
Dengan tatapan mengancam, Brandon memerintahkan petugas keamanan, "Abaikan mereka" dia merujuk pada Miya dan tifa. "Seret mereka keluar, aku berubah pikiran, jangan biarkan mereka mengambil apapun dari dalam rumah!" dia menunjuk Karen dan Robert.
"Beraninya kau!" Karen menjerit dan mulai mendorong petugas keamanan yang membawanya untuk pindah dari depan pintu rumah rumah.
Dia pasti bercanda. Seluruh tabungan dan peti hadiah pertunangan dari Rembrand ku simpan di bawah tempat tidur semua. Nilai totalny setidaknya hampir delapan juta dollar, mana mingkin ku kasih ke Brandon sialan itu!! Teriak Karen dalam hatinya.
Sayangnya, Karen hanyalah seorang wanita paruh baya biasa, bagaimanapun dia melawan, tenaganya kalah oleh petugas keamanan yang menahannya.
Sedangkan Robert tidak bisa berkutik karena ditahan oleh tiga orang.
"Lepaskan ibuku!"
Melihat Karen yang diseret paksa, Miya dan Tifa buru-buru bergegas membantunya , tapi mereka berdua hanyalah wanita lemah dan tidak bisa bersaing dengan beberapa petugas keamanan yang berbadan tegap.
Melihat trio yang berjuang yang marah tetapi sia-sia, Brandon tertawa terbahak-bahak.
Dia menghampiri mereka, mengulurkan tangan, dia menjambak rambut Miya, lalu menariknya dengan kasar. "Miya Archers, pergilah dengan keluargamu yang tidak tahu malu! aku katakan pada mu, aku tidak akan memberikan Smart.Co. sampai kapan pun pada mu, jadi, berhenti berharap dan berhenti melakukan hal yang sia-sia!" dia menyeringai puas.
"KAU!!" memelototi Bryce dengan mata merah penuh amarah.
__ADS_1
"Hahaha, kau marah? Trus kau bisa apa?" Sambil tertawa, Brandon menarik kembali rambut Miya, membuatnya sedikit mendongakkan kepalanya.
"Lepaskan kakak ku sialan!" Tifa dilanda panik. Dia mencoba melepaskan tangan Brandon dengan paksa tetapi tidak berhasil.
"Lepaskan tangan kotor mu bajingan!" Tiba-tiba, sesosok tubuh munjul di samping Brandon dan mencengkram tangannya.
"Reaven!"
Miya dan Tifa hampir menangis ketika mereka akhirnya melihat Reaven,sedikit rasa lega menghampiri mereka, terutama Tifa, yang sudah pernah melihat kemampuan Reaven.
Brandon terkejut karena pergelangan tangannya dicengkeram, tetapi saat dia melihat Reaven yang mencengkram tangannya, dia langsung mendengus dan berkata dengan nada meremehkan, "hmph! Sampah! Apa yang bisa kau lakukan? Lepaskan aku atau..."
Terdengar bunyi tajam dari arah mereka.
"AKH!!! Tanganku!!!" Brandon menarik tangannya dan menjerit sekuat tenaga.
Reaven mematahkan tangan Brandon hanya dengan cengkramannya sebelum brandon bisa menyelesaikan ucapannya.
Bagi anak kaya yang manja seperti Brandon, kejadian itu membuatnya merasakan sakit yang luar biasa dan membuatnya hampir pingsan.
__ADS_1
Sebelum Brandon jatuh ketanah, Reaven mengangkat kerah Brandon dan dengan santai menendang dadanya, membuat Brandon terbang ke belakang beberapa meter, hampir keluar dari halaman rumah.
Sebenarnya Reaven tidak benar - benar menendang Brandon, dia hanya menempelkan kakinya ke dada brandon dan mendorongnya. Jika dia serius menendang Brandon, pasti ada beberapa tulang rusuk brandon yang patah karena tendangannya.
Saat dia mendarat, Brandon kembali melolong kesakitan.
Semua orang tercengang!
Petugas keamanan dan karyawan Smart.Co yang ada disitu ikut tercengang, dan tidak ada yang ingat untuk menolong Brandon
Menurut pendapat mereka, pasti butuh orang yang luar biasa untuk mengangkat seseorang seberat Brandon yang beratnya sekitar delapan puluh kilogram dan dengan mudah membuangnya seperti sampah!
Miya tertegun memandang Reaven dengan sangat tidak percaya.
Itu adalah pertama kalinya dia melihat kemampuan bertarung Reaven yang mengesankan dan pertama kali juga dia diselamatkan oleh Reaven saat dia ditindas dan diintimidasi.Miya menatap Lucas dengan tatapan rumit.
Tifa menutup mulutnya ketika Reaven membuat Brandon melayang. Dia masih tidak percaya dengan kemampuan Reaven walaupun ini bukan pertama kali melihatnya. Dia secara tidak sadar mulai merubah pandangannya terhadap Reaven.
Para petugas keamanan saling memandang dengan cemas, bingung apa yang harus dilakukan. Secara logis, mereka harus mengikuti perintah Brandon dan mengusir keluarga Miya. Tapi sekarang, Brandon diterbangkan seperti babi mati, dan mereka takut pada Reaven, yang jelas-jelas seseorang yang tidak bisa mereka anggap remeh.
__ADS_1
"Pegi!"