
Saat melihat kakeknya masuk dengan Tuan Milton, Brandon merapikan jas dan dasinya dan siap menyambut mereka dengan senyuman, tapi dia melongo dengan muka kebingungan ketika wajahnya tiba-tiba di tunjuk oleh tuan Milton dengan nada marahnya.
Brandon pada awalnya bingung. Tapi ketika dia melihat kakeknya dan Tuan Milton melihat ke arah sampingnya, di menengok ada Reaven disana dengan tatapan bermusuhan. Dia menyadari sepertinya Reaven telah bermasalah dengan tuan Milton.
Reaven menyipitkan mata, kota ini kecil sekali pikirnya. Tamu perusahaan yang akan di ajak kerjasama keluarga Arches adalah James Milton, orang yang mencari masalah dengannya di sekolah Layla tempo hari.
Brandon bergegas maju dan tersenyum pada James dengan sopan. "Tuan Milton, abaikan sampah ini. Aku akan segera mengusirnya! Ayo pergi ke ruang rapat untuk membahas kerja sama kita."
James membuang tangan Brandon dengan kasar dan membentak, "Persetan! Apakah orang ini salah satu Archers? Hah! Aku pergi! Kau! Tunggu saja!"
Setelah mengeluarkan ancaman untuk Reaven, James berbalik untuk pergi!
Meskipun dia berharap dia bisa segera menerjang ke depan untuk membunuh Reaven dan membalas dendam atas apa yang terjadi kemarin, dadanya masih sakit akibat tendangan Reaven, dan sebagian besar bawahannya masih dirawat di rumah sakit. Jadi, dia kekurangan orang untuk membantunya membalas dendam untuk sekarang.
"Tidak, tunggu, Tuan Milton. Mari kita bicarakan hal-hal dengan tenang!" Flint dan Brandon panik dan buru-buru mencoba menahan James sambil membujuknya.
"Bajingan itu tidak ada hubungannya dengan keluarga kami. Aku akan meminta keamanan untuk mengusirnya sekarang!" Brandon berusaha membujuk James.
James menampar Brandon "Kau pikir aku anak kecil yang gampang di bohongi? Jelaskan, kenapa dia di ruang rapat kantor kalian kalau dia tidak ada hubungannya dengan kalian!?"
Brandon yang di tampar sedikit terkejut karena selama ini tidak ada yang berani menyentuhnya, apalagi didepan kakeknya, dan melihat cucunya di tampar, Flint geram dan tidak senang tapi, James Milton bukan lah orang yang bisa di singgung oleh keluarga mereka.
__ADS_1
"Tuan Milton, pecundang ini benar-benar tidak ada hubungannya dengan keluarga Archers. Jika anda bermasalah dengan dia, saya akan membuatnya meminta maaf dan memperbaikinya sikapnya sekarang!" Flint coba menengahi dan memelototi Reaven dengan jijik.
"Apa yang kau tunggu bajingan? Cepat minta maaf padanya sekarang!" teriak Flint pada Reaven.
Saat James melihat sikap bermusuhan Flint terhadap Reaven, dia merasa jauh lebih baik. Sambil mengangkat kepalanya tinggi-tinggi, dia mencibir, "Aku tidak peduli dengan permintaan maaf. Jika Anda tulus ingin bekerja sama, suruh bajingan ini untuk berlutut padaku. Dengan begitu bisa ku pertimbangkan kerja sama kita."
"Tunggu apa lagi!? Apa kau tuli!? Cepat berlutut di kaki tuan Milton dan minta maaf!!" Tanpa pikir panjang Flint langsung membentak Reaven.
Reaven hanya memandang mereka dengan mengerutkan keningnya. Dia jelas tidak akan berlutut dan meminta maaf.
Menatap Flint dan yang lainnya dengan dingin, dia bertanya, "Kau bahkan tidak tahu apa yang terjadi antara aku dan dia, tapi kau ingin aku meminta maaf padanya? Heh? Lucu, lagian, bukannya kau bilang kalau aku tidak ada hubungannya dengan keluargamu? Jadi kau siapa menyuruhku berlutut dan meminta maaf padanya?" tidak ada nada penghormatan sama sekali pada nada bicaranya.
Bagi Reaven, selama orang lain menghormatinya, maka dia akan menghormati orang tersebut.
Alis mata Miya mengerut. Kakek mengancam akan mengusir kita lagi. Apa dia sama sekali tidak peduli dengan kita?
Wajah Reaven juga muram. Mengancam ku dengan itu, apa dia pikir aku akan takut?
Jika dia sendirian, dia tidak akan repot-repot tinggal bersama keluarga Archers dan sudah lama pergi.
Saat suasana tegang itu, seorang pegawai dengan buru-buru berlari menghampiri mereka. Terengah-engah, dia berseru, "Tuan Renald dari perusahaan HopeShine datang. Dia menunggu di ruang tamu di lantai bawah!"
__ADS_1
"HopeShine? Tuan Renald?" Brandon tampak bingung.
"Tuan Renald, sekertaris pribadi Tuan David Peterson, Wakil CEO perusahaan HopeShine pak. Katanya ingin bertemu langsung dengan para pimpinan di perusahaan kita pak" pegawai itu menjelaskan
Flint dan yang lainnya tercengang. Bahkan James yang angkuh pun tercengang.
"Apa yang kalian tunggu? Cepat dan terima dia!" teriak Flint pada yang lain. Walaupun Renald cuma sekertaris dari wakil CEO tapi dia dari HopeShine.Co. Perusahaan besar yang sangat diinginkan Flint untuk menjalin kerja sama.
Flint bergegas turun bersama yang lain dengan terburu-buru, bahkan mereka rela lewat tangga karena lama menunggu lift.
Melihat bahwa James juga mengikuti mereka, Reaven mendengus sambil mencibir.
Miya menarik Reaven agar mengikuti mereka "Ayo cepat kita turun juga!"
Tapi Reaven menahan tangannya.
"apa yang ....." belum sempat Miya bertanya, Reaven sudah menuntunnya ke lift yang terbuka.
"Lebih nyaman lewat lift" ucap Reaven santai.
Miya memutar matanya, dan mengikuti Reaven, "yah lebih nyaman lewat lift" gumamnya sambil tersenyum.
__ADS_1
******
Maaf untuk keterlambatannya 🙇♂