat hal ini menjadi sebuah tamparan di wajah mereka!

__ADS_1


Smart Corporation masih menjadi milik mereka beberapa hari yang lalu!


Tentu saja, keluarga Karen yang paling membuat mereka kesal!


Mereka adalah sampah yang diusir dari keluarga Archer dan sudah tidak diakui oleh mereka. Namun mereka berhasil menjalin hubungan dengan keluarga Rembrant, keluarga terkaya di Lemon County, dan bahkan dengan bangga memamerkannya. Mereka tidak akan pernah bisa menerima ini!


"Kek, apa kita akan biarkan perempuan ****** tak tahu malu itu terus bersikap angkuh dan menginjak-injak kita?" Semakin Brandon memikirkannya, semakin marah dia, dia meninju sofa dengan keras.


Pergelangan tangan kanannya, yang sebelumnya patah oleh Reaven, masih terbungkus kain kasa tebal.


Singkatnya, dia merasa keluarga Karen adalah pengganggu, dan dia ingin mereka semua mati!


Wajah Flint juga murung. Semenjak dia menjadi kepala keluarga, dia selalu mengendalikan keadaan, dia hampir selalu bisa mendapat apa yang dia inginkan dan dia tidak bisa menerima pembangkangan atau penolakan dalam bentuk apa pun.


Setelah dia mengusir keluarga Miya, mereka tidak hanya menjalani kehidupan yang berkecukupan, mereka bahkan berkenalan dengan keluarga Rembrant. Bagaimana dia bisa menerima ini?


"Brand, apakah benar keluarga mereka akan menjadi ipar keluarga Rembrant?” Tanya Flint


Meski marah, Brandon tetap mengangguk. "Ketika aku pergi ke rumah mereka sebelumnya, aku melihat Tifa mengendarai Lamborghini mewah edisi terbatas yang harganya setidaknya satu juta dolar. Selain itu, saya bahkan mendengar kalau keluarga Rembrant memberi mereka lebih dari sekadar mobil sport. Mereka juga memberi mereka saham beberapa toko, dan uang tunai beberapa juta. Semua hadiah dikirimkan kepada mereka. Selain itu, pada perjamuan hari ini, saya mencoba mempermalukan mereka, tapi Thomas Rembrant mengirim seseorang untuk mengantar mereka kekamar pribadi yang disediakan untuk mereka. Sepertinya itu benar."

__ADS_1


Flint tetap diam, tapi raut wajanya menunjukkan dia semakin marah.


Pada saat ini, salah satu dari mereka tiba-tiba bertanya, "Benda-benda itu milik keluarga Archers, jadi kenapa kita harus membiarkan itu pada mereka?"


__ADS_2